Rabu, 20 Feb 2019

Penjernih Air untuk Kebutuhan Medis di Palu

Oleh: alex
Selasa, 02 Okt 2018 03:39
BAGIKAN:
reuters.
Air.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Kesehatan(Kemenkes) mengirimkan obat penjernih air untuk menghasilkan penggunaan air bersih yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan medis.

"Dari kami akan mengirim penjernih air dari Makassar, 1000-an lebih untuk setiap 70 liter air yang dibersihkan," kata Menteri Kesehatan(Menkes), Nila Moeloek di kantor Kemenkes Jakarta, Senin 1 Oktober 2018.

Dia mengatakan air bersih sangat diperlukan untuk kebutuhan tindakan medis.

Selain itu, Menkes juga mengatakan rumah sakit membutuhkan listrik agar bisa melakukan tindakan operasi.

"Tindakan operasi membutuhkan perlu listrik, dan genset tidak ada BBM-nya. Rumah sakit mempunyai genset, tetapi ngga ada BBM-nya," kata Menkes.

Dia menekankan bahwa petugas kesehatan akan sulit melakukan tindakan selama kamar operasi belum optimal.

Menkes mengatakan untuk saat ini obat-obatan masih cukup, namun masih memerlukan stok untuk keperluan di hari-hari berikutnya.

Selain itu para tenaga medis yang sudah dikerahkan oleh Kemenkes sejak Sabtu (29/9) juga telah berada di lokasi bencana di Palu.

Menkes mengatakan Kemenkes berupaya mengirimkan Antitetanus Serum (ATS) bekerja sama dengan PT Bio Farma untuk pengobatan tetanus. Luka para korban yang terus menerus terbuka dikhawatirkan bisa terinfeksi bakteri dan mengakibatkan tetanus.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Tunggakan BPJS Kesehatan Ganggu Industri Farmasi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Indonesia menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk melaporkan perihal tunggakan utang BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan, yang berdampak p

  • satu bulan lalu

    BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru Berikan Rapor Merah

    PEKANBARU (EKSPOSnews): BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, mencatat sebanyak 92 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) mendapat "rapor merah" dan kini mengalami penyesuaian kapitasi periode Januari-

  • satu bulan lalu

    Anak Baru Lahir Harus Didaftar ke BPJS Kesehatan

    AMBON (EKSPOSnews): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)-Kesehatan Cabang Ambon mengawali tahun 2019 dengan menggelar sosialisasi kepada Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Maluku yang difokusk

  • 2 bulan lalu

    Bayi Dalam Kandungan Tak Perlu Didaftar Jadi Peserta BPJS Kesehatan

    PADANG (EKSPOSnews): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menyampaikan bahwa bayi yang masih di dalam kandungan ibunya tidak perlu lagi didaftarkan, dan ketika lahir baru didaftarkan sebagai p

  • 3 bulan lalu

    Memberikan Pelayanan Kesehatan Bagi Suku Anak Dalam

    JAMBI (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batanghari memberikan pelayanan kesehatan dan menggelar Bakti Sosial (Baksos) di pemukiman warga orang rimba atau Suku Anak Dalam (SAD) yang berm

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99