Sabtu, 23 Jun 2018

Masih Banyak Perusahaan Tak Penuhi Hak Buruh

Oleh: alex
Rabu, 02 Mei 2018 01:13
BAGIKAN:
istimewa.
Buruh demo.
MADIUN (EKSPOSnews): Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun, Jawa Timur menperkirakan sebanyak 20 persen dari 642 perusahaan skala kecil, menengah, dan besar yang ada di wilayah setempat belum memenuhi hak buruh secara optimal.

Kepala Disnaker Kota Madiun Suyoto di Madiun,  mengatakan, hak buruh atau pekerja yang dimaksud di antaranya upah sesuai Upah Minimum Kota (UMK), kesejahteraan pekerja, dan keikutsertaan pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan serta Kesehatan.

"Untuk kesejahteraan buruh, memang masih ada beberapa perusahaan yang mungkin dalam memberikan hak buruh belum optimal. Untuk itu, dinas tetap berusaha memberikan pembinaan bagi pengusaha agar memberikan hak-hak buruh sesuai aturan yang ada," ujar Suyoto, Selasa 1 Mei 2018.

Ia menjelaskan, kadang pemberian upah di bawah UMK tersebut terjadi atas kesepakatan kedua belah pihak, yakni antara pengusaha dengan pekerjanya sendiri.

Pihak pengusaha tersebut juga sadar jika pemberian upah di bawah UMK bertentangan dengan aturan. Namun, demikian praktik tersebut tetap dilakukan karena memang kemampuan perusahaan seperti itu.

Sisi lain, kadang pekerja juga bersedia diupah dibawah UMK, karena dari segi kebutuhan hidup dan status, mereka membutuhan pekerjaan dan penghasilan.

"Untuk itu, Disnaker terus intensif melakukan pemantauan ke perusahaan-perusahaan dan memberikan pembinaan serta pendampingan ke pengusaha agar memberikan hak-hak pekerja secara optimal," kata dia.

Adapun, upah minimum kota (UMK) tahun 2018 untuk Kota Madiun telah ditetapkan sebesar Rp1.640.439 per bulan.

Sesuai data, dari 642 perusahaan skala kecil, menengah, dan besar yang ada di Kota Madiun mampu menyerap tenaga kerja sekitar 87.500 orang.

Ratusan usaha tersebut bergerak di berbagai bidang, mulai konveksi, kuliner, kerajinan, niaga, hingga jasa.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 jam lalu

    2 Karyawan Inalum Korban KM Sinar Bangun

    PARAPAT (EKSPOSnews): Dua karyawan PT Indonesia Asahan Aluminum atau Inalum, Heriawan Sumarno, dan Restu Afriangga yang diduga turut menjadi korban KM Sinar Bangun, di perairan Danau Toba, Tigaras, Ka

  • 2 minggu lalu

    Perusahaan Tambang Santuni Para Santri

    MEULABOH (EKSPOSnews): Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batubara PT Mifa Bersaudara menyerahkan santunan Lebaran kepada ratusan santri serta dewan guru pesantren/dayah Serambi Aceh, di

  • 2 minggu lalu

    Izin Operasional Perusahaan Migas Diancam Dicabut

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menyatakan akan mencabut izin operasional perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas jika tidak membayar pajak."Hal ini karena mas

  • 4 minggu lalu

    Sinergi BUMN Perbaiki Rumah Karyawan

    BANDUNG (EKSPOSnews): Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta untuk bersinergi untuk membenahi rumah-rumah dinas maupun milik karyawan yang sudah tidak layak huni.Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan

  • satu bulan lalu

    Karyawan PTPN IV Menerima Penghargaan

    MEDAN (EKSPOSnews): Jajaran Direksi PTPN IV yakni Direktur Utama Siwi Peni, Direktur Komersil Umar Affandi, Direktur Operasional Rediman Silalahi, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Rizal H. Damani

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99