Kamis, 21 Sep 2017

Puluhan ASN Jambi Gagal Seleksi Jabatan

Oleh: Agung
Minggu, 04 Jun 2017 17:00
BAGIKAN:
istimewa
Aparatur Sipil Negara (ASN).
JAMBI (EKSPOSnews): Sebanyak 17 aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Jambi tidak lolos seleksi administrasi dalam lelang jabatan eselon II di lingkup pemerintah provinsi itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Erwan Malik di Jambi, mengatakan pengumuman hasil seleksi administrasi lelang jabatan eselon II itu diumumkan melalui website Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sabtu 3 Juni 2016.

Erwan yang juga Ketua Panitia Lelang Jabatan Provinsi Jambi, mengatakan total peserta yang tercatat pada panitia seleksi sebanyak 189 orang dari hasil perpanjangan masa pendaftaran di mana ada 31 jabatan yang dilelang.

Ia menjelaskan dari hasil seleksi tersebut sebanyak 177 peserta lelang jabatan dinyatakan lolos, sementara sebanyak 17 orang dinyatakan tidak lolos atau gagal.

"Mereka gagal karena berkas yang mereka lampirkan dianggap kurang dan tidak memenuhi persyaratan," katanya, Minggu 4 Juni 2017.

Tahapan selanjutnya dari proses lelang jabatan itu, kata Erwan, yakni pembuatan makalah sesuai dengan jabatan yang mereka daftar. Untuk pembuatan makalah ini dilakukan di Kantor BKD Provinsi Jambi pada Senin (5/6).

"Kemudian pada Selasa (6/6) mereka akan manjalani tahapan berikutnya yakni persentase makalah yang sudah dibuat," kata Erwan.

Selanjutnya tes wawancara yang diperkirakan memakan waktu selama satu minggu, namun tidak menutup kemungkinan sesi wawancara akan diperpanjang karena jumlah peserta lelang yang dinyatakan lulus sebanyak 177 orang.

"Direncanakan pada tahap wawancara ini akan dilakukan 20 menit untuk satu peserta yang dinyatakan lolos," katanya lagi.

Erwan menegaskan peserta yang dinyatakan lulus wajib mengikuti tahap demi tahap. Dan keputusan Panitia Seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Untuk itu, Erwan juga menyarankan kepada para peserta lelang jabatan untuk selalu melihat perkembangan pengumuman pada website BKD Jambi karena apabila peserta ketinggalan informasi itu bukan menjadi kesalahan dari panitia.

Seperti diketahui, sebanyak 31 jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemprov Jambi kosong setelah pejabatnya dibebastugaskan oleh Gubernur Jambi Zumi Zola akhir 2016. Akibatnya 31 OPD tersebut hingga kini pimpinannya belum diisi oleh pejabat defenitif.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak