Senin, 22 Okt 2018
  • Home
  • Kesehatan
  • Peserta BPJS Kesehatan Kurang Mendapatkan Pelayanan di Rumah Sakit

Peserta BPJS Kesehatan Kurang Mendapatkan Pelayanan di Rumah Sakit

Oleh: marsot
Rabu, 08 Agu 2018 03:37
BAGIKAN:
istimewa.
Kartu BPJS Kesehatan.
PADANG ARO (EKSPOSnews):Anggota Komisi IX DPR RI, Suir Syam mengatakan banyak pasien yang berobat menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kurang terlayani saat di rumah sakit padahal mereka sudah membayarnya.

"Banyak tenaga kesehatan di rumah sakit tidak mengerti mekanisme berobat menggunakan BPJS Kesehatan sehingga pasien kurang terlayani. Keluhan seperti ini banyak kami terima," katanya saat Sosialisasi Germas di Padang Aro, Selasa 7 Augustus 2018.

Sebagai contoh, sebutnya masyarakat saat dirujuk dari Puskesmas ke rumah sakit padahal belum sembuh tapi sudah disuruh pulang dengan alasan paketnya habis.

Padahal, tambahnya kalau sudah pasien BPJS kemana pun berobat mereka sudah bayar. Kalau rumah sakit daerah tidak sanggup menanganinya bisa dirujuk ke yang lebih tinggi asalkan jangan disuruh pulang tapi belum sembuh.

"Kontrak pasien BPJS itu sampai mereka sembuh dan kalau rumah sakit daerah tidak sanggup mereka bisa merujuknya," terangnya.

Selain itu, lanjutnya ketersediaan obat bagi pasien BPJS juga harus dipenuhi sebab itu juga menjadi haknya.

"Kalau ada pasien BPJS yang diresepkan dokter lima obat sementara dirumah sakit hanya ada tiga dan pihak rumah sakit wajib membelikan keluar sisanya," katanya.

Dia menyebutkan BPJS Kesehatan itu sudah ditanggung oleh negara walaupun ada defisit akan ditanggung oleh APBN.

Untuk 2017, BPJS Kesehatan mengalami defisit Rp7 triliun dan pada 2018 diperkirakan Rp8 hingga 10 triliun dan itu semua ditanggung pemerintah.

Dalam Undang-undang, tambahnya mulai 1 Januari 2019 seluruh warga negara Indonesia wajib jadi peserta BPJS Kesehatan.

Agar ini terealisasi, lanjutnya pemerintah daerah harus mengawal agar semua masyarakatnya terdaftar BPJS.

Kalau ada masyarakat miskin yang tidak mampu bayar, katanya, akan ditanggung oleh pemerintah sehingga Pemkab harus turun langsung ke masyarakat agar semua ini terdaftar.

"Seluruh masyarakat Indonesia memiliki hak yang sama atas kesehatan oleh sebab itu ada sistem kesehatan nasional yang namanya BPJS kesehatan," terangnya.

Bagi yang mampu bayar sendiri tetapi bagi yang tidak mampu ada anggarannya dan itu tidak terbatas.

"Sekarang sudah 98 juta orang masyarakat Indonesia yang dibayarkan iurannya oleh pemerintah dan itu 40 persen dari jumlah penduduk," katanya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Presiden Tegur Manajemen BPJS Kesehatan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menegur dan meminta BPJS Kesehatan untuk mengembangkan manajemen sistem yang lebih baik dan lebih jelas agar rumah sakit memiliki kepastian pembayaran yang j

  • 4 minggu lalu

    Pajak Rokok Tambal Defisit BPJS Kesehatan, Tabrak Undang-Undang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komite Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) menilai keputusan pemerintah menggunakan pajak rokok untuk menutup defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan melalui

  • 2 bulan lalu

    Pemkab Pasaman Barat Bangun Rumah Sakit

    SIMPANG EMPAT (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak bertaraf nasional senilai Rp134 miliar lebih."Benar, in

  • 2 bulan lalu

    Polisi Segel Tempat Pengolahan Limbah 3 Rumah Sakit di Meulaboh

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Aceh Barat, Polda Aceh menyegel tempat penyimpanan pengelolaan limbah dari tiga rumah sakit, karena lokasi keberadaan tempat penyimpanan sementara limbah itu be

  • 2 bulan lalu

    Karyawan PTPN IV Ikuti Sosialisasi BPJS Kesehatan

    MEDAN (EKSPOSnews): Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PTPN IV Rizal H. Damanik mengucapkan selamat datang kepada Kepala Cabang BPJS Medan Ari Dwi Aryani beserta jajarannya di PTPN IV Medan dalam r

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99