Minggu, 23 Sep 2018

Pertamina Salurkan Dana Sosial

Oleh: marsot
Sabtu, 11 Agu 2018 04:26
BAGIKAN:
istimewa.
Pertamina.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melalui Terminal BBM Dumai menyalurkan bantuan kepedulian sosial perusahaan (CSR) sebesar Rp265 juta melalui serangkaian program di Kota Dumai, Riau.

"Total bantuan senilai Rp265 juta disalurkan dalam bentuk sarana dan prasarana Posyandu, 3.000 bibit mangrove, serta pelatihan bengkel las, dan pelatihan menjahit," kata General Manager Pertamina MOR I, Joko Pitoyo di Dumai melalui surat elektonik di Pekanbaru, Jumat 10 Augustus 2018.

Acara peresmian bertempat di Taman Bakau Pertamina, pada Jumat (10/8) dihadiri oleh Operation Head TBBM Dumai, Alimudin, Branch Manager Rumah Zakat Provinsi Riau, Budi Syaputra, serta perwakilan Camat Kota Dumai, Nasib.

Menurut Joko Pitoyo berbagai program CSR telah disiapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta melestarikan lingkungan, dimulai dari program Pertamina Sehati, penanaman 3.000 bibit mangrove, pelatihan menjahit, dan pelatihan bengkel las kepada warga sekitar.

Joko Pitoyo menjelaskan bahwa peresmian program CSR merupakan bentuk dukungan Pertamina MOR I terhadap kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan di wilayah Dumai.

"Rangkaian program CSR ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mampu menjaga ekosistem di Dumai," ujar Joko.

Sementara itu Branch Manager Rumah Zakat Provinsi Riau, Budi Syaputra mengapresiasi kepedulian Pertamina MOR I terhadap masyarakat di kota Dumai.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa yang ditunjukan dari salah satu BUMN terbaik negeri, yakni Pertamina demi keberlangsungan kemakmuran dan kelestarian alam lingkungan," ujar Budi.

Hal yang sama juga diakui oleh perwakilan Camat Kota Dumai, Nasib, pihaknya memberikan ucapan terima kasih atas kerja keras Pertamina MOR I dalam membangun negeri menjadi lebih baik.

"Terima kasih atas kerja keras Pertamina MOR I dalam usahanya yang maksimal untuk membangun negeri dan menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik," tutur Nasib.

Dalam program CSR Pertamina Sehati ini diberikan sarana dan prasaran Posyandu termasuk didalamnya berbagai makanan yang sehat dan bergizi bagi bayi dan balita.

Pemberdayaan Kader Posyandu juga diberikan guna menciptakan kemandirian dan skill yang mumpuni untuk menciptakan pelayanan posyandu yang semakin efektif dan optimal.

Selain itu, Pertamina MOR I juga membagikan 3000 bibit mangrove yang kelak akan ditanam untuk mencegah abrasi dan melestarikan ekosistem.

Tidak hanya itu, Pertamina MOR I juga memberikan bekal keterampilan berupa pelatihan menjahit dan pengelasan bagi warga sekitar, diharapkan melalui pelatihan ini akan menciptakan peluang kerja atau wirausaha di bidang tersebut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Tersangka Kasus Pertamina Bisa Bertambah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menyatakan tersangka dugaan korupsi investasi PT Pertamina (Persero) di Blok Basker Manta Gummy (BMG), Australia, pada tahun 2009, bisa bertambah."Ada empat orang

  • 2 hari lalu

    Pertamina Kekurangan Pasokan Bahan Campuran B20

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) mengalami kekurangan pasokan FAME (Fatty Acid Methyl Ester) atau bahan campuran biodiesel B20 dari badan usaha yang memproduksi bahan bakar nabati (BBN). B

  • 4 hari lalu

    Pertamina Salurkan Dana Pendidikan

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melalui Terminal BBM Kreung Raya menyalurkan "corporate social responsibility" (CSR) untuk bidang pendidikan kepada e

  • 5 hari lalu

    KPK Periksa Dirut Pertamina

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN yang saat ini menjabat sebagai Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati di gedung KPK, Jakarta

  • 6 hari lalu

    Pertamina Genjot Mandatori B20

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) telah merealisasikan perluasan Mandatori Biodiesel 20 persen (B30) sebesar 80 persen dari target periode berjalan.Dalam kunjungan monitoring implementasi B

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99