Jumat, 21 Sep 2018
  • Home
  • Kicau
  • Polisi Gagalkan Penyelundupan Kakaktua

Polisi Gagalkan Penyelundupan Kakaktua

Oleh: Jallus
Rabu, 05 Sep 2018 04:32
BAGIKAN:
Jallus
Burung Kakaktua.
PEKANBARU (KICAU): Kepolisian Resor Indragiri Hilir, Provinsi Riau berhasil menggagalkan penyelundupan 38 ekor burung kakaktua bernilai tinggi terdiri dari berbagai jenis yang ditaksir senilai lebih dari Rp380 juta.

Seluruh satwa yang dilindungi undang-undang namun hingga kini masih marak diperdagangkan di pasar gelap tersebut, selanjutnya diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Selasa 4 September 2018.

"Burung kakatua ini kita terima dari Polres Indragiri Hilir. Kami mengucapkan terima kasih sebesarnya kepada teman-teman Polri atas kerjasama dan keberhasilan mengungkap aktivitas penyelundupan kakaktua," kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono.

Suharyono menuturkan bahwa kakaktua yang terdiri dari jenis raja, jambul kuning dan jingga tersebut disita Polres Indragiri Hilir dari seorang pengepul berinisial R di wilayah pesisir Riau tersebut.

Sejatinya, pelaku R itu akan menyelundupkan satwa tersebut ke Singapura melalui Kota Batam. Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Batam, Kepulauan Riau secara geografis terletak berdekatan.

Lebih jauh, ia menjelaskan pengungkapan tersebut berawal dari informasi akurat yang diperoleh polisi akan pengiriman kakaktua dari Provinsi Jambi menuju Riau pada awal pekan ini.

Informasi yang ditindaklanjuti secara komprehensif itu berhasil mengungkap aktivitas penyelundupan melibatkan pelaku R itu, kata Suharyono.Menurut dia, secara aturan kakaktua dilindungi negara yang tercantum pada undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Bahkan, Haryono menuturkan kakaktua tersebut secara habitat bukan satwa endemi yang mendiami Pulau Sumatera. "Habitatnya cuma ada di wilayah Indonesia bagian timur," jelasnya.

Untuk itu, dia sekali lagi memberikan apresiasi sebesarnya kepada Kepolisian atas keberhasilan pengungkapan kejahatan tersebut.

Ia melanjutkan, BBKSDA Riau terlebih dahulu akan memelihara satwa tersebut sebelum kemudian melepasliarkannya. Saat ini, dia mengatakan sebagian besar kakaktua dalam kondisi sehat, namun belum memungkinkan untuk dilepaskan karena diduga satwa itu sebelumnya hewan peliharaan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Polisi Bawa Sabu-Sabu 1 Kilogram

    PALU (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menangkap oknum polisi pembawa narkotika jenis sabu-sabu sekitar satu kilogram, Kamis (20/9). Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hery Murwono, saat dih

  • 9 jam lalu

    Polisi Tangkap Pembobol ATM

    JAMBI (EKSPOSnews): Anggota Reskrim Polsek Kotabaru Kota Jambi menangkap seorang residivis pelaku pembobol uang nasabah di mesin Anjungan Tunai Mandiri dengan modus menganjal kartu ATM dan menggantika

  • 2 minggu lalu

    Polisi Tembak Nelayan Asal Sumatera Utara

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Rokan Hilir menembak mati seorang nelayan asal Provinsi Sumatera Utara yang diduga mencuri ikan atau "illegal fishing" di wilayah pesisi

  • 2 minggu lalu

    Polisi Bongkar Sindikat Pencuri Alat Berat

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau menangkap tiga tersangka sindikat perampok peralatan elektronik alat berat, dengan salah satu di antaranya dilumpuhkan d

  • 2 minggu lalu

    Polisi OTT Kepala SMK 2 Solok

    SOLOK (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Solok Kota, Sumatera Barat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kepala SMKN 2 Solok berinisial AH (57) atas dugaan pungutan liar yang dilakukan terhadap

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99