Jumat, 19 Jan 2018

Mengembangkan Balai Latihan Kerja di Malaysia

Oleh: Alex
Kamis, 18 Mei 2017 15:36
BAGIKAN:
istimewa
Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
JAKARTA (EKSPOSnews): Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana memprogramkan pengembangan balai latihan kerja di negara itu untuk melatih tenaga kerja Indonesia.

"Kami mau membuka balai latihan supaya TKI kita sebelum kembali ke Indonesia, baik karena ada masalah atau sambil menunggu urusan administrasi kami coba latih mereka," kata Rusdi Kirana usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Kamis 18 Mei 2017.

Rusdi menyebutkan jumlah warga negara Indonesia di Negeri Jiran yang jumlahnya banyak menjadi alasan bagi dirinya untuk menjadi Dubes RI untuk Malaysia.

"Itulah salah satu alasan yang saya pikir saya lebih baik di Malaysia untuk membantu mereka," katanya.

Ia juga mengatakan dirinya juga akan memprogramkan agar anak-anak TKI di Malaysia tetap dapat memperoleh pendidikan.

"Mereka punya keluarga, mereka ingin anak-anaknya tetap bisa sekolah," katanya.

Rusdi berharap dengan pengembangan latihan kerja maka mereka tidak berpikiran untuk kembali ke Malaysia.

"Kami upayakan mereka membuka UKM, Kami sudah bicara dengan BRI untuk memberikan pendanaannya dan Lion Group dalam hal ini mau memberikan jaminan atas pinjaman mereka," katanya.

Menurut dia, produk yang mereka buat bisa dipasarkan di daerah tujuan wisata.

"Kami sudah buka di Manado di mana turis yang masuk ke Manado itu tiap tahun naik 400 persen. Produk UKM yang dibuat mantan migran itu diharapkan bisa dijual di Manado dan dibeli oleh turis yang berkunjung ke Manado," katanya.

Mengenai program perlindungan TKI, Rusdi mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Pemerintah Malaysia.

"Kami berusaha memberi perlindungan semaksimal mungkin kepada mereka, tergantung kasus per kasus," katanya.

Sementara terhadap TKI ilegal, Rusdi mengatakan akan mencoba memasukkan mereka ke balai latihan kerja dengan harapan mereka bisa kembali ke Tanah Air.

"Dan kami pastikan di Indonesia mereka memiliki usaha UKM, kami hubungkan dengan BRI atau lainnya," katanya.

Sementara mengenai pengamanan batas negara, Rusdi mengatakan akan bekerja sama dengan TNI dan Polri.

Ketika ditanya terkait kasus Siti Aisiah apakah ada arahan dari Presiden atau Menlu, Rusdi mengatakan sementara ini belum ada.

Sedangkan mengenai posisinya di Dewan Pertimbangan Presiden, Rusdi mengatakan akan melepas posisi tersebut.

"Saya lepas, siapa penggantinya merupakan kewenangan Presiden," katanya.

Ia menyebutkan akan bertolak ke Kuala Lumpur setelah Lebaran 2017. "Nanti habis Lebaran atau Juni nanti," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Polisi Tembak Bandar Sabu Asal Malaysia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati seorang bandar sabu-sabu asal Malaysia berinisial LTW di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara pada Sen

  • satu minggu lalu

    Stok minyak sawit Malaysia Menumpuk

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Stok minyak sawit Malaysia naik 6,97 persen menjadi 2,73 juta ton pada Desember 2017, dari 2,55 juta ton pada November, kata Badan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) pada Rabu 10

  • 2 bulan lalu

    Koruptor Ditangkap di Malaysia

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Mantan Staf Ahli DPRD Provinsi Jawa Timur Bagoes Soetjipto Soelyodikoesomo yang menjadi tersangka kasus korupsi Rp2 miliar ditangkap di Johor Bahru, Malaysia, setelah menjad

  • 2 bulan lalu

    Indonesia Tambah Sekolah Anak TKI di Malaysia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Indonesia akan menambah 50 sekolah yang disebut sebagai Community Learning Center (CLC) untuk anak tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia."Sudah ada pertemuan dengan pemerintah

  • 2 bulan lalu

    Telkomgroup Akuisisi Perusahaan Satelit Malaysia

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) mengakuisisi mayoritas saham TS Global Network Sdn Bhd (TSGN), perusaha

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99