Minggu, 23 Feb 2020

Penderita Diabetes di Indonesia Meningkat Terus

Selasa, 28 Jun 2016 19:24
BAGIKAN:
JAKARTA (EKSPOSnews): Diabetes merupakan salah satu penyakit paling umum di Indonesia. Djoko menuturkan dalam 20 tahun terakhir penderita diabetes di Indonesia meningkat 67%. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan penderita diabetes di Amerika Serikat dan Eropa yang masing-masing hanya tumbuh 25% dan 27%.

Mengapa penderita diabetes di Indonesia terus meningkat? Djoko menjelaskan ini terjadi karena terjadi perubahan gaya hidup. Penyebabnya antara lain terlalu banyak makan, kurang olahraga dan terlalu sering terpapar radikal bebas.

Sebanyak 85% penderita diabetes di Indonesia berusia tua. Penyebab utamanya akibat faktor kegemukan sentral yang cirinya bisa dilihat dari lingkar pinggang untuk pria lebih dari 90 centimeter dan wanita lebih dari 80 centimeter. “Diabetes memang bisa disebabkan oleh keturunan tetapi sebagian besar justru disebabkan oleh perubahan gaya hidup,” katanya belum lama ini.

Risiko diabetes setelah lebaran biasanya meningkat karena banyak mengonsumsi makanan manis. Djoko menuturkan banyak ahli menyatakan makanan manis bahkan lebih berbahaya dibandingkan dengan makanan berlemak atau yang mengandung kolesterol tinggi. Pasalnya, makanan manis akan menghabiskan hormone insulin yang bisa merusak metabolisme tubuh. Akibatnya bisa memicu kerusakan pembuluh darah dan kegemukan sentral.

Bagi yang memiliki bakat diabetes, makanan manis sebaiknya sama sekali dihindari. Adapun konsumsi gula yang disarankan hanya sekitar 15 gram per hari. Ini setara dengan 1 sendok makan. Namun, saat lebaran bisa dipastikan konsumsi gula meningkat sangat pesat sehingga memicu risiko diabetes.

Pendetita diabetes biasanya disaranka untuk mengikuti tata cara diet 3J yaitu diet sesuai jadwal, jenis dan jumlah. Dalam hal jadwal penderita diabetes disarankan tiga kali makan besar dan 3 kali makan kecil dalam sehari. Adapun jadwal makan kecil yaitu pada jam 10.00, jam 17.00, dan jam 22.00. Makanan yang dikonsumsi harus yang mengandung serat dan berkalori seperti sayur dan buah.

Jenis makanan juga yang dikonsumsi harus yang mengandung karbohidrat alami. Khusus untuk nasi disarankan memakan nasi merah. Sementara itu, mie instan harus betul-betul dihindari karena bisa membahayakan penderita diabetes. “Kebutuhan kalori penderita diabetes sekitar 1500 kalori per hari. Takaranya rata-rata lima sendok nasi saat sarapan, delapan sendok saat makan siang, dan lima sendok nasi untuk makan malam,” tambahnya.

Lantas bagaimana menghindari diabetessetelah lebaran? Djoko menuturkan pola makan harus kembali ke menu normal. Artinya, mulailah mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat dan menghindari makanan berlemak atau berkolesterol tinggi.

Langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah aktivitas fisik. Hal ini bisa dilakukan dengan giat melakukan olahraga. (em)

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Selamat Bekerja Para Menteri

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik 34 menteri  Kabinet Indonesia Maju dan empat kepala lembaga di Istana Negara, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019.Para menteri yang dilan

  • 6 bulan lalu

    Penyelundupan Barang China Rugikan Indonesia Triliunan Rupiah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penyelundupan jutaan produk ilegal asal China dan potensi kerugian negara akibat masuknya barang-barang ilegal ini diperkirakan mencapai Rp

  • 8 bulan lalu

    Jepang Buka Lowongan Bagi Calon Pekerja Migran Indonesia

    MANADO (EKSPOSnews): Peluang kerja ke luar negeri terbuka lebar bagi calon-calon pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sulut yang ingin bekerja di negara Jepang."Hal ini menyusul ditandatanganinya Memor

  • 9 bulan lalu

    Aroma Kopi Indonesia di Jerman

    JAKARTA (EKSPOSnews): Booth kopi Indonesia kembali menjadi magnet di ajang pameran kopi internasional “specialty coffee internasional, World of Coffee 2019 Berlin, Jerman, yang berlangsung dari tang

  • 9 bulan lalu

    Semen Indonesia Group Santuni Anak Yatim di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Semen Indonesia Group (SMIG) memberikan santunan kepada 231 anak yatim yang berada di daerah operasi perusahaan tersebut yakni Lhoknga dan Leupung Kabupaten Aceh Besar, Provin

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99