Minggu, 24 Jun 2018

KAI Latih Perajin Tempe

Oleh: Alex
Sabtu, 12 Agu 2017 05:04
BAGIKAN:
istimewa
PT KAI.
CIANJUR (EKSPOSnews): PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan pelatihan penerapan industri tahu tempe untuk 20 perajin di Cianjur, Jawa Barat, dengan harapan mereka mampu meningkatkan produksi.

Vice Presiden CSR KAI Nathan Siahaan di Cianjur, Jumat, mengatakan pelatihan yang digelar di Gedung Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Cianjur itu, merupakan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) yang merupakan salah satu program PT KAI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Harapkan kami dengan terlaksananya pelatihan ini dapat memajukan ekonomi warga khususnya pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) seperti halnya pelaku usaha tempe tahu yang mendapat pelatihan," katanya.

Dalam membamtu UMKM, pihaknya merangkul PT Permodalan Nasional Madani (Persero) sebagai fasilitator atas terlaksananya program tersebut. Salah satu sentra UMK yang menjadi mitra binaan PT KAI pada 2017 yakni klaster tahu tempe di cianjur.

"Dengan diberikannya pembiayaan dan pelatihan terhadap pelaku usaha tempe tahu di Cianjur, diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan usaha mitra binaan. Terlebih dalam menghadapi kondisi persaingan yang semakin ketat," katanya.

Ketua Kopti Cianjur Hugo Siswaya mengatakan kegiatan pengembangan kapasitas klaster tahu tempe itu, merupakan salah satu kegiatan bersama PT KAI, diikuti 20 mitra binaan perajin tahu tempe.

"Ada beberapa hal yang ingin dicapai pada kegiatan ini, seperti perajin tahu dan tempe dapat melaksanakan kegiatan produksi untuk lebih baik, sehingga omzetnya meningkat dan secara otomatis ada pertumbuhan di dalam usaha," katanya.

Dia menjelaskan perajin tahu tempe yang tergabung sebagai anggota Kopti ada 211 orang di Cianjur, namun hanya puluhan yang terpilih untuk mendapat pelatihan.

"Secara bertahap kita akan lakukan proses seleksi, nanti perajin lainnya akan kita fasilitasi untuk mengikuti pelatihan," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkotika

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai mengagalkan penyelundupan narkoba melalui paket pos dari Belgia dan Ethiopia."Ekstasi dari Belgia dikirim ke beberapa alamat di Bogor

  • satu bulan lalu

    Dukung Penggunaan Biodiesel

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Ahli mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) Iman K Reksowardojo menyatakan penggunaan bahan bakar biodiesel 20 persen atau B20 untuk mesin sarana transportasi perlu didukung se

  • 2 bulan lalu

    Hak Pakai kepada Asing Buka Pasar Properti

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Barat M Isnaini mengatakan adanya regulasi yang memberikan sertifikat hak pakai properti di Indonesia bagi warga asing membuka

  • 2 bulan lalu

    Mengatur Pemakaian Gawai pada Anak

    SURABAYA (EKSPOSnews): Psikolog Anak, Roslina Verauli, mengatakan pentingnya mengatur waktu yang tepat dan batasi durasi penggunaan gawai oleh anak-anak sebagai salah satu upaya mengasuh anak di tenga

  • 3 bulan lalu

    Polisi Sita Rokok Tanpa Cukai

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Sektor Selakau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menyita sebanyak 2.758 bungkus rokok tanpa cukai yang dibawa warga Mempawah menggunakan mobil boks."Sebany

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99