Senin, 15 Okt 2018

Sumbar Dukung Pemanfaatan Tananam Obat Herbal

Oleh: marsot.
Jumat, 13 Okt 2017 03:52
BAGIKAN:
istimewa.
Obat alami (herbal).
PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumbar mendukung pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan akupresur di daerah itu, agar masyarakat bisa mengatasi penyakit ringan secara mandiri tanpa harus pergi ke puskesmas.

"Ini tidak saja menguntungkan bagi masyarakat, tetapi juga bisa membantu beban puskesmas dan Rumah Sakit, karena itu kita dukung penuh," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Padang, Kamis 12 Oktober 2017.

Ia menyebutkan itu usai menerima tim penilai penerapan tanaman obat keluarga dari Kementerian Kesehatan RI.

Tanaman obat itu juga tidak membutuhkan lahan yang luas karena bisa ditanam di sekitar pekarangan rumah, meskipun juga bisa pada lahan khusus dengan tujuan komersil.

"Jadi kalau anggota keluarga sakit ringan seperti demam atau pilek, tidak harus langsung ke puskesmas. Bisa memanfaatkan tanaman obat yang ada di sekitar rumah," lanjut dia.

Namun pemanfaatan tanaman obat itu harus diiringi dengan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap khasiat tanaman dan bagaimana cara pemakaiannya.

Gerakan PKK bisa menjadi garda terdepan dalam hal itu karena memiliki kader hingga tingkat nagari dan kelurahan.

"Harus disinergikan program ini," kata dia.

Sementara itu salah seorang tim penilai penerapan tanaman obat keluarga dari Kementerian Kesehatan RI Ratna Ariani menyebutkan selain pemanfaatan tanaman obat, akupresur juga bisa membantu masyarakat dari gangguan penyakit ringan.

Akupresur adalah teknik penyembuhan tradisional dari China dengan menggunakan jari-jari tangan ataupun dengan menggunakan alat bantu seperti stik kayu (tusuk jari), dengan cara menekan titik-titik tertentu pada tubuh untuk memperlancar aliran chi dalam tubuh.

"Masyarakat memang perlu pelatihan khusus untuk bisa menggunakan teknik terapi ini," kata dia didampingi tim penilai lain diantaranya Dwi Kuncahyani SKM, MSi, Haryani SKM, MPHM, Dr. Agus Kamal Purba, Dr. Sri Hastuti Nainggolan, dan Rachmawati.

Penilaian tanaman obat itu akan dilakukan di Kota Payakumbuh, sebagai daerah yang dinilai cukup baik dalam pengembangan program itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    10 Kepala Daerah di Sumbar Dukung Jokowi

    PADANG (EKSPOSnews): Sepuluh Kepala Daerah terdiri atas delapan Bupati dan dua Wali Kota di Sumbar, di Padang mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo untuk kembali memimpin Indonesia untu

  • 4 minggu lalu

    Minang Geopark Brand Pariwisata Sumbar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Minang Geopark Run ditetapkan menjadi brand pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk mempromosikan dan menjual daya tarik pariwisata Sumbar berupa budaya, alam, dan buat

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumbar Periksa Saksi Korupsi Bansos

    PADANG (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Sumbar) segera memeriksa puluhan saksi dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Solok tahun anggaran 2009 dan 2010."Ada 2

  • 2 bulan lalu

    5 Terduga Teroris Diamankan di Sumbar Jaringan JAD

    PADANG (EKSPOSnews): Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Pol Syamsi mengungkapkan lima terduga teroris yang diamankan di daerah itu diiduga merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daul

  • 3 bulan lalu

    Sumbar Siapkan 500 Orang Pencari Kerja Magang ke Jepang

    PADANG (EKSPOSnews): Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 500 orang pencari kerja untuk magang ke Jepang pada tahun 2018."Program magang ke J

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99