Kamis, 27 Jul 2017
  • Home
  • Kicau
  • Sita Burung Endemik Maluku dan Papua

Sita Burung Endemik Maluku dan Papua

Oleh: Marsot
Sabtu, 10 Jun 2017 04:33
BAGIKAN:
istimewa
Burung.
GORONTALO (KICAU): Petugas gabungan menyita 14 ekor burung endemik Maluku dan Papua dari pedagang satwa di Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo.

Tim yang terdiri dari BKSDA, Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulawesi, dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Gorontalo mengamankan pedagang, SP yang diduga telah lama beroperasi.

Jenis burung yang disita adalah kakaktua jambul kuning (Cacatua galerita), kakaktua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea), nuri kepala hitam (Lorius lorry), perkici dora (Trichoglossus ornatus), dan Nuri ternate (Lorius garrulous) Kepala Seksi Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulawesi Wilayah III William Tengker mengatakan pedagang tersebut mendapatkan pasokan burung itu dari Maluku dan menyelundupkannya melalui jalur laut dan darat.

SP memperdagangkan satwa tersebut secara langsung di rumahnya, serta melalui akun media sosial Facebook secara terang-terangan.

Pada akun miliknya, SP memajang satwa dagangannya dan terlibat transaksi via dalam jaringan bersama calon peminat.

"Dari semua burung sitaan, 13 di antaranya termasuk jenis dengan status dilindungi. Hanya satu jenis yang tidak dilindungi," ujarnya, Jumat 9 Juni 2017.

Ia menambahkan, burung-burung tersebut tidak ada yang berasal dari Gorontalo, namun dari Maluku dan Papua.

Aparat penegak hukum hingga saat ini masih menyelidiki jaringan perdagangan satwa, serta semua pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

"Burung hasil sitaan tersebut saat ini dalam pengawasan BKSDA Gorontalo," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak