Senin, 24 Sep 2018
  • Home
  • Kicau
  • Mengamankan Burung yang Dilindungi

Mengamankan Burung yang Dilindungi

Oleh: alex
Selasa, 03 Jul 2018 14:58
BAGIKAN:
Jallus
Burung dilindungi.
AMBON (KICAU): Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku mengamakan belasan satwa dilindungi di pusat penangkaran satwa sebelum dipindahkan ke pusat rehabilitasi satwa di desa Masihulan, Kabupaten Maluku Tengah.

"Belasan burung dilindungi secara sukarela diserahkan oleh masyarakat, atau yang diamankan petugas di pelabuhan udara maupun laut periode Mei - Jun 2018 diamankan di pusat penangkaran, sebelum dipindahkan ke pusat rehabilitasi satwa ataupun yang dilepaskan ke habitat," kata Kepala BKSDA Maluku, Mukhtar Amin Ahmadi, Selasa 3 Juli 2018.

Ia mengatakan, satwa yang diamankan petugas merupakan jenis yang dilindungi atau tidak bisa dipelihara masyarakat, disimpan di rumah dalam keadaan hidup atau mati.

Jenis satwa yang ada di penangkaran satwa Ambon di antaranya burung Kakatua maluku (Cacatua moluccensis), nuri merah (Lorius lory), nuri hijau, burung nuri kapala hitam, serta elang laut (Haliaeetus).

"Jenis burung kakatua maluku merupakan burung yang dilindungi karena hampir punah, sehingga harus dikembalikan ke habitat," katanya.

Diakuinya, burung yang diamankan petugas umumnya akan dibawa ke luar wilayah Maluku untuk diperdagangkan, ada juga hasil penyerahan masyarakat berdasarkan informasi yang diterima dari "call center" BKSDA.

"Masyarakat yang memiliki burung ini, petugas segera mendatangi untuk menjelaskan peraturan mengenai satwa yang dilindungi dan meminta secara sukarela agar satwa-satwa tersebut diserahkan ke petugas tanpa melalui proses tangkap," ujarnya.

Mukhtar menyatakan, proses perdagangan satwa dan tumbuhan wajib mendapatkan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar Dalam Negeri (SATDN), jika resmi memperdagangkan wajib memiliki surat izin edar dari BKSDA.

Setelah memiliki surat izin edar akan mendapatkan kuota, misalkan usaha burung perkici membuat surat izin edar ke BKSDA selanjutnya akan dinilai teknisnya kemudian jika memenuhi syarat akan dikeluarkan ijin edarnya.

"Setelah itu ada juga kuota yang dikeluarkan dari pusat per tahun untuk perdagangan burung perkici sebanyak 1,000 ekor, jika memenuhi maka akan dikeluarkan SATDN seusi kuota untuk izin tangkap secara resmi, karena jika tidak memenuhi ketentuan akan ditangkap," ujarnya.

Selain proses perdagangan juga termasuk memelihara satwa yang dilindungi, karena cukup banyak termasuk penjualan satwa dan tumbuhan di pasar.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Habitat Burung Terganggu

    GARUT (KICAU): Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah V Garut menyatakan kebakaran hutan di Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah mengganggu habitat satwa jenis burung yang bias

  • 2 minggu lalu

    Harga Sarang Burung Walet Turun

    MUARA TEWEH (KICAU): Harga tiga jenis sarang burung walet di tingkat pembudi daya di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menurun sejak Agustus 2018."Sarang walet ini diekspor oleh pengumpul ata

  • 2 minggu lalu

    Bangunan Sarang Burung Walet Terbakar

    BUNTOK (KICAU): Dua unit rumah dan satu bangunan sarang burung walet di Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah hangus terbakar.Kapolres Barito Selatan,

  • 3 minggu lalu

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Kakaktua

    PEKANBARU (KICAU): Kepolisian Resor Indragiri Hilir, Provinsi Riau berhasil menggagalkan penyelundupan 38 ekor burung kakaktua bernilai tinggi terdiri dari berbagai jenis yang ditaksir senilai lebih d

  • 3 minggu lalu

    Organisasi Burung Indonesia Dorong Kampus Biodiversitas

    GORONTALO (KICAU):  Organisasi konservasi, Burung Indonesia, mendorong Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjadi kampus biodiversitas atau keanekaragamanhayati.Koordinator Program Burung Indones

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99