Kamis, 16 Agu 2018

USU-BNN Teliti Makanan Mengandung Narkoba

Oleh: alex
Selasa, 05 Des 2017 19:11
BAGIKAN:
istimewa.
Makanan.
MEDAN (EKSPOSnews): Lembaga Pemeriksa Halal Universitas Sumatera Utara dapat bekerja sama dengan Badan Narkortika Nasional dalam meneliti kuliner yang diduga dicampur dengan bahan mengandung narkoba jenis biji ganja.

"Bahan makanan yang diberikan bahan penyedap sejenis narkoba itu tidak dibenarkan dan melanggar ketentuan hukum," kata Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Hj Siti Aminah usai workshop Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) USU di Medan, Selasa 5 Desember 2017.

Menurut dia, pengusaha kuliner yang mencampurkan barang dagangannya dengan sejenis bahan narkoba adalah pembohongan kepada publik.

"Perbuatan itu dapat diberikan sanksi yang tegas kepada pengusaha kuliner tersebut," ujar Aminah.

Ia mengatakan, LPH USU yang baru saja terbentuk dapat menunjukkan kinerjannya kepada pemerintah dengan meneliti kuliner yang dianggap "bermasalah" agar tidak sampai menimbulkan kerugian kepada masyarakat.

LPH USU sebagai auditor makanan halal, memiliki kompetensi dari pemerintah dan harus dapat bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Sehubungan dengan itu, LPH USU dapat menurunkan tim yang dibantu BNN Provinsi Sumut mencari pengusaha kuliner yang mencampur makanan dengan narkoba," ucapnya.

Aminah berharap kepada LPH USU dapat meneliti bahan makanan tersebut di Laboratorium perguruan tinggi negeri itu.

Kemudian, jika memang benar terbukti kebenarannya, harus diumumkan kepada masyarakat untuk dapat diketahui secara luas.

Masyarakat jangan sampai tertipu atau dibohongi oleh pengusaha makanan yang tidak jujur dan hanya bertujuan mencari keuntungan saja, serta tidak memikirkan kesehatan konsumen.

"Makanan yang dicampur dengan bumbu penyedap narkoba, dikategorikan tidak halal dan harus dijauhi oleh masyarakat," katanya.

Sebelumnya, BNN Provinsi Sumut menemukan kuliner yang menjadi buruan masyarakat di Medan mengandung narkoba.

"Narkoba dari jenis biji ganja tersebut dicampur dalam ramuan rempah hingga sulit diurai. Kuliner khas tersebut bila dikonsumsi menimbulkan keinginan untuk terus menikmatinya," kata Penyuluh Ahli Madya BNN Sumut Luhut Mawardi Sihombing saat menjadi pembicara, di Deli Serdang, Minggu, (5/11).

Ia mengatakan, secara kasat mata dan rasa, ramuan makanan mengandung Narkoba tidak dapat diketahui.

Namun, jika kuliner tersebut dicampur zat adiktif berbahaya, dapat menimbulkan ketagihan bagi pengkonsumsinya bila dinikmati.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Narkoba Asal Tiongkok Beredar di Indonesia

    MEDAN (EKSPOSnews): Gerakan Nasional Anti Narkotika Sumatera Utara mensinyalemen narkoba yang banyak beredar di Indonesia berasal dari Tiongkok.Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumut

  • satu minggu lalu

    Polres Kampar Ungkap Peredaran Narkoba di LP Bangkinang

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kampar, Provinsi Riau, mengungkap peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangkinang."Total 16 paket kecil

  • satu minggu lalu

    Mengolah Daun Mangrove Jadi Makanan Ringan

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Komunitas pencinta alam Tabuik Diving Club (TDC) Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengolah daun mangrove atau Rhizophora menjadi makanan ringan dan minuman seperti kerupuk dan teh

  • satu minggu lalu

    Mantan Wadir Narkoba Polda Kalbar di Tahan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mantan Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadir Resnarkoba) Polda Kalimantan Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Hartono menjalani penahanan di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Narkob

  • 2 minggu lalu

    Polisi Tangkap Pembawa Narkoba

    BANJARMASIN (EKSPOSnews): Anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin menangkap dua pelaku yang membawa narkoba jenis ekstasi dan sabu-sabu menggunakan truk angkutan buah."Keduanya disergap pa

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99