Sabtu, 23 Jun 2018
  • Home
  • Lowongan Kerja
  • Ribuan Tenaga Kerja Asing Bekerja di Indonesia Morowali Industrial Park

Ribuan Tenaga Kerja Asing Bekerja di Indonesia Morowali Industrial Park

Oleh: marsot
Sabtu, 14 Apr 2018 05:11
BAGIKAN:
istimewa.
Tenaga Kerja Asing (TKA).
PALU (EKSPOSnews): Media Relation PT Indonesia Morowali Industrial Park Dedi Kurniawan mengungkapkan sekitar tiga ribu tenaga kerja asing bekerja di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

"Selain bekerja di IMIP, mereka juga bekerja di 12 perusahaan yang berada dalam kawasan IMIP," kata Dedi di Palu, Jumat 14 April 2018.

Dedi mengatakan para tenaga kerja asing itu bekerja dengan standar kualitas yang tinggi, dengan izin serta dokumen yang lengkap.

"Mereka juga bekerja bersama dengan sekitar 21.662 orang tenaga kerja lokal dalam negeri," ujarnya.

Dedi menjelaskan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) merupakan perusahaan pengelola kawasan industri pertambangan khususnya bahan mineral nikel dan sebagai perusahaan pengembang kawasan industri terintegrasi.

Perusahaan ini merupakan hasil kerja sama antara Tsinghan Group dari Tiongkok dan Bintang Delapan Grup dari Indonesia.

Para pekerja asing itu, sebagian melalui pemeriksaan imigrasi Luwuk di Kabupaten Banggai, karena akses masuk ke Morowali lebih dekat dari Kota Palu.

Terkait dengan beredarnya berita masuknya tenaga kerja asing ilegal melalui Kendari ke Morowali, Dedi menyatakan itu sudah tidak ada lagi.

"Berita yang lagi viral sekarang itu, diproduksi pada tahun 2015 lalu," ungkap Dedi.

Sejumlah perusahaan tempat tenaga kerja asing itu di antaranya PT Bintang Delapan Mineral (BDM) yang merupakan "founding father" Bintang Delapan Group menuju perusahaan raksasa dunia berbasis nikel dengan luas area IUP 21.659 hektare.

PT Sulawesi Mining Invesment memulai konstruksi 2013 akhir dengan luas area 66 hektare dan menghasilkan produk nikel pig iron (NPI) sebesar 300.000 MT per tahun dan beroperasi sejak Januari 2015. SMI juga ditunjang dengan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 65x2 MW.

Kemudian, PT Indonesia Guan Ching Nickel and Stainless Stell Industri (GCNS) dengan luas area 66,68 hektare merupakan salah satu perusahaan BUMN Tiongkok yang mengawali pembangunan di area kawasan industri dengan target produksi 600 ribu MT dan PLTU 150x2 MW.

PT Decent Stainless Stell merupakan perusahaan yang berkosentrasi pada produk akhir stainless batangan dengan target produksi 1 juta ton per tahun.

PT Indonesia Tsingsang Stainless Steel merupakan perusahaan dengan produksi akhir stainless steel dengan kapasitas 1 juta ton per tahun dan pembangkit listrik tenaga uap 2x150 MW. Perusahaan ini memiliki luas area sebesar 58 hektare.

PT Dexin Steel Indonesia merupakan pabrik baja karbon, perusahaan patungan antara produsen baja asal China Delong Holdings, melalui anak usahanya Delong Steel Singapore Projects, bersama PT Indonesia Morowali Industrial Park dan Shanghai Decent Investment Group.

PT Broly Nickel Industry merupakan perusahaan pengelolaan nikel dengan teknologi terbarukan.

PT Bintang Sarana Selaras, perusahaan dalam kawasan yang terkonsentrasi pada pembangunan, dan pengelolaan rumah susun sewa.

PT Bintang Delapan Terminal merupakan perusahaan yang bertanggung jawab pada arus lalu lintas pelabuhan kawasan industri dengan target dan daya berlabuh 600 ribu MT.

PT Saka Dirgantara Energy merupakan perusahaan yang bertanggung jawab pada pengelolaan bandara kawasan.

PT Morowali Mitra Perkasa yang merupakan perusahaan sektor bongkar muat di area pelabuhan kawasan industri.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Pemerintah Perketat Tenaga Kerja Asing

    PADANG (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menanggapi isu maraknya serbuan tenaga kerja asing khususnya dari China dalam kunjungan kerjanya ke Padang, setelah salah seorang masyarakat mempertanyakannya

  • 2 bulan lalu

    Tak Ada Peningkatan Tenaga Kerja Asing di Sumsel

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Dinas Ketenagakerjaan Palembang, Sumatera Selatan tidak menemukan peningkatan jumlah tenaga kerja asing di kota setempat sepanjang 2018 sebagaimana yang dikhawatirkan masyaraka

  • tahun lalu

    KSPI Desak Pemerintah Tegas dalam Masalah Tenaga Kerja Asing

    MANADO (EKSPOSnews): Koordinator Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Sulawesi Utara Tommy Sampelan mendesak pemerintah daerah bersikap tegas terhadap tenaga kerja asing (TKA) yang d

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99