Jumat, 22 Mar 2019
  • Home
  • Korporasi
  • BUMN Berpendaparan Kurang Rp1 triliun Akan Dilebur

BUMN Berpendaparan Kurang Rp1 triliun Akan Dilebur

Jumat, 29 Jan 2016 05:29
BAGIKAN:
JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki pendapatan kurang dari Rp1 triliun diindikasikan akan dilebur dengan badan usaha plat merah lainnya yang sejenis dan lebih kuat.

"Kami tengah mempertimbangkan untuk membuat ketentuan terkait pendapatan yang harus didapatkan oleh perusahaan plat merah, dengan minimal pendapatan yang harus diraih sebesar Rp1 triliun per tahun," kata Deputi Menteri BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno di Subang, Kamis 28 Januari 2016.

Menurut Harry, jika pendapatan yang diraih oleh sebuah perusahaan BUMN kurang dari Rp1 triliun, maka perusahaan plat merah tersebut dinilai tidak efisien dan kurang sehat sehingga perlu dipertimbangkan untuk dilakukan peleburan.

"Jika kurang dari itu menjadi tidak efisien, artinya harus digabungkan dengan yang lain. Malah kalau yang sudah tidak punya masa depan sudah bukan BUMN lagi," kata dia.

Harry menjelaskan sebenarnya ide peleburan tersebut bukan berasal dari Kementerian BUMN, tetapi terlontar dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan BUMN ke depannya harus tumbuh besar, kuat dan sehat.

"Ini sebenarnya bukan kami yang buat, itu dari Pak Jokowi, supaya BUMN itu besar, kuat dan lincah, oleh karena itu ada 'trace hold' minimal Rp1 trilliun," ujarnya.

Lebih lanjut, Harry mengatakan saat ini BUMN di bawah kedeputiannya yang terindikasi tidak sehat dan perlu dipertimbangkan untuk dilebur dengan BUMN lain jumlahnya mencapai delapan BUMN. Namun dia enggan merinci kedelapan BUMN tersebut.

"Kalau di kedeputian saya ada delapan. Untuk siapanya, nanti saja. Sedangkan untuk peleburan, tergantung komite eksekutif mau bagaimana," tuturnya.(ant)

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Apa Urgensi Holding Kepelabuhan?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah diminta untuk menyiapkan seperangkat regulasi dan aturan main yang baku sebelum membentuk "holding" atau korporasi induk BUMN kepelabuhanan."Regulasi turunannya juga h

  • 3 minggu lalu

    Goes to Campus Ala Kementerian BUMN

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian BUMN merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-21 bersama dengan seluruh BUMN dengan menggelar sejumlah kegiatan sosial dan edukatif yang menarik sepanjang Maret-April 2019

  • 2 bulan lalu

    Program Magang Mahasiswa di BUMN

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sebanyak 8.000 mahasiswa yang berasal dari 101 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) mengikuti Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) selama enam

  • 3 bulan lalu

    BUMNShop Pertama di Indonesia

    SUKABUMI (EKSPOSnews): Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meresmikan BUMNShop pertama di Indonesia di Desa Sukajaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat."BUMNShop ini merupakan kolaboras

  • 3 bulan lalu

    KPK Minta BUMN Hindari Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta kepada seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menghindari terjadinya modus-modus korupsi anggaran proyek konstruksi.Hal tersebut

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99