Minggu, 24 Jun 2018
  • Home
  • Kicau
  • Burung Cendrawasih Diselundupkan ke Medan

Burung Cendrawasih Diselundupkan ke Medan

Oleh: Beng San
Sabtu, 12 Agu 2017 08:15
BAGIKAN:
istimewa
Cendrawasih.
MEDAN (KICAU): Burung langka dan dilindungi pemerintah masih menjadi incaran menarik bagi para penyelundup. Tak terkecuali burung cenrawasih yang dilindungi, coba diseludupkan lewat Bandara Kuala Namu.

Untuk petugas jeli melihat keanehan yang dilakukan oleh penyelundup. Dua pasang burung cendrawasih (Paradisaeidae) dari Surabaya diselundupkan ke Medan.

Petugas Balai Karantina Pertanian Bandara Kuala Namu, Deli Serdang Sumut mengamankan keempat burung yang dilindungi itu.

Mengapa bisa lolos dari Surabaya? Modusnya, kedua pasang burung Cendrawasih itu disatukan dengan ayam untuk mengelabui petugas karantina.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara. "Burung Cendrawasih ini diamankan petugas Balai Karantina Pertanian kemarin," kata Kepala Bidang Teknis BBKSDA Sumut, Irzal Azhar, Jumat 11 Augustus 2017.

Dia memaparkan, burung cendrawasih itu dikirim dari Surabaya. Untuk mengelabui petugas, satwa dilindungi itu dicampur dengan ayam yang dikirimkan dari kota Buaya.

Cendrawasih merupakan jenis satwa liar yang dilindungi. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa, burung ini baru dapat dipertukarkan atas persetujuan presiden.

Petugas BBKSDA Sumut masih menyelidiki pengirim dan penerima keempat ekor burung cendrawasih itu. Mereka juga berkoordinasi dengan BBKSDA di Jawa Timur dan Papua. "Soalnya hanya tertera nama pengirim dan penerima. Pengirim berinisial A, penerimanya juga berinisial A," jelas Irzal.

Pengirim dan penerima satwa dilindungi itu bakal dikenakan Pasal 21 ayat (2) jo Pasal 40 UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. "Barang siapa menangkap, menyimpan, memiliki, mengangkut, dan memperniagakan satwa dilindungi itu diancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta," tutur Irzal.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi Membuat Mudik Makin Asyik

    MEDAN (EKSPOSnews): Masyarakat mengapresiasi pengoperasian Jalan Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi Seksi 1 ruas Tanjung Morawa-Parbarakan sepanjang 10,75 km karena memperlancar arus mudik Lebaran 201

  • 2 minggu lalu

    Mudik Bareng Mandiri Medan

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Medan, mengapresiasi digelarnya program dana tanggung jawab sosial perusahaan (coorporate social responsibility--CSR) Bank Mandiri untuk mudik bareng 2018 ke kampun

  • 2 minggu lalu

    Tes Masuk UGM di Medan

    MEDAN (EKSPOSnews): Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Jalur Seleksi Masuk dengan pola ujian tertulis yang biasa disebut Ujian Tulis (UTUL) UGM untuk tahun ajaran 2018/2019. Tahun 2018, UT

  • 3 minggu lalu

    Tol Medan-Binjai Masih Gratis

    BINJAI (EKSPOSnews): Seksi 1 jalan tol Medan-Binjai sudah mulai dioperasionalkan dan bisa dilalui pemudik secara gratis menjelang arus mudik Lebaran 2018.Hal itu disampaikan Manager Proyek Pembangunan

  • 2 bulan lalu

    Jalur Layang Kereta Api di Medan Diperkirakan Rampung Akhir Tahun

    MEDAN (EKSPOSnews): Jalur layang kereta api Medan diperkirakan dapat diselesaikan dan dioperasikan pada akhir 2018 guna mendukung transportasi di daerah itu, demikian Penanggung Jawab Pembangunan Rel

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99