Rabu, 22 Nov 2017

Kemnaker Siapkan Tanaga Kerja untuk Blok Masela

Oleh: Jallus
Selasa, 08 Agu 2017 04:07
BAGIKAN:
istimewa
Kemnaker Hanif Dakhiri.
AMBON (EKSPOSnews): Kementerian Tenaga Kerja masih mengkaji rencana strategis untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) pada proyek pengelolaan Blok Masela di Maluku.

"Saat ini masih dilakukan kajian atas inisiatif Litbang Kementerian Ketenagakerjaan terkait rencana strategis untuk memenuhi kebutuhan SDM yang akan bekerja di proyek pengelolaan Blok Masela," kata Manager Communication and Relations Inpex Corporation Usman Slamet di Ambon, Senin 7 Augustus 2017.

Ia mengatakan, kebutuhan beberapa keahlian bidang tenaga kerja diperlukan guna menunjang proyek pengembangan lapangan gas abadi Blok Masela.

Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Inpex melakukan kerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk mendapatkan rekomendasi terkait jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.

"Kami berharap kajian yang dilakukan ini akan memberikan jawaban atau rekomendasi yang tuntas mengenai jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, pada tahap apa dan bidang keahlian apa yang dibutuhkan," katanya.

Kajian yang dilakukan juga terkait bentuk kewirausahaan yang didukung untuk menunjang proyek pengembangan lapangan gas abadi Blok Masela.

"Kami tunggu hasil kajian apakah akan memberikan info yang akurat, tetapi mengenai jumlahnya menyesuaikan kemampuan dan kebutuhan," ujarnya.

Disinggung peran anak daerah Maluku, Usman menjelaskan, kegiatan pengeboran dilakukan di tengah laut dan membutuhkan keahlian khusus. Dari sisi pengeboran Inpex mempercayakan kepada pihak ketiga yang ahli dalam bidang pengeboran sumur migas di laut dalam.

"Yang terjadi saat periode sebelumya ada beberapa kegiatan yang dilakukan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dengan melibatkan tenaga kerja lokal," katanya.

Ia mengakui, proyek Blok Masela sebenarnya telah dimulai sejak 1998 dan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak, pada 2000 ditemukan cadangan gas di Masela, tetapi sampai saat ini belum dilanjutkan.

Sejak penandatanganan kontrak lanjutnya, belum banyak kegiatan yang dilakukan karena masih dalam proses eksplorasi pencarian belum tahap konstruksi.

"Kami tetap berupaya memberikan prioritas bagi anak daerah, karena untuk apa mencari pekerja yang jauh jika ada tenaga lokal yang memenuhi kompetensi," kata Usman.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Perlakuan Terhadap Tenaga Kesehatan PTPN III Sesuai Kesepakatan Awal

    MEDAN (EKSPOSnews): Perlakuan yang diterapkan oleh PTPN III (Persero) terhadap tenaga kesehatan yang terdiri dari sembilan dokter dan satu apoteker tetap akan mengikuti kesepakatan awal yang telah dib

  • 3 bulan lalu

    KAI Rekrut Tenaga Kerja untuk LRT

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI merekrut 550 orang untuk mendukung operasional kereta ringan atau "Light Rail Transit" Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (LRT Jabodebek) yang

  • 4 bulan lalu

    Kemnaker Dorong Dunia Usaha Untuk Investasi SDM

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah Indonesia mengajak kalangan dunia usaha dan industri, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri (PMA) untuk mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Sal

  • 4 bulan lalu

    Kemnaker Segera Siapkan Grand Design Kompetensi Tenaga Kerja

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia sebagai sumber pertumbuhan ekonomi di masa depan, Kementerian Ketengakerjan segera menyiapkan grand design

  • 4 bulan lalu

    Kemnaker Gelar Lomba Video Kreatif untuk Rekanaker

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-72 Republik Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan menggelar lomba video kreatif bertajuk "Kebersamaan dengan Rekan Kerja"."Lomba vid

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99