Rabu, 17 Okt 2018
  • Home
  • Kesehatan
  • Tim Satgas Terpadu Data Penderita Gizi Buruk di Asmat

Tim Satgas Terpadu Data Penderita Gizi Buruk di Asmat

Oleh: marsot
Rabu, 31 Jan 2018 05:17
BAGIKAN:
istimewa.
Warga Papua.
TIMIKA (EKSPOSnews): Tim Satgas Terpadu Kemanusiaan untuk Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, masih terus melakukan pendataan dan penanganan penderita gizi buruk dan campak di wilayah Agats.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal yang dihubungi dari Timika,  mengatakan tim yang melibatkan Polri, TNI, Kementerian Kesehatan, Pemkab Asmat dan unsur terkait itu masih terus melakukan pelayanan kesehatan di Asmat hingga kondisi para pasien benar-benar pulih kembali.

"Sampai sekarang bantuan obat-obatan dan bahan makan masih terus berdatangan ke Asmat dari berbagai instansi dan swasta yang ada di Provinsi Papua maupun dari luar Papua," jelas Kombes Kamal, Selasa 30 Januari 2018.

Berdasarkan data yang diterima dari Tim Satgas Kemanusiaan Asmat, hingga Selasa ini jumlah pasien rawat inap di Asmat masih tersisa 26 orang, 19 orang di antaranya dirawat di RSUD Asmat dan tujuh pasien di rawat di Aula Gereja Protestan Indonesia (GPI) Asmat.

Lima pasien yang masih rawat inap di RSUD Asmat didiagnosa terserang campak, 10 orang mengalami gizi buruk dan diare, serta empat orang mengalami demam.

Adapun tujuh pasien yang dirawat di Aula GPI seluruhnya mengalami gizi buruk.

Sebelumnya, jumlah pasien yang dirawat di Aula GPI sebanyak 47 orang.

Sebanyak 40 orang di antaranya telah dipulangkan ke rumah mereka masing-masing pada Selasa pagi menggunakan perahu motor milik Pemkab Asmat dengan membawa serta bahan kebutuhan pokok.

Sementara itu Tim Satgas Terpadu Kemanusiaan yang bertugas di Distrik Suru-suru juga terus memberikan pelayanan kepada warga, terutama anak-anak yang sakit. Di wilayah itu terdapat 42 anak dari empat kampung sudah mendapatkan vaksinasi campak oleh Tim Satgas Kemanusiaan.

Hal serupa dilakukan oleh Tim Satgas Terpadu Kemanusiaan yang bertugas di Distrik Ayib.

Sebanyak delapan orang tim yang terdiri atas dua dokter umum, empat perawat dan petugas lainnya sejak Minggu (28/1) hingga Senin (29/1) memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat bertempat di Puskesmas Comoro Distrik Ayib.

Total terdapat 13 balita yang mendapatkan pengobatan dan perawatan karena terindikasi terserang campak.

Dari jumlah itu, tujuh balita harus menjalani rawat inap dan enam lainnya hanya rawat jalan.

Tim yang sama juga melanjutkan pelayanan di Kampung Sato Yod, Distrik Ayip dengan memberikan vaksinasi campak kepada 31 balita serta membagi makanan atau asupan tambahan kepada ibu hamil dan para balita. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Mobil Calistung di Perbatasan Papua-PNG

    Tak hanya sebagai pasukan pengaman perbatasan saja. Akan tetapi, keberadaan Yonmek 521/DY di perbatasan RI-PNG, juga memiliki tugas dan kewajiban yang sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang c

  • 4 minggu lalu

    Bio Farma Ekspor Vaksin ke Papua Nugini

    BANDUNG (EKSPOSnews): Badan usaha milik negara penghasil vaksin PT Bio Farma melepas ekspor vaksin ke Papua Nugini untuk pertama kali pada 2018. "Kami mengekspor vaksin Polio (bOPV 20ds) untuk pengiri

  • satu bulan lalu

    Membangun Rumah Sekat di Papua

    TIMIKA (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua pada 2018 ini membangun rumah sehat dengan mengalokasikan dana otonomi khusus (Otsus) sebesar Rp16 miliar.Kepala Dinas Perumahan, Kawas

  • 2 bulan lalu

    TNI Tangkap Pemilik Ladang Ganja di Papua

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan Yonif 756/Wimane Sili (WMS) menangkap AL (36) yang teridentifikasi sebagai pengedar dan pemilik ladang gan

  • 3 bulan lalu

    BBKSDA Papua Tampung 11 Jenis Burung yang Dilindungi

    JAYAPURA (KICAU): Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua menampung sebanyak 81 ekor jenis satwa di kandang transit di Buper, Waena, Abepura, Kota Jayapura.Kepala BBKSDA Papua Timbu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99