Selasa, 21 Mei 2019
  • Home
  • Kicau
  • Polisi Buru Pedagang Burung Dilindungi

Polisi Buru Pedagang Burung Dilindungi

Oleh: marsot
Selasa, 26 Feb 2019 19:29
BAGIKAN:
istimewa.
Burung beo.
MEDAN (KICAU): Personel Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara mengamankan AA (28) warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, anggota sindikat perdagangan satwa yang dilindungi. Direktur Krimsus Polda Sumut Kombes Pol Ronny Santama, dalam pemaparannya di Mapolda, mengatakan seorang lagi anggota sindikat RB (37) berhasil melarikan diri saat akan diamankan petugas.

Namun, menurut dia, anggota sindikat itu status buron dan masih dilakukan pencarian.

"Polda Sumut terus memburu hingga dapat tersangka RB merupakan jual beli satwa langka yang dilindungi itu," ujar Ronny, Selasa 26 Februari 2019.

Ia menyebutkan, peristiwa penangkapan pemilik satwa itu, Rabu (20/2) oleh Tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumut bekerja sama dengan staf Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut.

Petugas menyita barang bukti berupa lima ekor Burung Kakatua Raja (Probosciger Aterrimus), lima ekor Burung Kasturi Raja/Nuri Kabare (Psittrichas Fulgidus), dan satu ekor Burung Rangkong Papan/Enggang Papan (Bucerus Bicornis).

"Kemudian, satu ekor burung Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis), satu ekor Burung Kakatua Jambul Kuning (Cacatua Sulpurea) dan tiga ekor Juvenil burung Kasuari Glambir Ganda (Casuarius Casuarius)," ucap dia.

Ronny menjelaskan, aparat kepolisian juta menyita satu meter selang air, satu plastik ukuran 1/4 kg berisi kuaci, satu tabung tempat pengisian air minum burung, satu tabung semprotan hewan burung, satu kotak berisi sarung tangan karet, satu set peralatan obat kesehatan burung, dan satu plastik ukuran 1/4 kg berisi buah ketapang.

"Tersangka yang menyimpan dan memperdagangkan satwa yang dilindungi itu, melanggar Pasal 21 ayat (2) huruf a dan Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 05 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana penjara lima tahun, serta denda Rp100 juta rupiah," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Polisi Miliki Bukti Kuat Kasus Pencucian Uang Bachtiar Nasir

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan penyidik memiliki alat bukti yang cukup terkait dengan kasus dugaan tindak pidana pen

  • 3 minggu lalu

    Polisi Periksa Wagub Sumut, Kasus Lahan Sawit di Hutan Lindung

    MEDAN (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah kembali diperiksa Direskrimsus Polda Sumut sebagai saksi kasus perusahaan keluarganya PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) yang diduga menjadikan

  • 4 minggu lalu

    Oknum Polisi Bandar Narkoba Divonis 12 Tahun Penjara

    BATURAJA (EKSPOSnews): Oknum anggota kepolisian Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan nonaktif Aiptu Budi Risfayanda yang menjadi bandar narkotika divonis 12 tahun penjara oleh mejelis Hakim Peng

  • 4 minggu lalu

    Polisi Tahan Kakek Cabul

    TRENGGALEK (EKSPOSnews): Aparat kepolisian di Trenggalek, Jawa Timur, menahan seorang kakek berinisial Jw (50) tahun yang diduga telah mencabuli remaja putri bawah umur di sebuah hutan di pesisir sela

  • 4 minggu lalu

    15 Polisi Gugur dalam Menjalankan Tugas pada Pemilu 2019

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan hingga hari ini, tercatat ada 15 anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas mengamankan Pemilu 2

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99