Senin, 11 Des 2017
  • Home
  • Kicau
  • Burung Cendrawasih Diselundupkan ke Medan

Burung Cendrawasih Diselundupkan ke Medan

Oleh: Beng San
Sabtu, 12 Agu 2017 08:15
BAGIKAN:
istimewa
Cendrawasih.
MEDAN (KICAU): Burung langka dan dilindungi pemerintah masih menjadi incaran menarik bagi para penyelundup. Tak terkecuali burung cenrawasih yang dilindungi, coba diseludupkan lewat Bandara Kuala Namu.

Untuk petugas jeli melihat keanehan yang dilakukan oleh penyelundup. Dua pasang burung cendrawasih (Paradisaeidae) dari Surabaya diselundupkan ke Medan.

Petugas Balai Karantina Pertanian Bandara Kuala Namu, Deli Serdang Sumut mengamankan keempat burung yang dilindungi itu.

Mengapa bisa lolos dari Surabaya? Modusnya, kedua pasang burung Cendrawasih itu disatukan dengan ayam untuk mengelabui petugas karantina.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara. "Burung Cendrawasih ini diamankan petugas Balai Karantina Pertanian kemarin," kata Kepala Bidang Teknis BBKSDA Sumut, Irzal Azhar, Jumat 11 Augustus 2017.

Dia memaparkan, burung cendrawasih itu dikirim dari Surabaya. Untuk mengelabui petugas, satwa dilindungi itu dicampur dengan ayam yang dikirimkan dari kota Buaya.

Cendrawasih merupakan jenis satwa liar yang dilindungi. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa, burung ini baru dapat dipertukarkan atas persetujuan presiden.

Petugas BBKSDA Sumut masih menyelidiki pengirim dan penerima keempat ekor burung cendrawasih itu. Mereka juga berkoordinasi dengan BBKSDA di Jawa Timur dan Papua. "Soalnya hanya tertera nama pengirim dan penerima. Pengirim berinisial A, penerimanya juga berinisial A," jelas Irzal.

Pengirim dan penerima satwa dilindungi itu bakal dikenakan Pasal 21 ayat (2) jo Pasal 40 UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. "Barang siapa menangkap, menyimpan, memiliki, mengangkut, dan memperniagakan satwa dilindungi itu diancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta," tutur Irzal.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Hubungan Transportasi Medan-Tapaktuan Lumpuh

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Hubungan transportasi darat Tapaktuan (Kabupaten Aceh Selatan) - Medan (Sumatera Utara) lumpuh total, karena badan jalan lintasan nasional tergenang banjir setinggi 1,5 meter d

  • 4 hari lalu

    Pemkot Medan Operasi Pasar Jepang Natal dan Tahun Baru

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan Perum Divre Bulog Sumut menggelar operasi pasar di Pasar Tradisional Sei Sikambing dalam menghindari terjadi kenaikan harga sejumlah komod

  • 5 hari lalu

    Bursa Kerja di Medan

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI karena menghadirkan 500 perusahaan pada pameran Bursa Kerja 2017 di Medan, 5 hingga 6

  • 5 hari lalu

    Jalan Nasional Medan-Banda Aceh Terendam Banjir

    LHOKSUKON (EKSPOSnews): Jalan lintas nasional Medan (Sumut)-Banda Aceh di wilayah Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, masih terendam banjir, sehingga mengganggu arus transportasi darat.Pantauan wartawan

  • satu minggu lalu

    Bursa Kerja di Job Fair Medan

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan 500 perusahaan bekerja sama menggelar Bursa Kerja atau Job Fair 2017 di Medan untuk membantu menekan angka pengangguran di daerah itu."Job Fa

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99