Sabtu, 20 Okt 2018
  • Home
  • Kicau
  • Pedagang Buruh Mengeluh Tak Bisa Jualan

Pedagang Buruh Mengeluh Tak Bisa Jualan

Oleh: alex
Senin, 20 Nov 2017 20:54
BAGIKAN:
Jallus
Pedagang burung.
SURABAYA (KICAU): Puluhan pedagang yang biasa berjualan di Pacar Keling mendatangi gedung DPRD Kota Surabaya, mengeluhkan tidak bisa berjualan sejak ditertibkan Satpol PP beberapa waktu lalu.

Ketua Paguyuban Pedagang Burung Pacar Keling, Heri Purnomo mengatakan kedatangan para pedagang burung ini untuk meminta perlindungan dari anggota dewan dengan harapan pedagang bisa kembali berjualan seperti semula.

"Kami minta perlindungan agar segera dicarikan lokasi berjualan baru," ujarnya, Senin 20 November 2017.

Menurut dia, para pedagang sudah puluhan tahun berjualan burung di Pacar Keling. Atas pertimbangan itu, pedagang kemudian memprotes ketika ada penertiban yang digelar tanpa melalui sosialisasi.

Padahal, lanjut dia, dalam sejumlah penertiban oleh petugas penegak perda selama ini, para pedagang sebelumnya diberi pemberitahuan agar pedagang bisa mengemasi barang yang mereka jual.

"Kami menyesalkan hal ini, penertiban tanpa ada sosialisasi," katanya.

Mendapati hal itu, anggota Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah mengaku prihatin dengan sikap petugas dari Satpol PP Surabaya. Apalagi, penertiban itu dilakukan tanpa adanya sosialisasi.

"Biasanya kan ada sosialisasi, kenapa untuk pedagang burung di Pacar Keling tidak ada," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, Komisi D akan mengundang pihak Satpol PP mengenai penertiban pedagang burung di Pacar Keling itu. "Kami ingin mendengar secara langsung penjelasan dari Satpol PP seperti apa," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Pedagang Burung Mengaku Kantongi Izin

    PEKANBARU (KICAU): Sejumlah pedagang di Pasar Burung Palapa Kota Pekanbaru, mengaku mengantongi surat izin pemilikan atas satwa yang dijual di lokasi tersebut tak terkecuali jenis burung yang dilindun

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99