Sabtu, 18 Nov 2017

PGN Bantu Pendidikan Anak Pensiunan

Oleh: marsot.
Jumat, 20 Okt 2017 17:29
BAGIKAN:
istimewa.
PT PGN.
JAKARTA (EKSPOSnews): Komitmen PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. untuk hadir bagi negeri terus berlanjut. Kali ini, PGN kembali menyalurkan beasiswa pendidikan untuk anak-anak dari para pensiunan dan anumerta PGN.

Program Bantuan Pendidian merupakan program usulan Serikat Pekerja bekerja sama dengan Divisi CSR PGN dengan YKPP Gas Negara dalam membantu biaya pendidikan anak-anak para penisunan dan anumerta PGN. Program ini sudah berjalan sejak tahun ajaran 2015/2016.

"Program Bantuan Pendidikan ini bertujuan untuk meringankan biaya pendidikan anak pekerja PGN sebagai upaya mendukung pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan," kata Direktur SDM dan Umum PGN, Desima E. Siahaan, di Jakarta, Rabu 18 Oktober 2017.

PGN mengalokasikan dana hingga Rp 1 miliar untuk bantuan biaya pendidikan tersebut. Rencananya, pada tahun ajaran 2017/2018 ini jumlah anak penerima bantuan mencapai 88 orang, dengan rincian 33 orang anak Anumerta dan 55 orang anak pensiunan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, bantuan biaya pendidikan ini hanya diperuntukkan bagi anak pensiunan dan anak anumerta dengan pangkat tertentu. Untuk karyawan pensiun normal atau pensiun dini, bantuan pendidikan diberikan kepada anak dari bekas pegawai maksimal setara kepala seksi atau grade 17.

Beasiswa ini akan disalurkan bagi anak-anak pensiunan dan anumerta yang menempuh jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga strata 1. Program ini dialokasikan untuk membantu biaya pendaftaran per tahun dan biaya sekolah per bulan. "Besarannya tergantung jenjang yang sedang ditempuh berkisar Rp 300 ribu - Rp 900 ribu per bulan," kata Desima.

Sementara itu, bantuan kepada anak Anumerta diberikan bagi pekerja dengan pangkat maksimal setara kepala divisi. Syarat lainnya adalah pekerja yang anaknya bisa mendapat bantuan pendidikan jika telah berkarya minimal 10 tahun.

"Alokasi sasaran penerima bantuan untuk anak pekerja anumerta maksimal 3 orang per keluarga, sedangkan untuk anak pensiunan maksimal satu orang," tutup Desima.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    KPPU Denda PT PGN

    MEDAN (EKSPOSnews): Komisi Pengawas Persaingan Usaha memutuskan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) bersalah melanggar pasal 17 Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Persaingan Usaha Tidak Sehat dan

  • 2 bulan lalu

    Pertamina Bantu Pendidikan di Lingkar Gunung Sinabung

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Pertamina Marketing Operation Region I memberikan bantuan untuk pendidikan tingkat usia dini sebagai wujud kepedulian di bidang pendidikan.SMEPP and Social Resposibility Officer

  • 3 bulan lalu

    PGN Bedah Rumah Veteran di Lampung

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGN) merenovasi 45 rumah veteran di Provinsi Lampung dengan anggaran Rp1,15 miliar dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI.Direktur Ut

  • 6 bulan lalu

    PGN Dapat Tambahan Gas Bumi

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGN) memperoleh tambahan gas bumi dari ConocoPhillips (Grissik) Ltd sebesar 37 miliar British thermal unit (BBTUD).Direktur Utama PGN Job

  • 7 bulan lalu

    Satgas Yonif Mekanis Perbatasan RI-PGN Bangun Gereja

    KEEROM (EKSPOSnews): Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Mekanis 516/Charaka Yhuda (CY) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Keerom, Papua membangun dan merenovasi untuk menghi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99