Rabu, 27 Mei 2020
  • Home
  • Kesehatan
  • Terapi untuk Anak Autis, Berenang dengan Lumba-Lumba

Terapi untuk Anak Autis, Berenang dengan Lumba-Lumba

Kamis, 07 Jul 2016 13:33
BAGIKAN:
Ilustrasi
SINGARAJA (EKSPOSnews): Hotel Melka di kawasan Obyek Wisata Lovina, Kabupaten Buleleng, di provinsi Bali, menyediakan terapi berenang dengan lumba-lumba untuk anak-anak autis.

"Terapi memanfaatkan gelombang sonar dari lumba-lumba dipercayai dapat menyembuhkan autis jika rutin dilakukan," kata staf bagian pemasaran Hotel Melka, Putu Ardila di Lovina, Kamis 7 Juli 2016.

Ia mengatakan, pihak hotel melatih lumba-lumba jenis hidung botol atau bernama latin "tursiops aduncus" agar menjadi ramah bagi manusia dan dapat berenang bersama anak-anak.

Para pelatih lumba-lumba di Hotel Melka cukup piawai membuat satwa laut itu mampu melakukan beberapa atraksi dan terdapat lima ekor lumba-lumba di kolam berukuran besar berisikan air laut di hotel tersebut.

lumba-lumba di Hotel Melka sering membantu pasien anak-anak yang mengalami sakit autis. Mereka berinteraksi bersama lumba-lumba selama 20 hingga 30 menit.

"Di sini ada tiga kolam lumba-lumba. Terapi kepada pasien dilakukan satu bulan. Mereka bisa saja berkali-kali datang setelah merasakan perubahan," ucap kordinator trainer asal Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan ini.

Ardila juga memaparkan, terapi autis dengan lumba-lumba atau Dolpin Assisted Therapy (DAT) dapat memberi efek perbaikan kinerja pikiran dan fungsi tubuh secara tidak langsung.

Otak anak penderita autis, kata dia, perlahan-lahan mengalami perubahan efektif karena gelombang sonar dapat menembus jaringan syaraf manusia.

"Terapi dilakukan dengan berenang di kolam sambil berinteraksi bersama lumba-lumba. Sonar lumba-lumba itulah yang dicari pasien," tuturnya.(ant)

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99