Kamis, 16 Agu 2018

Rumah Sakit Wajib Layani Pasien

Oleh: Marsot
Selasa, 12 Sep 2017 10:24
BAGIKAN:
istimewa
Rumah Sakit.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Oscar Primadi menegaskan bahwa rumah sakit wajib melayani pasien dengan kondisi gawat darurat tanpa mempertimbangkan biaya atau jaminan kesehatan pasien.

Dalam keterangan tertulis yang dikutip dari laman resmi Kemenkes di Jakarta,  Oscar menekankan bahwa pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa mendapatkan pelayanan kegawatdaruratan di rumah sakit yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan tidak dikenakan biaya.

Undang-Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, mewajibkan rumah sakit untuk mengutamakan penyelamatan nyawa pasien dan tidak boleh meminta uang muka.

"Semua rumah sakit, baik yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan atau belum, wajib memberikan pelayanan gawat darurat pada pasien yang membutuhkan. Peserta BPJS Kesehatan tersebut tidak boleh ditagih biaya, karena sebenarnya RS dapat menagihkan pelayanan kegawatdaruratan pasien JKN tadi kepada BPJS Kesehatan," tutur Oscar, Selasa 12 September 2017.

Berdasarkan Undang-undang Rumah Sakit, pemerintah dapat memberikan sanksi berupa teguran lisan, teguran tertulis hingga pencabutan izin rumah sakit apabila terbukti terdapat kelalaian.

Untuk memberikan sanksi tersebut, perlu dilakukan penelusuran mendalam atas kejadian atau dilakukan audit medis.

Saat ini, Kementerian Kesehatan telah meminta Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan penelusuran dan indentifikasi kejadian ke rumah sakit terkait dan keluarga pasien bayi perempuan bernama Debora (empat bulan) yang meninggal dunia saat mendapat penanganan kegawatdaruratan di IGD Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres Jakarta.

Sementara itu dari sisi penyelenggara layanan, sesuai ketentuan dan standar akreditasi, pihak rumah sakit harus menginformasikan tarif pelayanan termasuk tarif NICU dan PICU, apalagi jika diminta informasi oleh pasien atau keluarga.

Sebelumnya berdasarkan keterangan tertulis pihak RS Mitra Keluarga Kalideres disebutkan telah melakukan penanganan kegawatdaruratan dalam rangka penyelamatan nyawa pasien.

Meski demikian pemerintah dalam hal ini Kemenkes menantikan hasil penelusuran dari Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta dan BPRS atas kejadian tersebut.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Polisi Segel Tempat Pengolahan Limbah 3 Rumah Sakit di Meulaboh

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Aceh Barat, Polda Aceh menyegel tempat penyimpanan pengelolaan limbah dari tiga rumah sakit, karena lokasi keberadaan tempat penyimpanan sementara limbah itu be

  • satu minggu lalu

    Peserta BPJS Kesehatan Kurang Mendapatkan Pelayanan di Rumah Sakit

    PADANG ARO (EKSPOSnews):Anggota Komisi IX DPR RI, Suir Syam mengatakan banyak pasien yang berobat menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kurang terlayani saat di rumah s

  • 3 minggu lalu

    Masih Susah Mendapatkan Ruangan Rawap Inap di Rumah Sakit

    JAKARTA (EKSPOSnews): Lembaga Pengawas Jaminan Kesehatan Nasional, Jamkes Watch mengungkapkan pasien masih sulit mendapatkan kamar rawat inap dan ICU/NICU di rumah sakit."Persoalan kebutuhan kamar raw

  • 2 bulan lalu

    Rumah Sakit Unand Miliki Peralatan Pengobatan Kanker

    PADANG (EKSPOSnews): Rumah Sakit (RS) Pendidikan Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumbar meluncurkan pelayanan pengobatan radioterapi untuk penyakit kanker."Setelah dizinkan pada 21 Mei 2018 lalu,

  • 4 bulan lalu

    Penonton Antusias Nonton Rumah Sakit Jiwa, Teater Tigakoma

     KUDUS (EKSPOSnews): Pentas Teater Tigakoma Kudus malam tadi telah berhasil dilaksanakan dengan menuai pujian dari penonton. Pentas ini sekaligus menjadi pentas produksi ke-13 dengan naskah RSJ k

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99