Rabu, 18 Jul 2018

PGN Rampungkan Akuisi Pertagas

Oleh: alex
Rabu, 04 Jul 2018 04:37
BAGIKAN:
istimewa.
Perusahaan Gas Negara (PGN).
BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. mengumumkan integrasi PT Pertamina Gas (Pertagas) yang merupakan anak usaha PT Pertamina, melalui proses pengambilalihan saham Pertagas yang dimiliki Pertamina.

"Total nilai nominal sebesar Rp16,6 triliun atau setara dengan 51 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam Pertagas," kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama dalam keterangan pers yang diterima di Bandarlampung, Selasa 3 Juli 2018.

Ia menyebutkan, proses pengambilalihan saham Pertagas oleh PGN ini telah dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement /CSPA) pada 29 Juni 2018, antara Pertamina yang diwakili Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko, Gigih Prakoso dengan Direktur Utama PGN, Jobi Triananda.

Nilai transaksi tersebut merupakan harga pembelian untuk 2.591.099 lembar saham yang dimiliki oleh Pertamina dalam Pertagas, di mana PT Perta Arun Gas, PT Perta Daya Gas, PT Perta Samtan Gas, dan PT Perta Kalimantan Gas sudah dikeluarkan dari buku Pertagas, sehingga hanya terdapat PT Pertagas Niaga sebagai anak usaha di dalam buku Pertagas.

Rachmat Hutama mengatakan integrasi Pertagas ke dalam PGN ini adalah rangkaian proses dari pembentukan holding BUMN Migas yang merupakan insiatif Pemerintah RI untuk untuk mendorong perekonomian dan ketahanan energi nasional. Pembentukan perusahaan induk di bidang minyak dan gas bumi (holding Migas) sendiri dimulai dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah No. 6 tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina. Kemudian, saham Seri B milik Pemerintah pada Perseroan dialihkan kepada Pertamina.

"Proses pembentukan holding Migas dilanjutkan dengan integrasi Pertagas ke dalam PGN yang dilakukan dengan cara pengambilalihan saham milik Pertamina pada Pertagas oleh PGN dengan cara dan harga yang disepakati oleh Pertamina dan PGN," kata Rachmat Hutama.

Ia menambahkan, transaksi ini secara langsung memberikan nilai tambah strategis dan meningkatkan daya saing perseroan. Transaksi ini juga akan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan serta menegaskan komitmen perseroan untuk berkontribusi pada pembangunan infrastruktur gas nasional."Kami harap melalui transaksi ini dapat menjadikan perseroan mampu menjadi pemain utama di bidang transmisi dan distribusi gas bumi baik di dalam maupun di luar negeri," imbuhnya.

Melalui integrasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi perseroan sebagai badan usaha yang terdepan di bidang transmisi dan disttibudi gas bumi, menambah nilai portofolio investasi perseroan dan di masa yang akan datang dapat meningkatkan pendapatan Perseroan.Selain itu, juga menambah dan menjamin portofolio pasokan gas bumi serta gas bumi cair (LNG) dan infrastruktur jaringan pipa gas bumi, mewujudkan pembangunan infrastruktur yang tidak tumpang tindih untuk suplai gas ke konsumen akhir yang pada akhirnya dapat mewujudkan penghematan biaya investasi (capital expenditure) dan mempercepat pembukaan pasar baru.Integrasi ini juga diharapkan bisa mewujudkan efisiensi di seluruh mata rantai, mulai dari kepastian sumber gas hingga distribusi yang diharapkan mewujudkan harga gas yang kompetitif.

Dengan demikian, lanjutnya, mendorong pertumbuhan pasar yang berkelanjutan, menjamin ketersediaan pasokan gas untuk keberlangsungan penyaluran ke konsumen dan meningkatkan akses masyarakat terhadap energi gas karena distribusi gas yang lebih meluas dan merata, meningkatkan ketersediaan pasokan gas untuk kesinambungan penyaluran gas dan mendorong monetisasi gas lapangan dan gas alam cair untuk volume pasokan gas jangka pendek, menengah dan panjang.

Ia menambahkan, PGN merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang transmisi dan distribusi gas bumi, yang juga merupakan perusahaan terbuka yang seluruh sahamnya tercatat di BEI.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Pengobatan Gratis Ala PGN

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Program pengobatan Mobil Sehat Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Lampung kembali digelar untuk pemeriksaan kesehatan warga secara gratis."Kami menggelar pengobatan gratis di

  • 2 minggu lalu

    Kasdam Brawijaya Kunjungi Pos Satgas Pamtas RI-Papua Nugini

    BOVEN DIGOEL (EKSPOSnews): Dua bulan lagi, rencananya tugas Yonif Raider 500/Sikatan sebagai personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) di wilayah perbatasan Indonesa-Papua Nugini, re

  • 3 minggu lalu

    Pertagas Jadi Anak Usaha PGN

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) pada Jumat (29/6), resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement/

  • 4 bulan lalu

    PGN Alirkan Gas di Lampung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): PT Peruasahaan Gas Negara (Persero) menyatakan kesiapannya untuk mengalirkan gas bumi untuk masyarakat Kota Bandarlampung, Lampung."Gas bumi siap dinikmati masyarakat Banda

  • 5 bulan lalu

    Pertagas Niaga Layani Industri di Kuala Tanjung

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Pertagas Niaga sudah berhasil melayani/menjual Liqufied Natural Gas atau LNG ke perusahaan di kawasan industri Kualatanjung, Batubara, Sumatera Utara."Penjualan LNG dengan moda

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99