Rabu, 18 Jul 2018
  • Home
  • Kicau
  • Polisi Amankan Penjual Cendrawasih

Polisi Amankan Penjual Cendrawasih

Oleh: alex
Selasa, 03 Jul 2018 04:04
BAGIKAN:
istimewa.
Cendrawasih.
SIDOARJO (KICAU): Petugas Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Jawa Timur berhasil menangkap seorang penjual satwa dilindungi berupa burung cendrawasih.

Kepala Satreskrim Polres Kota Sidoarjo Jawa Timur Kompol M Harris, mengatakan seorang pelaku yang berhasil ditangkap tersebut berinisial HS warga Kedungsari, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto.

"Pelaku ini ditangkap saat akan melakukan transaksi penjualan burung yang dilindungi tersebut kepada pemesannya," katanya saat melakukan temu media di Sidoarjo, Senin 2 Juli 2018.

Ia mengemukakan, pengungkapan kasus itu bermula dari penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Balai Pengamanan dan Penegakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara dari Seksi Wilayah II Surabaya menghubungi Polresta Sidoarjo, yang menginformasikan akan ada transaksi burung dilindungi di Sidoarjo.

"Selanjutnya setelah berkoordinasi kemudian bergerak dan berhasil menemukan seorang membawa dua buah kardus berisi burung dilindungi," ujarnya.

Ia menjelaskan, dari hasil ungkap kasus tersebut, petugas berhasil menyita beberapa barang bukti seperti seekor burung cendrawasih raja jantan (cicinnurus regius), seekor burung cendrawasih raja betina (cicinnurus regius), seekor burung cendrawasih kuning kecil (paradisaea minor).

"Burung tersebut sampai ke Sidoarjo, dibawa seorang kurir melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, kemudian diambil oleh rekan pelaku di Juanda Sidoarjo dan selanjutnya dijual HS kepada HR," katanya.

Ia menjelaskan, dari pengakuan pelaku burung dilindungi asal Papua ini dibawa ke Surabaya dengan menggunakan sarana angkutan kapal dengan cara disimpan di dalam kardus minuman air mineral.

"Dalam informasi yang kami terima terdapat empat burung yang akan dikirimkan, tetapi dalam perjalanannya satu ekor burung tersebut mati dalam perjalanan hingga menyisakan tiga ekor," ujarnya.

Menurutnya, setelah tiga ekor tersebut berhasil diamankan oleh petugas, kemudian akan dilakukan proses pengembangan ternyata sagu ekor lagi meninggal dunia san praktis tinggal dua ekor yang masih hidup.

"Pelaku mengaku untuk setiap ekor burung yang dijual tersebut sekitar Rp10 juta untuk setiap ekornya," katanya.

Atas kasus ini, kata dia, pelaku dijerat dengan pasal 21 ayat (2) huruf a undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya junto peraturan pemerintah nomor 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan.

"Dengan sanksi pidana lima tahun penjara dan denda paling banyak Rp100 juta," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Penjualan televisi Diduga Melonjak

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Penjualan televisi diperkirakan bakal meningkatkan pada kisaran 5-10 persen menjelang event Piala Dunia yang bakal berlangsung mulai Juni 2018.Pemilik PT Anugerah 98 Elektronik

  • 3 bulan lalu

    Penjualan Mobil Meningkat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat penjualan mobil nasional pada kuartal I-2018 meningkat 2,9 persen dibanding periode yang sama pada 2017.Dalam d

  • 3 bulan lalu

    Polisi Tangkap Penjual Minuman Keras Oplosan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Petugas Polres Metro Jakarta Timur menangkap penjual minuman keras oplosan yang terindikasi menewaskan beberapa orang."Petugas sudah mengamankan pelakunya," kata Kepala Bidang Hu

  • 4 bulan lalu

    Tersangka Penjual Tanah HGU PTN II Akan Diadili

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara membentuk jaksa, yang akan menangani, perkara dugaan korupsi penjualan tanah PTPN II seluas 106 hektare di Tanjung Morawa Pasar IV, Kabupaten Delise

  • 4 bulan lalu

    Kejati Tahan Penjual Satwa Liar

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah menahan tersangka M Ilyas warga Jalan Veteran Desa Helvetia, Kabupaten Deliserdang, dalam kasus penjualan satwa langka yang dilindungi, dan di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99