Selasa, 23 Jul 2019

Pengembangan Otak Anak Stunting Tak Bisa Pulih

Oleh: alex
Jumat, 12 Apr 2019 03:20
BAGIKAN:
istimewa.
Anak-anak.
JAKARTA (EKSPOSnews): Ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor menyebutkan perkembangan otak anak yang mengalami stunting atau kekerdilan tidak akan bisa pulih atau diperbaiki dengan asupan gizi setelah melewati usia dua tahun.

"Yang dikhawatirkan dari stunting itu adalah bahwa perkembangan otak ini yang tidak bisa pulih," kata Guru Besar bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor Prof Ali Khomsan saat dihubungi di Jakarta, Kamis 11 April 2019.

Dia menjelaskan bahwa dampak dari anak yang stunting bisa bersifat fisik dan nonfisik. Dampak fisik kekerdilan berpengaruh pada pertumbuhan fisik anak yang pendek, sementara dampak nonfisik adalah intelektual atau kemampuan berpikir anak yang tidak bisa tumbuh.

Pencegahan stunting bisa dilakukan sejak usia remaja putri agar tidak mengalami masalah gizi, ibu hamil yang tidak kekurangan gizi, dan anak baru lahir hingga usia dua tahun yang juga tidak memiliki masalah gizi.

Jika pada saat remaja seorang calon ibu sudah mengalami masalah kesehatan, kemudian pada saat hamil kurang gizi, dan bayinya yang baru lahir tidak tercukupi gizinya bisa berpotensi mengalami stunting yang berpengaruh pada perkembangan otak dan pertumbuhan fisiknya.

Apabila seorang anak mengalami stunting, kemampuan intelektualnya atau IQ yang dimiliki tidak akan bisa menyamai anak yang normal atau tidak mengalami kekerdilan.

Namun Prof Ali mengemukakan pertumbuhan fisik anak yang mengalami stunting masih bisa dikejar selama masa pertumbuhannya hingga usia 18 tahun.

"Ketika makanannya semakin baik, anak itu pertumbuhannya akan baik. Tetapi yang tidak bisa dikembalikan adalah perkembangan otaknya. Oleh karena itu insya Allah fisiknya juga bisa pulih, tapi otaknya barangkali yang harus diwaspadai," kata dia. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Gandeng Mitsubishi

    JAKARTA (EKSPOSnews):Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung bekerja sama dengan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK)

  • 3 bulan lalu

    Pengembangan Pesawat N219 Dorong Industri Lokal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan pengembangan pesawat N219 makin mendorong industri dalam negeri untuk memasok komponen-komponen pembuatan pesawat."P

  • 4 bulan lalu

    Balita di Kampar Terancam Stunting

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Seratusan balita di sejumlah desa di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau diindikasi terancam dan sebagian lainnya mengalami stunting akibat pola asupan gizi yang rendah dan tempat

  • 4 bulan lalu

    Kasus Stunting di Palangka Raya Parah

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul mengakui, kasus stunting yang terjadi di wilayahnya menempati peringkat keempat terburuk se-Indonesia."Kasus stuntin

  • 5 bulan lalu

    Mengkaji Pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah

    TANJUNG BALAI KARIMUN (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menyiapkan perencanaan dan rincian desain teknis atau DED (detail engineering design) untuk pengembangan, terutama pena

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99