Minggu, 29 Mar 2020

Balai Latihan Santri di Lhokseumawe

Oleh: marsot
Selasa, 02 Apr 2019 13:43
BAGIKAN:
istimewa.
Santri.
LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, bakal meluncurkan program Balai Latihan Santri (BLS) yang berbasis pengetahuan dan motivasi bagi santri dalam bidang kewirausahaan dan kemandirian ekonomi.

“ Dengan adanya BLS ini di dayah (pesantren), akan menjadi sarana bagi santri dalam mengasah bakat dan kemampuan di bidang kewirausahaan sehingga diharapkan akan melahirkan santri yang juga ekonom,” ungkap Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya yang didampingi oleh Kepala Bappeda Kota Lhokseumawe Salahuddin, Selasa 2 April 2019.

Sebutnya, direncanakan realisasi program dimaksud akan dilakukan pada tahun 2020 mendatang. Dimana, direncanakan juga bahwa keberadaan Balai Latihan Santri akan dibangun di setiap pesantren dalam wilayah Kota Lhokseumawe memiliki.

“ Di BLS ini santri akan belajar dan dilatih untuk menguasai sesuatu keahlian atau ketrampilan yang merupakan bagian dari aktivitas ekonomi, sehingga dapat menguasainya dengan baik dan menjadi bekal ketrampilan dalam mendukung usaha ekonominya di masa mendatang,” ujar Wali Kota Lhokseumawe.

Bahkan, sambungnya lagi, jika memungkinkan setiap pesantren yang ada di Kota Lhokseumawe, memiliki satu produk atau ketrampilan unggulan yang dilatih dan dijalankan oleh pesantren kepada santrinya, yang berbeda antara satu pesantren dengan pesantren lainnya.

Wali Kota Lhokseumawe lebih lanjut mengatakan pencanangan program penguatan ekonomi di pesantren bukan tanpa alasan, akan tetapi pesantren yang memiliki jumlah SDM yang banyak dan ikatan komunitas yang kuat, memiliki potensi besar serta daya juang yang tinggi terhadap peningkatan kualitas hidup, baik kepribadian dan lingkungannya.

“ Melalui program ini di pesantren diharapkan dapat mendorong santri dan juga pesantren sebagai penggerak ekonomi di dalam masyarakat sehingga semakin bersinergi dalam mencapai tujuan pembangunan daerah yang meliputi berbagai aspek kehidupan. Baik secara ekonomi, pendidikan dan juga kehidupan yang religi,” jelas Suaidi Yahya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 10 bulan lalu

    Pasar Inpres di Lhokseumawe Terbakar

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Pasar Inpres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mengalami kebakaran dan belasan kios milik pedagang nyaris hangus terbakar bila tidak segera mendapat penanganan dari armada pemadam

  • tahun lalu

    Pasar Induk Lhokseumawe Segera Beroperasi

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Pasar induk yang dibangun oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, untuk menampung berbagai komoditi pertanian dan perkebunan serta perikanan yang ada disekitar wilay

  • tahun lalu

    Udang Windu Prospektif di Lhokseumawe

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Budidaya udang windu prospektif dilakukan di Kota Lhokseumawe, selain karena ketersedian lahan juga merupakan salah satu komoditas lokal yang memiliki harga bagus."Pemerintah

  • tahun lalu

    Membina Petani Buah Naga di Lhoksemawe

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Perusahaan pengelolaan bekas kilang gas Arun, PT. Perta Arun Gas (PAG) membina petani buah naga di sejumlah desa binaan dalam wilayah Kota Lhokseumawe."Pembinaan kepada petan

  • 2 tahun lalu

    Polres Lhokseumawe Tangkap Pasutri Pengedar Narkoba

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Jajaran Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh menangkap pasangan suami isteri pengedar Narkotika jenis sabu-sabu di Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.Pasangan suami isteri ya

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99