Rabu, 16 Jan 2019

Lindungi Elang Bondol

Oleh: alex
Minggu, 02 Des 2018 11:43
BAGIKAN:
istimewa.
Elang.
MEDAN (KICAU): Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Utara (Walhi Sumut) meminta warga agar tetap melindungi elang laut (elang bondol) dan jangan lagi dilakukan perburauan liar terhadap satwa langka itu.

"Bagi warga yang masih menyimpannya, dengan secara kesadaran agar menyerahkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut untuk dilepas liarkan," kata Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Dana Prima Tarigan di Medan, Minggu 2 November 2018.

Selain itu, menurutnya masyarakat jangan lagi menangkap elang laut, karena hewan tersebut sudah terancam kepunahan dan tidak bisa berkembang biak lagi seperti yang diharapkan.

"Elang Laut tersebut, tidak boleh lagi diburu orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang sengaga untuk mencari keuntungan dengan cara diperjual belikan," ujarnya.

Ia menambahkan pemeliharaan dan penangkapan terhadap satwa elang yang dilindungi itu, harus dihentikan karena melanggar hukum.

Petugas BBKSDA Sumut diharapkan terus menertibkan warga yang masih memelihara dan meperjual belikan elang laut.

"Satwa itu tetap dilestarikan dengan cara mengembalikan ke habitatnya," ucap dia.

Dana menyebutkan hal itu dilakukan untuk menyelamatkan satwa langka elang laut yang tidak ada kelihatan lagi di daerah pesisir Pantai Timur Sumatera, yakni Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Langkat.

Kemudian, mengapreasiasi warga yang telah sadar mengembalikan elang laut peliharaan mereka itu kepada Pemerintah melalui BKSDA Sumut.

"Mengucapkan terima kasih kepada petugas BKSDA Sumut yang merawat dengan baik dan telah melepas liarkan elang laut tersebut ke lingkungan satwa tersebut," lanjutnya.

Sebelumnya, BBKSDA Sumut melepas liarkan tujuh ekor elang laut ke alam bebas tepatnya di kawasan Suaka Margasatwa Karang Kading Secanggang.

Pelepasan liar ini dimaksudkan untuk pengembangbiakkan karena sudah hampir punah.

Kawasan hutan margasatwa Karang Gading Desa Selotong, Kecamatan Secanggang yang selama ini dikenal sebagai hutan mangrove yang sangat luas di Kabupaten Langkat.

Sebelumnya, tujuh ekor elang laut ini dirawat di pusat perawatan satwa di Sibolangit Kabupaten Deli Serdang.

Empat ekor elang laut ini diperoleh dari penyerahan warga secara sukarela, sedangkan tiga ekor lainnya merupakan hasil penyitaan operasi. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Masa Pejabat Pelaku Asusila di BPJS TK Dilindungi?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Dewan Pengawas, Guntur Witjaksono membantah jajaran dewas melindungi SAB (anggota dewas lalu mengundurkan diri-red) terkait tuduhan asusila dengan RA, salah satu staf perem

  • 7 bulan lalu

    Mengamankan Burung yang Dilindungi

    AMBON (KICAU): Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku mengamakan belasan satwa dilindungi di pusat penangkaran satwa sebelum dipindahkan ke pusat rehabilitasi satwa di desa Masihulan, Kabupa

  • 7 bulan lalu

    Jangan Tangkap Elang Bondol

    MEDAN (KICAU): Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Sumatera Utara (Sumut), meminta kepada warga agar jangan menangkap elang laut atau "elang bondol" yang terdapat di daerah pesisir pantai Kabup

  • 9 bulan lalu

    Uni Emirat Arab Sita Ratusan Burung yang Dilindungi

    DUBAI (KICAU): Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup Uni Emirat Arab, MOCCAE, melalui kerja sama dengan pemerintah di Sharjah, menyita hampir 400 burung yang dilindungi oleh CITES, Konvensi

  • 12 bulan lalu

    Warga Pelihara Banyak Burung yang Dilindungi

    LUBUKBASUNG (KICAU): Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Kabupaten Agam, Sumatera Barat segera menerbitkan surat imbauan yang disertai foto burung yang dilindungi karena curiga banyak warg

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99