Senin, 17 Des 2018

PLN Tanam Mangrove di Aceh

Oleh: marsot
Selasa, 18 Sep 2018 04:16
BAGIKAN:
istimewa.
Tanam mangrove.
JANTHO (EKSPOSnews): PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Banda Aceh menanam sebanyak 1.000 pohon mangrove di Pantai Monsinget, Gampong (desa) Kajhu, Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Manejer PT PLN (Persero) Unit Pelayanan Transmisi (UPT) Banda Aceh, Wegig Agus Triyogo di lokasi penanaman pohon mangrove, menyatakan, penanaman 1.000 pohon manggove tersebut sebagai wujud kepedulian PLN terhadap lingkungan.

"Penanam 1.000 mangrove ini sebagai bentuk kepedulian PLN terdahap lingkungan selain tentunya setiap proyek PLN sudah mendapatkan izin lingkungan dari instansi terkait," kata Manajer PT PLN (Persero) UPT Banda Aceh, Wegig Agus Triyogo, Senin 18 September 2018.

Perusahaan plat merah tersebut, kata Wegig, berkomitmen mengaja kelestarian lingkungan melalui berbagai program di antaranya, penanaman pohon di lepas pantai.

"Kami berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan penanam pohon mangrove salah satu program pro terghadap lingkungan," katanya lagi.

Penanaman 1.000 pohon mangrove itu dihadiri para staf PLN UPT Banda Aceh, masyarakat nelayan serta sejumlah tokoh Pemerintah Gampong Kajhu, Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Panglima Laot (Lembaga Adat Laut) Gampong Kajhu, Hasan Basri yang ikut langsung menanam pohon mangrove menyampaikan, terimaksih kepada Manajemen PLN yang telah memilih wilayahnya menanam pohon mangrove di lepas Pantai Monsinget.

"Pohon bakau ini sangat bermanfaat untuk lingkungan terutama daerah pesisir dan kami berterimakasi kepada PLN yang telah memilih daerah sebagai lokasi penanam bakau," kata Panglima Laot Gampong Kajhu, Hasan Basri.

Pohon mangrove sangat bagus untuk daerah pesisir karna dapat mencegah terjadinya abrasi saat air laut pasang," sambung Hasan Basri.

Dia juga menaksir, luas Pantai Monsinget, Kajhu sekitar 50 hektare dan wilayah ini baru ditanami mangrove sikatar 20 persen.

"Kami berharap pemerintah maupun ormas menanam pohon bakau sebanyak-banyaknya diwilayah kami agar saat air pasang tidak terjadi abrasi, harap Panglima Laot Gampong Kajhu itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Tidak Semua Pembangkit PLN Gunakan B20

    JAKARTA (EKSPOSnews): Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir memastikan tidak semua pembangkit listrik yang dikelola PLN bisa menggunakan energi biodiesel (B20) yang diwajibkan oleh pemerintah."Beberapa d

  • satu bulan lalu

    PLN Siapkan Tafo Mobile

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara menyiapkan sekitar 41 unit trafo "mobile" untuk menjaga pasokan listrik selama Natal dan Tahun Bar

  • satu bulan lalu

    PLN Buka Pintu PLTA Koto Panjang

    PEKANBARU (EKSPOSnews): PT PLN (Persero) menyatakan terpaksa membuka pintu pelimpah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang karena debit air terus meningkat terutama air kiriman dari hulu Su

  • 2 bulan lalu

    PLN Jual Listrik di Papua Nugini

    JAYAPURA (EKSPOSnews): PT PLN (Persero) segera menjual listrik ke Papua Nugini (PNG) sebesar 2 megawatt (MW) sebagai tindak lanjut dari kerja sama anatar Pemerintah Indonesia dengan PNG pada 2015."Pen

  • 2 bulan lalu

    KPK Beberkan Peran Dirut PLN di PLTU Riau-1

    JAKARTA (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK membeberkan sejumlah peran Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir dalam pengadaan proyek "Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99