Sabtu, 21 Jul 2018

PGN Bantu Pendidikan Anak Pensiunan

Oleh: marsot.
Jumat, 20 Okt 2017 17:29
BAGIKAN:
istimewa.
PT PGN.
JAKARTA (EKSPOSnews): Komitmen PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. untuk hadir bagi negeri terus berlanjut. Kali ini, PGN kembali menyalurkan beasiswa pendidikan untuk anak-anak dari para pensiunan dan anumerta PGN.

Program Bantuan Pendidian merupakan program usulan Serikat Pekerja bekerja sama dengan Divisi CSR PGN dengan YKPP Gas Negara dalam membantu biaya pendidikan anak-anak para penisunan dan anumerta PGN. Program ini sudah berjalan sejak tahun ajaran 2015/2016.

"Program Bantuan Pendidikan ini bertujuan untuk meringankan biaya pendidikan anak pekerja PGN sebagai upaya mendukung pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan," kata Direktur SDM dan Umum PGN, Desima E. Siahaan, di Jakarta, Rabu 18 Oktober 2017.

PGN mengalokasikan dana hingga Rp 1 miliar untuk bantuan biaya pendidikan tersebut. Rencananya, pada tahun ajaran 2017/2018 ini jumlah anak penerima bantuan mencapai 88 orang, dengan rincian 33 orang anak Anumerta dan 55 orang anak pensiunan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, bantuan biaya pendidikan ini hanya diperuntukkan bagi anak pensiunan dan anak anumerta dengan pangkat tertentu. Untuk karyawan pensiun normal atau pensiun dini, bantuan pendidikan diberikan kepada anak dari bekas pegawai maksimal setara kepala seksi atau grade 17.

Beasiswa ini akan disalurkan bagi anak-anak pensiunan dan anumerta yang menempuh jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga strata 1. Program ini dialokasikan untuk membantu biaya pendaftaran per tahun dan biaya sekolah per bulan. "Besarannya tergantung jenjang yang sedang ditempuh berkisar Rp 300 ribu - Rp 900 ribu per bulan," kata Desima.

Sementara itu, bantuan kepada anak Anumerta diberikan bagi pekerja dengan pangkat maksimal setara kepala divisi. Syarat lainnya adalah pekerja yang anaknya bisa mendapat bantuan pendidikan jika telah berkarya minimal 10 tahun.

"Alokasi sasaran penerima bantuan untuk anak pekerja anumerta maksimal 3 orang per keluarga, sedangkan untuk anak pensiunan maksimal satu orang," tutup Desima.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Pengobatan Gratis Ala PGN

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Program pengobatan Mobil Sehat Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Lampung kembali digelar untuk pemeriksaan kesehatan warga secara gratis."Kami menggelar pengobatan gratis di

  • 2 minggu lalu

    Kasdam Brawijaya Kunjungi Pos Satgas Pamtas RI-Papua Nugini

    BOVEN DIGOEL (EKSPOSnews): Dua bulan lagi, rencananya tugas Yonif Raider 500/Sikatan sebagai personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) di wilayah perbatasan Indonesa-Papua Nugini, re

  • 2 minggu lalu

    PGN Rampungkan Akuisi Pertagas

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. mengumumkan integrasi PT Pertamina Gas (Pertagas) yang merupakan anak usaha PT Pertamina, melalui proses pengambilalihan saham Pertagas

  • 3 minggu lalu

    Pertagas Jadi Anak Usaha PGN

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) pada Jumat (29/6), resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement/

  • 4 bulan lalu

    PGN Alirkan Gas di Lampung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): PT Peruasahaan Gas Negara (Persero) menyatakan kesiapannya untuk mengalirkan gas bumi untuk masyarakat Kota Bandarlampung, Lampung."Gas bumi siap dinikmati masyarakat Banda

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99