Jumat, 18 Agu 2017

KAI Latih Perajin Tempe

Oleh: Alex
Sabtu, 12 Agu 2017 05:04
BAGIKAN:
istimewa
PT KAI.
CIANJUR (EKSPOSnews): PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan pelatihan penerapan industri tahu tempe untuk 20 perajin di Cianjur, Jawa Barat, dengan harapan mereka mampu meningkatkan produksi.

Vice Presiden CSR KAI Nathan Siahaan di Cianjur, Jumat, mengatakan pelatihan yang digelar di Gedung Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Cianjur itu, merupakan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) yang merupakan salah satu program PT KAI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Harapkan kami dengan terlaksananya pelatihan ini dapat memajukan ekonomi warga khususnya pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) seperti halnya pelaku usaha tempe tahu yang mendapat pelatihan," katanya.

Dalam membamtu UMKM, pihaknya merangkul PT Permodalan Nasional Madani (Persero) sebagai fasilitator atas terlaksananya program tersebut. Salah satu sentra UMK yang menjadi mitra binaan PT KAI pada 2017 yakni klaster tahu tempe di cianjur.

"Dengan diberikannya pembiayaan dan pelatihan terhadap pelaku usaha tempe tahu di Cianjur, diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan usaha mitra binaan. Terlebih dalam menghadapi kondisi persaingan yang semakin ketat," katanya.

Ketua Kopti Cianjur Hugo Siswaya mengatakan kegiatan pengembangan kapasitas klaster tahu tempe itu, merupakan salah satu kegiatan bersama PT KAI, diikuti 20 mitra binaan perajin tahu tempe.

"Ada beberapa hal yang ingin dicapai pada kegiatan ini, seperti perajin tahu dan tempe dapat melaksanakan kegiatan produksi untuk lebih baik, sehingga omzetnya meningkat dan secara otomatis ada pertumbuhan di dalam usaha," katanya.

Dia menjelaskan perajin tahu tempe yang tergabung sebagai anggota Kopti ada 211 orang di Cianjur, namun hanya puluhan yang terpilih untuk mendapat pelatihan.

"Secara bertahap kita akan lakukan proses seleksi, nanti perajin lainnya akan kita fasilitasi untuk mengikuti pelatihan," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Dana Siap Pakai Diserhakan kepada Pengungsi Sinabung

    KABANJAHE (EKSPOSnews): Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyerahkan Dana Siap Pakai sebesar Rp2,6 miliar untuk penanganan bagi warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung.Dana itu diserah

  • 2 minggu lalu

    KPK Duga Penyelundupan Daging Libatkan Bea dan Cukai

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi menduga terjadi penyeludupan daging yang melibatkan oknum Direktorat Bea Cukai dan importir daging bernama Basuki Hariman."Berdasarkan pengaduan masy

  • 3 minggu lalu

    Polda Kepri Amankan Kain Impor

    BATAM (EKSPOSnews): Polda Kepulau Riau mengamankan tiga kontainer berisi 55 ton kain impor pada sebuah lahan kosong tidak jauh dari Sekolah Yos Sudarso Batam yang rencanannya akan dikirimkan ke sejuml

  • 4 minggu lalu

    Tas Berbahan Baku Potongan Kain Batik Jambi Diminati

    JAMBI (EKSPOSnews): Tas berbahan baku potongan kain (perca) batik Jambi kian diminati khususnya sosialita karena memiliki daya tarik dan unik."Hasil kreasi dari kain perca batik menjadi tas ini tidak

  • 4 minggu lalu

    KPK Cegah 2 Orang ke Luar Negeri Terkait E-KTP

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah ke luar negeri terhadap dua orang dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak