Jumat, 16 Nov 2018
  • Home
  • Kicau
  • Polisi Gagalkan Penyelundupan Kakaktua

Polisi Gagalkan Penyelundupan Kakaktua

Oleh: Jallus
Rabu, 05 Sep 2018 04:32
BAGIKAN:
Jallus
Burung Kakaktua.
PEKANBARU (KICAU): Kepolisian Resor Indragiri Hilir, Provinsi Riau berhasil menggagalkan penyelundupan 38 ekor burung kakaktua bernilai tinggi terdiri dari berbagai jenis yang ditaksir senilai lebih dari Rp380 juta.

Seluruh satwa yang dilindungi undang-undang namun hingga kini masih marak diperdagangkan di pasar gelap tersebut, selanjutnya diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Selasa 4 September 2018.

"Burung kakatua ini kita terima dari Polres Indragiri Hilir. Kami mengucapkan terima kasih sebesarnya kepada teman-teman Polri atas kerjasama dan keberhasilan mengungkap aktivitas penyelundupan kakaktua," kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono.

Suharyono menuturkan bahwa kakaktua yang terdiri dari jenis raja, jambul kuning dan jingga tersebut disita Polres Indragiri Hilir dari seorang pengepul berinisial R di wilayah pesisir Riau tersebut.

Sejatinya, pelaku R itu akan menyelundupkan satwa tersebut ke Singapura melalui Kota Batam. Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Batam, Kepulauan Riau secara geografis terletak berdekatan.

Lebih jauh, ia menjelaskan pengungkapan tersebut berawal dari informasi akurat yang diperoleh polisi akan pengiriman kakaktua dari Provinsi Jambi menuju Riau pada awal pekan ini.

Informasi yang ditindaklanjuti secara komprehensif itu berhasil mengungkap aktivitas penyelundupan melibatkan pelaku R itu, kata Suharyono.Menurut dia, secara aturan kakaktua dilindungi negara yang tercantum pada undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Bahkan, Haryono menuturkan kakaktua tersebut secara habitat bukan satwa endemi yang mendiami Pulau Sumatera. "Habitatnya cuma ada di wilayah Indonesia bagian timur," jelasnya.

Untuk itu, dia sekali lagi memberikan apresiasi sebesarnya kepada Kepolisian atas keberhasilan pengungkapan kejahatan tersebut.

Ia melanjutkan, BBKSDA Riau terlebih dahulu akan memelihara satwa tersebut sebelum kemudian melepasliarkannya. Saat ini, dia mengatakan sebagian besar kakaktua dalam kondisi sehat, namun belum memungkinkan untuk dilepaskan karena diduga satwa itu sebelumnya hewan peliharaan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 16 jam lalu

    Polisi Amankan Penjual Kakatua Jambul Kuning dan Nuri

    MEDAN (KICAU): Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan meringkus pelaku jual beli satwa yang dilindungi jenis burung kakatua jambul kuning dan nuri, di kawasan Jalan Bintang, Kelurahan Pusat Pasar.K

  • 2 hari lalu

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Kepiting ke Malaysia

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Direktorat Polisi Perairan Polda Kalimantan Barat menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 2.609 ekor kepiting sedang bertelur ke Sarawak, Malaysia."Upaya penggagalan penyelun

  • 2 minggu lalu

    Oknum Polisi Diduga Terlibat Penculikan

    MEDAN (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, telah menetapkan enam orang tersangka pelaku peculikan dan penganiayaan terhadap tiga orang warga masyarakat."Sedangkan seora

  • 4 minggu lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Percobaan Pencabulan Anak

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Polsek Sungai Kakap, menangkap pelaku percobaan pencabulan terhadap anak berinisial RR (24) di kawasan Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya."Pelaku RR

  • 4 minggu lalu

    Polisi Dalami Kelalaian dalam Kasus Pembobolan 14 Bank

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri mendalami kelalaian dalam kasus pembobolan 14 bank dengan total kerugian mencapai Rp14 triliun oleh lembaga p

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99