Minggu, 22 Okt 2017

Mabes Polri Tangani Penerimaan Akpol Jawa Barat

Oleh: Jallus
Sabtu, 01 Jul 2017 15:40
BAGIKAN:
istimewa
Seleksi Akpol.
BANDUNG (EKSPOSnews): Mabes Polri mengambil alih proses penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dari panitia daerah Polda Jawa Barat, menyusul adanya kekisruhan orangtua calon taruna yang terjadi pada Rabu (28/6).

"Ada kebijakan Kapolda yang akhirnya menimbulkan kekisruhan. Oleh karena itu, panitia pusat mengambil alih proses penyelesaian penetapan kelulusan yang dilakukan panitia daerah Jawa Barat," ujar Asisten Kepala Polri Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen Pol Arief Sulistyanto di Mapolda Jabar, Sabtu 1 Juli 2017.

Arief mengatakan, dengan adanya pengambil alihan proses penerimaan ini, secara otomatis peserta yang sebelumnya sudah lolos atas kebijakan Kapolda Jabar, dibatalkan.

"Keputusan Kapolda Jawa Barat dibatalkan. Saya kesini dalam rangka melakukan supervisi terhadap proses penerimaan anggota Polri 2017 di Polda Jawa Barat. Kekisruhan yang terjadi tidak dikehendaki panitia pusat," kata dia.

Dugaan penyimpangan yang terjadi pada proses penerimaan Taruna Akpol di Polda Jabar, kata Arief, dikarenakan kebijakan yang memprioritaskan putra daerah dan tidak mengikuti prosedur penerimaan Taruna Akpol dari panitia pusat atau Mabes Polri.

"Panitia Pusat sudah merumuskan ketentuan yang harus diikuti panitia daerah. Dari 33 Polda di seluruh Indonesia, 32 tidak bermasalah. Hanya di Polda Jawa Barat terjadi kericuhan," katanya.

Menurut dia, panitia pusat akan memverifikasi ulang para calon siswa Polri. Penentuan siswa terpilih nantinya akan berdasarkan sidang dan akan memilih taruna terbaik untuk mengemban tugas sebagai seorang anggota Polri.

"Kita akan memperhatikan kualitas berdasarkan nilai yang sudah didapat tanpa melihat apakah putra daerah atau non putra daerah," kata dia.

Sebelumnya, sejumlah orang tua melayangkan protes terutama terkait kebijakan Kapolda Jabar yang memprioritaskan putra daerah serta adanya kejanggalan dari hasil Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes).

Dalam keputusan Kapolda Jabar itu, hasil kelulusan sementara sebanyak 35 pria dan 4 wanita dengan kuota 13 putra daerah dan 22 orang non-putra daerah. Namun, setelah melewati tahap seleksi, hanya 12 putra daerah dan 11 orang non-putra daerah yang diterima.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Mabes Polri Batalkan SK Alokasi Putra Daerah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen Polisi Arief Sulistyanto mengatakan pihaknya membatalkan Surat Keputusan Kapolda Jabar soal penerapan kuota putra daerah da

  • 7 bulan lalu

    Mabes Polri Periksa Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Paminal Mabes Polri memeriksa Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Deden Heksa Putra atas beredarnya foto Tim Tekab 308 bersama dengan lima mayat tersangka begal den

  • 11 bulan lalu

    Ahok Tak Hadiri Undangan Gelar Perkara di Mabes Polri

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim kuasa hukum Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memastikan kliennya tidak menghadiri undangan gelar perkara atas kasus dugaan penistaan agama ya

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99