Sabtu, 26 Mei 2018
  • Home
  • Kicau
  • Uni Emirat Arab Sita Ratusan Burung yang Dilindungi

Uni Emirat Arab Sita Ratusan Burung yang Dilindungi

Oleh: alex
Kamis, 19 Apr 2018 08:54
BAGIKAN:
WA.
Burung.
DUBAI (KICAU): Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup Uni Emirat Arab, MOCCAE, melalui kerja sama dengan pemerintah di Sharjah, menyita hampir 400 burung yang dilindungi oleh CITES, Konvensi mengenai Perdagangan Internasional Spesies Flora dan Fauna Liar Langka.

Perdagangan spesies itu secara gelpa dilarang berdasarkan Hukum Federal No. 11 2002 Berkaitan dengan Pengaturan dan Pengawasan Perdagangan Internasional Spesies Flora dan Fauna Liar Langka.

Departemen Pelaksanaan Lingkungan Hidup di MOCCAE mengungkapkan bahwa para tersangka pedagang, yang berasa dari Asia, menampung, dengan tujuan untuk dijual, banyak burung di apartemen tempat tinggalnya, yang berada di dekat Pasar Burung dan Hewan di Daerah Al Jubail, Sharjah.

Mohammed Az-Zaabi, Direktur Departemen Pelaksanaan Lingkungan Hidup mengatakan Kementerian itu, melalui kerja sama dengan pemerintah lokal, berkomitmen untuk memperketat pemantauan atas pergerakan dan perdagangan spesies langka melalui penggunaan teknik modern dan efektif di penyeberangan perbatasan dan di dalam pasar lokal.

Saat merinci penyitaan burung langka tersebut, Az-Zaabi --sebagaimana dilaporkan WAM, menjelaskan, "Kami berkoordinasi dengan Departemen Penyelidikan Polisi Sharjah untuk melancarkan penyergapan terhadap apartemen orang Asia itu. Kami menyita hampir 400 burung yang masuk dalam daftar CITES, sebab tersangka gagal memperlihatkan bukti sah kepemilikan hewan tersebut.:

"Tim pengawas kami menyerahkan burung tersebut kepada salah satu pusat karantina Kementerian." Ia menyatakan Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup, melalui Gerbang Umpan Balik Federal UAE dan hubungan telepon langsung ke pusat kepuasan pelanggan, telah menerima 28 pemberitahuan mengenai berbagai pelanggaran alam termasuk pelanggaran peraturan CITES, Hukum Kesejahteraan Hewan dan hukum lain perlindungan alam di UAE.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99