Sabtu, 18 Nov 2017

Sumbar Dukung Pemanfaatan Tananam Obat Herbal

Oleh: marsot.
Jumat, 13 Okt 2017 03:52
BAGIKAN:
istimewa.
Obat alami (herbal).
PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumbar mendukung pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan akupresur di daerah itu, agar masyarakat bisa mengatasi penyakit ringan secara mandiri tanpa harus pergi ke puskesmas.

"Ini tidak saja menguntungkan bagi masyarakat, tetapi juga bisa membantu beban puskesmas dan Rumah Sakit, karena itu kita dukung penuh," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Padang, Kamis 12 Oktober 2017.

Ia menyebutkan itu usai menerima tim penilai penerapan tanaman obat keluarga dari Kementerian Kesehatan RI.

Tanaman obat itu juga tidak membutuhkan lahan yang luas karena bisa ditanam di sekitar pekarangan rumah, meskipun juga bisa pada lahan khusus dengan tujuan komersil.

"Jadi kalau anggota keluarga sakit ringan seperti demam atau pilek, tidak harus langsung ke puskesmas. Bisa memanfaatkan tanaman obat yang ada di sekitar rumah," lanjut dia.

Namun pemanfaatan tanaman obat itu harus diiringi dengan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap khasiat tanaman dan bagaimana cara pemakaiannya.

Gerakan PKK bisa menjadi garda terdepan dalam hal itu karena memiliki kader hingga tingkat nagari dan kelurahan.

"Harus disinergikan program ini," kata dia.

Sementara itu salah seorang tim penilai penerapan tanaman obat keluarga dari Kementerian Kesehatan RI Ratna Ariani menyebutkan selain pemanfaatan tanaman obat, akupresur juga bisa membantu masyarakat dari gangguan penyakit ringan.

Akupresur adalah teknik penyembuhan tradisional dari China dengan menggunakan jari-jari tangan ataupun dengan menggunakan alat bantu seperti stik kayu (tusuk jari), dengan cara menekan titik-titik tertentu pada tubuh untuk memperlancar aliran chi dalam tubuh.

"Masyarakat memang perlu pelatihan khusus untuk bisa menggunakan teknik terapi ini," kata dia didampingi tim penilai lain diantaranya Dwi Kuncahyani SKM, MSi, Haryani SKM, MPHM, Dr. Agus Kamal Purba, Dr. Sri Hastuti Nainggolan, dan Rachmawati.

Penilaian tanaman obat itu akan dilakukan di Kota Payakumbuh, sebagai daerah yang dinilai cukup baik dalam pengembangan program itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Membangun Ikon Wisata Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mendorong daerah itu untuk memiliki ikon wisata yang siap secara konsep dan infrastruktur hingga benar-benar mampu menjadi daya tarik ba

  • satu minggu lalu

    Pertamina Bantu Sekolah di Sumbar

    PARIAMAN (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I memberikan program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pendidikan kepada SMA Negeri 2 Batang Anai, Pariaman, Sumater

  • 3 minggu lalu

    Sumbar Butuh Guru dan Akuntan

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membutuhkan 3.105 tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi kebutuhan guru dan akuntan untuk mendampingi nagari penerima dana desa."Kebut

  • satu bulan lalu

    Sumbar Harus Mampu Gaet Investor

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat harus bisa memanfaatkan investor 15 negara yang hadir dalam "Regional Invesment Forum" di Padang 15-17 Oktober 2017 agar berinvestasi di daerah

  • 2 bulan lalu

    Wah...Warga Sumbar Ternyata Tak Demokratis

    PADANG (EKSPOSnews): Kabar kurang menggembirakan kembali melingkupi warga Sumatera Barat setelah Badan Pusat Statistik merilis hasil survei Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2016 yang menempatkan provi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99