Selasa, 17 Sep 2019

Penderita Gagal Ginjal Melonjak

Oleh: Jallus
Rabu, 26 Jun 2019 05:36
BAGIKAN:
istimewa.
Ginjal.
TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat dalam kurun waktu delapan tahun terakhir (2011-2019) jumlah penderita penyakit gagal ginjal di wilayah setempat meningkat sepuluh kali lipat.

"Tahun 2011 penderita gagal ginjal hanya 85 orang, tahun 2019 sudah mencapai sekitar 800 orang," kata Kepala Dinkes Kepri, Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Selasa 25 Juni 2019.

Tjetjep mengatakan, saat ini 800 penderita gagal ginjal itu terpaksa harus menjalani hemodialisis atau cuci darah sebanyak dua sampai tiga kali dalam sepekan di rumah sakit yang sudah memiliki peralatan cuci darah.

Dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri, kata dia, baru Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Karimun yang sudah memiliki alat pencuci darah.

Sementara Kabupaten Natuna, Kabupaten Anambas, dan Kabupaten Lingga sampai sejauh ini masih belum punya.

"Bagi daerah yang belum punya alat cuci darah, warganya terpaksa menyeberang ke Batam atau Tanjungpinang untuk berobat dan tentunya dengan biaya yang tidak sedikit pula," imbuhnya.

Dia menambahkan, salah satu faktor penyebab seseorang menderita gagal ginjal ialah pola hidup yang tidak sehat, yakni mengonsumsi minuman kaleng secara berlebihan.

Minuman kaleng mengandung gula dan bahan pengawet yang sangat tinggi, sehingga berdampak jangka panjang terhadap ginjal.

"Harus dikurangi karena efek sampingnya sangat tidak baik buat kesehatan ginjal kita," sebutnya.

Tjetjep memberikan tujuh tips buat masyarakat untuk menjaga supaya ginjal tetap sehat, antara lain mengatur pola makan, olahraga rutin, menjaga berat badan, menghindari konsumsi alkohol dan rokok, mengontrol tekanan darah, memgonsumsi air putih delapan gelas sehari, serta menghindari beberapa obat dan suplemen.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Terima Penderita Stroke Tiap Hari

    JAKARTA (EKSPOSnews): Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) menerima 350 pasien stroke setiap harinya dari total 500 kunjungan rawat jalan dengan berbagai macam penyakit."Seluruh kasus neurologi, ot

  • 2 bulan lalu

    Menekan Penderita Penyakit Kanker Serviks

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), berhasil menekan angka penderita kanker serviks dengan meningkatkan uji inspeksi visual asam asetat (IVA) bagi perempuan di kab

  • 3 bulan lalu

    Penderita Gagal Ginjal di Kepri Meningkat

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat jumlah penderita gagal ginjal di wilayah itu lebih dari 800 orang.Kepala Dinkes Kepri, Tidak Yudiana di Ta

  • 3 bulan lalu

    Penderita HIV-AIDS di Kupang Meningkat

    KUPANG (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendata jumlah penderita penyakit Human Immunodeficiency Virus-Acquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV-AIDS) di kota itu sa

  • 6 bulan lalu

    Penderita HIV/AIDS di Kepri Memprihatinkan

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Angka penderita HIV/Aids di Provinsi Kepulauan Riau sangat memprihatinkan berdasarkan hasil survei Dinas Kesehatan setempat."Dari jumlah homoseksual, waria dan PSK yang kam

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99