Rabu, 24 Jul 2019

Guru Honorer K2 Jadi Prioritas

Oleh: alex
Selasa, 05 Mar 2019 20:01
BAGIKAN:
istimewa.
Guru (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyebut guru honorer kategori dua (K2) mendapatkan prioritas khusus untuk mengikuti proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Penerimaan PPPK itu diprioritaskan bagi para guru berstatus K2," ujar Menteri Muhadjir di Jakarta, Selasa 5 Maret 2019.

Menurut Muhadjir, pemberian prioritas ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan pengangkatan guru honorer di Indonesia.

"Itu tesnya bersifat tidak terbuka, khusus untuk guru honorer K2. Itu sampai 2023 rencana penuntasannya," katanya menjelaskan.

Langkah tersebut, kata dia, merupakan solusi alternatif untuk menuntaskan permasalahan pengangkatan guru honorer yang terkendala usia, yakni yang berusia di atas usia 35 tahun.

Penerimaan guru dari jalur guru honorer sudah dapat dihentikan, dan digantikan dengan jalur guru yang bukan berstatus honorer. Kemendikbud mendapatkan kuota sebanyak 155.000 guru PPPK. Pada sisi lain, terdapat sebanyak 90.000 guru honorer yang telah terdaftar untuk mengikuti proses seleksi PPPK.

Ditambahkan Muhadjir, para guru sekolah swasta yang berstatus guru tetap yayasan, tetap dimungkinkan untuk mengikuti uji sertifikasi. Apabila lulus maka mereka akan mendapatkan tunjangan profesi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen GTK Kemendikbud), Supriano, mengakui belum mendapatkan data mengenai jumlah guru yang lulus seleksi. Oleh karena itu, Supriano mengimbau agar para guru honorer mengikuti proses seleksi PPPK.

Supriano menambahkan PPPK memiliki status yang sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS), yaitu memiliki hak berupa gaji dan tunjangan yang sama dengan PNS. Perbedaannya, menurut Supriono, terletak pada pemberian tunjangan pensiun. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Gaji Guru Honorer Sangat Menyedihkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua X DPR RI Sutan Adil Hendra mengkritisi perhatian pemerintah terhadap tenaga honorer khususnya di sektor pendidikan, karena masih banyak hanya mendapatkan kesejahteraan sebe

  • 11 bulan lalu

    Kejari Jambi Tahan Pelaku Korupsi Insentif Guru Honorer

    JAMBI (EKSPOSnews): Kejaksaan negeri (Kejari) Jambi menahan Hairiya tersangka kasus dugaan korupsi insentif guru honorer pendidikan anak usai dini (Paud) yang merugikan negara Rp1,68 miliar selama dua

  • 12 bulan lalu

    Kasihan...Bantulah Guru Honorer!

    PARIAMAN (EKSPOSnews): DPRD Kota Pariaman, Sumatera Barat, meminta pemerintah setempat mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk membayar insentif para guru honorer di daerah itu.

  • tahun lalu

    Guru Honorer Cabuli Anak TK

    KUALA PEMBUANG (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Seruyan, Kalimantan Tengah, menangkap seorang pegawai honorer berinisial MRJ (35) karena dilaporkan telah mencabuli BGN (4,8) yang merupakan siswi sekolah

  • tahun lalu

    Nasib Guru Honorer Agar Jadi Perhatian

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menyoroti kondisi guru honorer di Indonesia, karena belum mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah sehingga peringatan Hari Pendidikan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99