Senin, 22 Jul 2019
  • Home
  • Kicau
  • Polisi Buru Pedagang Burung Dilindungi

Polisi Buru Pedagang Burung Dilindungi

Oleh: marsot
Selasa, 26 Feb 2019 19:29
BAGIKAN:
istimewa.
Burung beo.
MEDAN (KICAU): Personel Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara mengamankan AA (28) warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, anggota sindikat perdagangan satwa yang dilindungi. Direktur Krimsus Polda Sumut Kombes Pol Ronny Santama, dalam pemaparannya di Mapolda, mengatakan seorang lagi anggota sindikat RB (37) berhasil melarikan diri saat akan diamankan petugas.

Namun, menurut dia, anggota sindikat itu status buron dan masih dilakukan pencarian.

"Polda Sumut terus memburu hingga dapat tersangka RB merupakan jual beli satwa langka yang dilindungi itu," ujar Ronny, Selasa 26 Februari 2019.

Ia menyebutkan, peristiwa penangkapan pemilik satwa itu, Rabu (20/2) oleh Tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumut bekerja sama dengan staf Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut.

Petugas menyita barang bukti berupa lima ekor Burung Kakatua Raja (Probosciger Aterrimus), lima ekor Burung Kasturi Raja/Nuri Kabare (Psittrichas Fulgidus), dan satu ekor Burung Rangkong Papan/Enggang Papan (Bucerus Bicornis).

"Kemudian, satu ekor burung Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis), satu ekor Burung Kakatua Jambul Kuning (Cacatua Sulpurea) dan tiga ekor Juvenil burung Kasuari Glambir Ganda (Casuarius Casuarius)," ucap dia.

Ronny menjelaskan, aparat kepolisian juta menyita satu meter selang air, satu plastik ukuran 1/4 kg berisi kuaci, satu tabung tempat pengisian air minum burung, satu tabung semprotan hewan burung, satu kotak berisi sarung tangan karet, satu set peralatan obat kesehatan burung, dan satu plastik ukuran 1/4 kg berisi buah ketapang.

"Tersangka yang menyimpan dan memperdagangkan satwa yang dilindungi itu, melanggar Pasal 21 ayat (2) huruf a dan Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 05 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana penjara lima tahun, serta denda Rp100 juta rupiah," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Polisi Tangkap Polisi Pemeras

    MEDAN (EKSPOSnews): Petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan menangkap empat anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Area, yang diduga melakukan pemerasan.Kasat Reskrim Polr

  • 2 minggu lalu

    Polisi Tangkap Ayah Tak Bermoral

    REJANG LEBONG (EKSPOSnews): Petugas Kepolisian Resor Rejang Lebong, Polda Bengkulu, menangkap SA (60) warga Kecamatan Curup yang diduga mencabuli anak kandung sendiri berulang kali.Kapolres Rejang Leb

  • 3 minggu lalu

    Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    KUALA KAPUAS (EKSPOSnews): Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur, Taufik Riansyah (34) yang bekerja sebagai sekutiriti atau petugas keamanan di salah satu perusahaan besar swasta (PBS) di daera

  • 3 minggu lalu

    Polisi Tangkap Penyebar Foto Mesum

    JAMBI (EKSPOSnews): Anggota Satreskrim Polresta Jambi berhasil menangkap seorang pemuda DS (22) yang nekad menyebarkan foto mesum kekasihnya ke dunia maya atau medsos akibat tidak terima diajak putus

  • 3 minggu lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

    SAMPANG (EKSPOSnews): Aparat Polres Sampang, Jawa Timur menangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur, dan pelaku merupakan saudaranya sendiri, hingga menyebabkan korban hamil.Menurut Kapolres Sampan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99