Rabu, 20 Sep 2017

Sumbar bebas Mie Samyang

Oleh: Jallus
Senin, 19 Jun 2017 17:01
BAGIKAN:
istimewa
Mie instan.
PADANG (EKSPOSnews): Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan wilayah itu bebas dari peredaran Mie Samyang yang mengandung DNA babi.

"Kami sudah melakukan razia mie itu pada beberapa lokasi perbelanjaan di kota dan kabupaten di Sumbar sejak tiga hari lalu," kata Kepala BBPOM Sumbar, Zulkifli di Padang, Senin 19 Juni 2017.

Menurutnya mie tersebut sejauh ini tidak lagi ditemukan di lokasi-lokasi perbelanjaan di Kota Padang seperti Transmart, Foodmart, Plaza Andalas, SJS Plaza, Citra, Budiman dan beberapa toko di kawasan Pondok, Kecamatan Padang Selatan.

"Untuk kota Padang sepertinya tidak beredar lagi namun kami akan terus melakukan pengawasan," tambahnya.

Ia menjelaskan Mie Samyang yang mengandung DNA babi itu didistribusikan oleh PT Koin Jaya. Sedangkan Mie Samyang yang didistribusi oleh PT Sukadana dan Kornius itu tidak mengandung DNA babi.

"Kami imbau kepada masyarakat agar lebih teliti untuk membeli barang-barang tersebut, silahkan cek distributornya, tanggal kadaluarsa dan izin BPOMnya," ujarnya.

Sementara Divisi Manajer Makanan Transmart Padang, Regi Irawan mengatakan pihaknya telah menarik seluruh Mie Samyang yang disalurkan oleh PT Koin Jaya.

"Kamis telah menariknya sejak Jumat (16/6) ada sekitar dua kotak yang ditarik dari rak penjualan," kata dia.

Ia menegaskan pihaknya tidak lagi menjual barang tersebut hingga dapat izin dari BBPOM.

"Penarikan itu merupakan perintah dari pusat dan langsung kami jalankan pada Jumat lalu," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    BI Sumbar Kembangkan Bawang Merah

    PADANG (EKSPOSnews): Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar), bersama Pemerintah Kabupaten Solok menyepakati kerja sama dalam bidang pengembangan komoditas bawang merah di Padang."Ruang

  • 2 minggu lalu

    Pasar Tani di Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menggelar pasar tani empat kali dalam sebulan, pada hari Rabu, di lapangan parkir kantor gubernur setempat dalam upaya menggerakkan pe

  • 3 minggu lalu

    Balita Kekurangan Gizi di Sumbar

    PADANG ARO (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat menemukan 33 orang anak di bawah lima tahun (balita) kekurangan gizi berupa gizi buruk dan gizi kurang.Kepala

  • satu bulan lalu

    Sumbar Ajukan Pembangunan BTS

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengajukan permintaan pembangunan 38 BTS (Base Transceiver Station) untuk tiga kabupaten daerah 3T (daerah tertinggal terdepan dan terl

  • satu bulan lalu

    Konsep Smart City Nusantara Belum Diminati di Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Perseroan Terbatas Telkom Indonesia Tbk. (Persero) Sumatera Barat mengungkapkan konsep "Smart City Nusantara" yang ditawarkan kepada pemerintah daerah untuk digunakan dalam mening

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak