Jumat, 17 Agu 2018

Pendidikan Gizi Sejak Usia Dini

Oleh: alex
Jumat, 19 Jan 2018 18:55
BAGIKAN:
marsot
Makanan.
PADANG (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang, Sumatera Barat menyarankan agar orang tua memberikan pendidikan gizi kepada anak ketika masih berusia dini untuk menghindarkan terjadinya kelebihan maupun kekurangan berat badan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Sumbar, Depitra Wiguna di Padang,  mengatakan orang tua merupakan kunci utama bagi anak untuk pemenuhan gizi.

"Sehingga makanan apapun yang diberikan oleh orangtua kepada anak ketika masih kecil akan menjadi kebiasaannya dikemudian hari," tambah dia, Jumat 19 Januari 2018.

Saat ini kebanyakan orang tua memberikan makanan yang berasal dari pabrikan kepada anak dan mengandung kadar gula yang tinggi, hal demikian jika terus menerus dilakukan akan menyebabkan kelebihan berat badan bagi anak.

"Jika anak mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, tidak tertutup kemungkinan akan menimbulkan penyakit," ujarnya.

Oleh karena itu, pemberian makanan bergizi kepada anak juga disesuaikan dengan umur, pada umur enam bulan pertama maka makanan terbaik adalah Air Susu Ibu (ASI) eksklusif.

Sedangkan jika di atas enam hingga satu tahun maka diberikan makanan pendamping lain yang bergizi secara bertahap, seperti mengajarkan untuk memakan sayur-sayuran dan buah-buahan, sehingga anak akan menjadi terbiasa.

Selain itu, anak dibiasakan untuk melakukan aktivitas, ajak anak berinteraksi dan lain sebagainya, sehingga perkembangan motorik anak juga dapat berjalan dengan seimbang.

Sementara itu, Presiden Indonesian Nutrition Association (INA) Luciana B Sutanto mengatakan orang tua perlu memahami pengetahuan gizi seimbang sehingga dapat mengaplikasikannya dalam pola makan keluarga setiap hari.

"Dengan demikian, anggota keluarga selalu memperoleh kecukupan asupan gizi yakni karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, dan air dengan komposisi berimbang," tambahnya.

Ia menyebutkan salah satu kunci makan sehat adalah makan bervariasi atau berganti-ganti jenis makanan untuk membantu melengkapi kebutuhan zat gizi.

"Untuk menjaga kesehatan, makanlah teratur dengan jadwal 3 kali makan utama (pagi, siang, malam) dan 2-3 kali selingan. Selain itu, konsumsi gula, garam, dan minyak harus dibatasi," lanjutnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Perkawinan Usia Dini Semakin Meningkat

    BANJARMASIN (EKSPOSnews): Anggota Komisi IV Bidang Kesra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan Misri Syarkawie berpendapat, perkawinan usia dini tampaknya dilematis.Pendapat tersebut menja

  • tahun lalu

    Pendidikan Seks Usia Dini, Penting Lho!

    SUKABUMI (EKSPOSnews): Pendidikan seks usia dini penting diberikan kepada anak-anak sesuai umur seperti dalam memahami kondisi tubuhnya yang bertujuan untuk mengantisipasi kekerasan seksual dan seks b

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99