Rabu, 21 Nov 2018

Membina Petani Buah Naga di Lhoksemawe

Oleh: Jallus
Jumat, 19 Okt 2018 13:37
BAGIKAN:
istimewa.
Buah naga.
LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Perusahaan pengelolaan bekas kilang gas Arun, PT. Perta Arun Gas (PAG) membina petani buah naga di sejumlah desa binaan dalam wilayah Kota Lhokseumawe.

"Pembinaan kepada petani buah naga di lingkungan desa binaan PT. PAG ini merupakan komitmen perusahaan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar melalui pemanfaatan lahan dengan tanaman produktif yang memiliki nilai jual tinggi," kata Komisaris PT. PAG, Larasati Sedyaningsih, di Lhokseumawe, Jumat 19 Oktober 2018.

Menurut dia, implementasi pemberdayaan masyarakat petani di desa binaan PAG, sampai dengan Oktober 2018, pihaknya telah membagikan bibit buah naga, engkeng, durian monthong, mangga, serta rambutan sebanyak 8763 bibit.

Kemudian, beberapa jenis sayur-sayuran sebanyak 6.700 bibit, jagung 20 Kg, serta jahe 70 Kg kepada 1.720 masyarakat di 12 Desa lingkungan binaan.

"Bibit pohon naga, dari 3.760 anakan yang telah dibagikan kepada para Petani, 1.000 batang pohon buah naga telah berproduksi dengan total berat 420 Kg dan sudah berhasil dipasarkan," ujar Laras.

Khusus untuk bibit pohon naga yang diberikan kepada petani binaan CSR PAG, adalah hasil persilangan pohon naga dari Banyuwangi dan Boyolali. Sehingga tumbuhan hasil perkawinan silang tersebut memiliki buah yang lebih gurih dan manis rasanya.

Sementara itu, alasan pihaknya memberikan bibit pohon naga sebagai salah satu program pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa binaan PT. PAG, selain memiliki pangsa pasar yang luas, juga tumbuhan dimaksud, cocok dibudidayakan pada lahan sekitar area perusahaan dan tahan panas serta tidak membutuhkan air yang banyak.

Laras juga berharap, program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan menjadi produktif, dapat semakin dikembangkan di desa binaan PT.PAG.

Program ini akan terus dikembangkan PT. PAG sehingga menjadi program CSR yang berkelanjutan agar para petani dapat mengolah hasil kebunnya dan memasarkannya sebagai salah satu satu sumber ekonomi," tandasnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Polres Lhokseumawe Tangkap Pasutri Pengedar Narkoba

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Jajaran Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh menangkap pasangan suami isteri pengedar Narkotika jenis sabu-sabu di Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.Pasangan suami isteri ya

  • 4 bulan lalu

    Polres Lhokseumawe Musnahkan Ladang Ganja

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Polres Lhokseumawe mengerahkan puluhan personel untuk memusnahkan ladang ganja di kawasan pedalaman Aceh Utara, Provinsi Aceh.Kasat Narkoba Polres Lhokseumawe, Iptu Zeska Jul

  • 8 bulan lalu

    Ketua KIP Lhokseumawe Ditangkap karena Sabu

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe, Polda Aceh, menangkap lelaki berinisial SR, yang diketahui menjabat Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP/KPU) Kota Lhokse

  • 9 bulan lalu

    Abu Sinabung Sampai ke Lhokseumawe

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Abu vulkanis dari aktivitas Gunung Sinabung, Kabupaten Tanah karo, Provinsi Sumatera Utara terbang hingga mencapai Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.Abu vulkanis tersebut mulai

  • 12 bulan lalu

    Petani Ikan Keramba Budidaya Inginkan Persaingan Harga

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Petani keramba (jaring apung) di Kota Lhokseumawe menginginkan adanya persaingan harga terhadap beberapa jenis ikan bernilai ekspor, mengingat produktivitas yang mereka budid

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99