Rabu, 23 Mei 2018

USU-BNN Teliti Makanan Mengandung Narkoba

Oleh: alex
Selasa, 05 Des 2017 19:11
BAGIKAN:
istimewa.
Makanan.
MEDAN (EKSPOSnews): Lembaga Pemeriksa Halal Universitas Sumatera Utara dapat bekerja sama dengan Badan Narkortika Nasional dalam meneliti kuliner yang diduga dicampur dengan bahan mengandung narkoba jenis biji ganja.

"Bahan makanan yang diberikan bahan penyedap sejenis narkoba itu tidak dibenarkan dan melanggar ketentuan hukum," kata Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Hj Siti Aminah usai workshop Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) USU di Medan, Selasa 5 Desember 2017.

Menurut dia, pengusaha kuliner yang mencampurkan barang dagangannya dengan sejenis bahan narkoba adalah pembohongan kepada publik.

"Perbuatan itu dapat diberikan sanksi yang tegas kepada pengusaha kuliner tersebut," ujar Aminah.

Ia mengatakan, LPH USU yang baru saja terbentuk dapat menunjukkan kinerjannya kepada pemerintah dengan meneliti kuliner yang dianggap "bermasalah" agar tidak sampai menimbulkan kerugian kepada masyarakat.

LPH USU sebagai auditor makanan halal, memiliki kompetensi dari pemerintah dan harus dapat bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Sehubungan dengan itu, LPH USU dapat menurunkan tim yang dibantu BNN Provinsi Sumut mencari pengusaha kuliner yang mencampur makanan dengan narkoba," ucapnya.

Aminah berharap kepada LPH USU dapat meneliti bahan makanan tersebut di Laboratorium perguruan tinggi negeri itu.

Kemudian, jika memang benar terbukti kebenarannya, harus diumumkan kepada masyarakat untuk dapat diketahui secara luas.

Masyarakat jangan sampai tertipu atau dibohongi oleh pengusaha makanan yang tidak jujur dan hanya bertujuan mencari keuntungan saja, serta tidak memikirkan kesehatan konsumen.

"Makanan yang dicampur dengan bumbu penyedap narkoba, dikategorikan tidak halal dan harus dijauhi oleh masyarakat," katanya.

Sebelumnya, BNN Provinsi Sumut menemukan kuliner yang menjadi buruan masyarakat di Medan mengandung narkoba.

"Narkoba dari jenis biji ganja tersebut dicampur dalam ramuan rempah hingga sulit diurai. Kuliner khas tersebut bila dikonsumsi menimbulkan keinginan untuk terus menikmatinya," kata Penyuluh Ahli Madya BNN Sumut Luhut Mawardi Sihombing saat menjadi pembicara, di Deli Serdang, Minggu, (5/11).

Ia mengatakan, secara kasat mata dan rasa, ramuan makanan mengandung Narkoba tidak dapat diketahui.

Namun, jika kuliner tersebut dicampur zat adiktif berbahaya, dapat menimbulkan ketagihan bagi pengkonsumsinya bila dinikmati.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 8 jam lalu

    2 Personil Polda Sumut Positif Menggunakan Narkoba

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim Pusdokkes Mabes Polri melaksanakan tes urine terhadap 617 personel polisi dan aparatur sipil negara di lingkungan Polda Sumut.Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumu

  • kemarin

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepolisian Sektor Tampan, Resor Kota Pekanbaru berhasil menggagalkan upaya penyelundupan delapan kilogram narkoba jenis sabu-sabu senilai lebih dari Rp12 miliar tujuan Jakarta

  • 2 minggu lalu

    PTPN IV Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba

    SERBELAWAN (EKSPOSnews): Dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba sangat merugikan kesehatan baik fisik dan psikologis serta berpengaruh besar bagi kehidupan dan masa depan penggunanya, demikian dis

  • satu bulan lalu

    Koruptor Identik dengan Bandar Narkoba

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menilai korupsi merupakan kejahatan luar biasa setara bandar narkoba dan kejahatan seksual terhadap anak sehingga mengusulkan lara

  • satu bulan lalu

    Makanan Mengandung Cacing

    KARAWANG (EKSPOSnews): Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menunggu laporan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terkait temuan cacing dalam produk makarel kaleng."

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99