Jumat, 21 Jul 2017

Membentuk Pelayanan TKI Satu Atap

Oleh: Beng San
Jumat, 02 Jun 2017 15:42
BAGIKAN:
jibi.
TKI.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Ketenagakerjaan akan memfasilitasi pembentukan 12 Layanan Satu Atap Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (LSA-PTKLN) di 12 lokasi pada 2017 untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada para TKI.

Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Neger Kementerian Ketenagakerjaan Soes Hindharno dalam bincang media di Jakarta, mengatakan layanan terpadu itu akan menambah jumlah LSA-PTKLN yang telah dibentuk sebelumnya.

Pada 2016, Layanan Satu Atap itu telah dibentuk di Gianyar, Sumba Barat Daya, Tanjung Pinang, Entikong, Surabaya dan Mataram.

Sedangkan pada 2017 direncanakan dibentuk di Provinsi Kupang, Kabupaten Kupang, Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa, Maumere, Tulungagung, Cilacap, Kendal, Pati serta Provinsi Jawa Tengah.

"Bantuan Kemnaker Rp500 juta per lokasi untuk pemasangan interior. Kemnaker hanya fasilitasi dan pemerintah daerah yang mengelola LSA," ujar Soes, Jumat 2 Juni 2017.

Layanan terpadu itu dinilai perlu untuk mempermudah bagi para calon TKI untuk mengurus keberangkatan ke negara penempatan.

Dengan standarisasi bentuk layanan yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan, diharapkan dapat menghapus pungli dan praktek percaloan selain juga memperbaiki pencatatan data TKI.

Beberapa instansi yang tergabung dalam LSA-PTKLN itu adalah Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan, Imigrasi, Polisi dan BP3TKI.

Sedangkan pemilihan daerah pembentukan disebut Soes adalah dengan mempertimbangkan banyaknya warga yang menjadi TKI atau sering disebut sebagai kantong TKI.

Selain itu, pendirian LSA juga hanya dapat dilakukan di lokasi yang memiliki kantor Imigrasi untuk pengurusan paspor sebagai identitas TKI.

"Pemilihan lokasi LSA, karena sebagai kantong TKI maka harus dilihat yang ada kantor Imigrasinya," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak