Kamis, 21 Sep 2017

Rekrutmen Hakim Lewat CPNS Tak Tepat

Oleh: Marsot
Kamis, 15 Jun 2017 14:47
BAGIKAN:
istimewa
Hakim (ilustrasi).
PADANG (EKSPOSnews): Pengamat hukum tata negara dari Universitas Gadjah Mada Oce Madril menilai kebijakan Mahkamah Agung (MA) untuk merekrut hakim melalui seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) adalah tidak tepat dan akan melanggar undang-undang.

"Kebijakan ini tidak tepat, karena dengan sistem rekrutmen CPNS maka hakim menjadi bagian dari pemerintahan lagi," ujar Oce di sela-sela diskusi yang diselenggarakan di Padang, Provinsi Sumatera Barat, Kamis 15 Juni 2017.

Oce menegaskan bahwa undang-undang sudah menyatakan hakim harus terbebas dari kekuasaan eksekutif (pemerintah) dan berdiri sendiri sebagai pejabat negara ini sejak tahun 2009.

Lebih lanjut Oce mengatakan bahwa status profesi hakim adalah pejabat negara, sehingga model rekrutmen seorang hakim tidak bisa melalui CPNS.

Menurut Oce model rekrutmen hakim harus mengikuti model yang ada di RUU Jabatan Hakim.

Akan tetapi hingga saat ini RUU Jabatan Hakim masih dalam pembahasan di DPR.

Oleh sebab itu Oce menilai MA harus menunggu RUU Jabatan Hakim.

"Ini penting supaya ada payung hukum yang jelas dan tidak melanggar undang-undang," pungkas Oce.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak