Kamis, 17 Agu 2017

Lion Grup Borong Pesawat Boeing

Oleh: Jallus
Selasa, 20 Jun 2017 04:24
BAGIKAN:
istimewa
Lion Air.
PARIS (EKSPOSnews): Lion Grup melakukan pengadaan 50 pesawat Boeing 737 MAX-10 senilai 6,24 miliar dolar AS atau setara Rp87,5 triliun untuk memperkuat sekaligus memodernisasi armadanya yang selama ini sudah ada.

"Pesawat yang akan diserahkan 2019 ini memiliki keunggulan seperti jangkauan tempuh lebih panjang dibanding pesawat sejenis dengan seri-seri sebelumnya," kata Direktur Utama Lion Grup Edward Sirait kepada pers di Paris, Perancis, Senin 19 Juni 2017.

Hal tersebut disampaikan usai dirinya menandatangani pengadaan pesawat generasi terbaru Boeing itu di sela penyelenggaraan Paris Air Show.

Menurutnya, pengadaan pesawat generasi terbaru itu merupakan komitmen perusahaan yang memang memiliki program untuk membuat armada penerbangan menggunakan pesawat generasi terbaru dan usia muda.

Dikatakan, selain untuk memperkuat armada Lion Grup yang sudah ada, keberadaan pesawat tersebut juga akan digunakan untuk mengangkut wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara yang ingin mengunjungi sejumlah objek wisata yang tersebar di seluruh daerah Indonesia.

Dia mengatakan, sejumlah rute penerbang internasional seperti dari India, China, juga Korea selatan dan negara-negara Asia Selatan akan dilayani menggunakan pesawat tipe MAX-10 ini untuk mengangkut wisatawan langsung ke objek wisata.

Pengadaan pesawat itu, katanya pula, juga untuk mengantisipasi lonjakan pertumbuhan wisatawan dari negara-negara tersebut yang akan datang ke Indonesia dalam jumlah yang besar.

Selain itu, perusahaan juga ingin mensukseskan program pemerintah yang terus berupaya menjaring sebanyak mungkin wisatawan mancanegara datang ke Indonesia, khususnya 10 destinasi unggulan.

Sepuluh destinasi unggulan pariwisata yang dikembangkan pemerintah adalah Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Morotai, Borobudur, Danau Toba, Kepulauan Seribu, Bromo Tengger Semeru, Wakatobi, serta Labuan Bajo.

Pesawat ini, kata Edward, memang dirancang untuk bisa mendarat di sejumlah bandar udara yang memiliki landasan tak terlalu panjang seperti yang ada di sejumlah tujuan wisatwa di Indonesia.

"Dari sisi efisiensi seperti bisa mengangkut jumlah penumpang lebih banyak serta jarak jelajang yang lebih panjang, maka pesawat baru ini layak dipergunakan untuk langsung ke sejumlah tujuan wisata tanpa harus transit di Cengkareng," katanya.

Lion Grup merencanakan akan membuat rute-rute baru yang langsung dari negara tujuan ke bandara yang menjadi objek wisata 10 unggulan tersebut, sehingga wisatawan bisa nyaman dan menghemat waktu serta bisa menikmati ke objek wisata di daerah lain.

Menurutnya, pihaknya nanti akan melakukan survei kepada wisatawan mancanegara mengenai apakah dalam penerbangan harus transit terlebih dahulu atau langsung.

"Kalau mereka ingin langsung maka Boeing MAX-10 ini sudah tepat karena bisa mendarat di landasan yang tak terlalu panjang," katanya.

Senior Vice President, Global Sales and Marketing Boeing Commercial Airplane Ihssane Mounir, mengatakan pembelian oesawat ini merupakan bukti bahwa Boeing masih dipercaya sebagai pesawat untuk mendukung armada Lion.

Pesawat ini, katanya, sangat tepat untuk mendukung transportasi di Indonesia khususnya dalam meningkatkan pariwisata.

"Lion telah menjadi pelanggan lama Boeing dan kami akan terus meningkatkan kemampuan agar tetap jadi pilihan," katanya.

Saat ini Lion Grup memiliki 458 pesawat Boeing, sebanyak 244 Airbus, dan ATR 100 pesawat.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Lion Group Tambah Kursi Selama Lebaran

    JAKARTA (EKSPOSnews): Perusahaan penerbangan Lion Air Group menambah 30.000 kursi untuk masa Angkutan Lebaran dari 15 Juni sampai 15 Juli 2017 baik dari maskapai Lion Air, Wings Air, maupun Batik Air.

  • 3 bulan lalu

    Malindo Air Gunakan Pesawat Boeing 737 Max 8 Pertama

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Malindo Air merupakan maskapai yang pertama kali di dunia menerbangkan seri terbaru dari pesawat berbadan sedang Boeing 737 Max 8 dari Kuala Lumpur menuju Singapura pada Sen

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak