Senin, 23 Okt 2017
  • Home
  • Kicau
  • Burung Cendrawasih Diselundupkan ke Medan

Burung Cendrawasih Diselundupkan ke Medan

Oleh: Beng San
Sabtu, 12 Agu 2017 08:15
BAGIKAN:
istimewa
Cendrawasih.
MEDAN (KICAU): Burung langka dan dilindungi pemerintah masih menjadi incaran menarik bagi para penyelundup. Tak terkecuali burung cenrawasih yang dilindungi, coba diseludupkan lewat Bandara Kuala Namu.

Untuk petugas jeli melihat keanehan yang dilakukan oleh penyelundup. Dua pasang burung cendrawasih (Paradisaeidae) dari Surabaya diselundupkan ke Medan.

Petugas Balai Karantina Pertanian Bandara Kuala Namu, Deli Serdang Sumut mengamankan keempat burung yang dilindungi itu.

Mengapa bisa lolos dari Surabaya? Modusnya, kedua pasang burung Cendrawasih itu disatukan dengan ayam untuk mengelabui petugas karantina.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara. "Burung Cendrawasih ini diamankan petugas Balai Karantina Pertanian kemarin," kata Kepala Bidang Teknis BBKSDA Sumut, Irzal Azhar, Jumat 11 Augustus 2017.

Dia memaparkan, burung cendrawasih itu dikirim dari Surabaya. Untuk mengelabui petugas, satwa dilindungi itu dicampur dengan ayam yang dikirimkan dari kota Buaya.

Cendrawasih merupakan jenis satwa liar yang dilindungi. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa, burung ini baru dapat dipertukarkan atas persetujuan presiden.

Petugas BBKSDA Sumut masih menyelidiki pengirim dan penerima keempat ekor burung cendrawasih itu. Mereka juga berkoordinasi dengan BBKSDA di Jawa Timur dan Papua. "Soalnya hanya tertera nama pengirim dan penerima. Pengirim berinisial A, penerimanya juga berinisial A," jelas Irzal.

Pengirim dan penerima satwa dilindungi itu bakal dikenakan Pasal 21 ayat (2) jo Pasal 40 UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. "Barang siapa menangkap, menyimpan, memiliki, mengangkut, dan memperniagakan satwa dilindungi itu diancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta," tutur Irzal.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    BNN Musnahkan Ratusan Kilogram Sabu-Sabu di Medan

    MEDAN (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional memusnahkan 191 kilogram sabu-sabu, 344 butir sabu-sabu tablet, 43.450 butir ekstasi, dan 520 kilogram ganja di Lapangan Merdeka, Medan, Pemusnahan batang

  • 5 hari lalu

    Wali Kota Medan Tinjau Perbaikan Jalan. Cari Muka?

    MEDAN (EKSPOSnews): Wali Kota Medan Dzulmi Eldin ingin pengerjaan seluruh perbaikan jalan rusak di Kota Medan dilakukan dengan baik dan sesuai standard yang telah ditetapkan."Itu penting agar kualitas

  • satu minggu lalu

    Presiden Joko Widodo Sindir Wali Kota Medan

    HUTAGINJANG (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta agar Wali Kota Medan Dzulm Eldin segera memperbaiki sejumlah jalan rusak di kota tersebut sebelum Presiden sendiri yang menyelesaikannya."Ya haru

  • satu minggu lalu

    Penghargaan untuk Pelindo 1 Medan

    Direktur Keuangan Pelindo 1, Farid Luthfi menerima Golden Trophy pada "8th Infobank BUMN Awards 2017" di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, pada Kamis 12 Oktober 2017. Penghargaan yang diterima Pelindo

  • 2 minggu lalu

    Aksi Begal di Medan Semakin Meresahkan Warga

    MEDAN (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Medan diharapkan dapat memberlakukan jam malam untuk mengantisipasi aksi begal yang terus semakin marak dan jatuhnya korban jiwa."Pemberlakuan jam malam terse

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99