Kamis, 21 Mar 2019

Pemerintah Tutup 243 perguruan tinggi swasta

Oleh: marsot
Rabu, 20 Feb 2019 04:06
BAGIKAN:
istimewa.
Perguruan Tinggi.
MEDAN (EKSPOSnews): Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, mengatakan, pemerintah hingga saat ini telah menutup 243 perguruan tinggi swasta atau PTS di Tanah Air, karena dianggap bermasalah dan tidak mematuhi peraturan.

"Izin operasional PTS itu, dibekukan sehingga lembaga pendidikan tersebut tidak dibenarkan lagi menerima mahasiswa baru," kata Nasir, usai sebagai pembicara utama pada Sidang Paripurna Majelis Senat Akademi PTNBN 2019, di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara di Medan, Selasa 19 Februari 2019.

Kemenristekdikti mencabut izin PTS itu, menurut dia, setelah melakukan berbagai pertimbangan dan kajian, serta tidak mungkin lagi dipertahankan.

"PTS tersebut, dihentikan beroperasi karena melakukan pelanggaran yang cukup berat dan mengeluarkan ijasah Strata (S-1) palsu, serta memperjualkan belikan dokumen penting tersebut," ujar Nasir.

Ia menyebutkan, PTS tersebut, tidak dapat berkembang lagi dan kekurangan mahasiswa, tidak memiliki lahan/tanah untuk dibangun gedung kuliah.

Kemudian, PTS yang tidak memenuhi persyaratan, beberapa kali mendapat peringatan dari Kemenristekdikti, dan kesalahan lainnya.

"Kemenristekdikti tetap melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap PTS, sehingga dapat lebih maju dan berkembang," ucap dia.

Ketika ditanyakan PTS yang ditutup di wilayah Sumatera Utara, Nasir mengatakan tidak mengetahuinya.

"Silahkan tanyakan saja kepada Kopertis Wilayah I Sumut, karena institusi itu yang mengetahui PTS-PTS itu," kata dia.

Sebelumnya Nasir mengatakan, kuliah secara "online" atau pembelajaran secara daring dapat meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di perguruan tinggi.

"Kuliah online tersebut merupakan pembelajaran baru, dan tengah diuji coba oleh tujuh perguruan tinggi di tanah air," kata dia.

Uji coba pembelajaran secara daring atau "e-learning", menurut dia, mulai dilaksanakan pada awal Februari 2019.

"Diharapkan pembelajaran melalui online, dapat diterapkan di lingkungan perguruan tinggi, dan termasuk pada Universitas Sumatera Utara," ujar dia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Pemerintah Siap Kirim Delegasi ke Uni Eropa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah siap mengirim delegasi ke Uni Eropa untuk memberikan penjelasan sebagai respons atas langkah diskriminatif terhadap sawit, yang telah dianggap sebagai komoditas berisi

  • 3 minggu lalu

    Pemerintah Aceh Bertekad Tekan Angka Kekerdilan

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Aceh bertekad menurunkan angka kekerdilan atau kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak akibat kekurangan gizi yakni berada di bawah angka nasional yang s

  • satu bulan lalu

    Belanja Barang Pemerintah Masih Jadi Lahan Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui kebocoran APBN Tahun 2018 memang terjadi, namun angkanya berkisar sekitar 2,5 persen dari total anggaran senilai Rp2.200 triliun."Bukan 25 per

  • 3 bulan lalu

    Pemerintah Diminta Terbuka Soal Jatuhnya Lion Air

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Lembaga Studi Hukum Indonesia (LSHI) Laksanto Utomo meminta pemerintah untuk lebih transparan dalam menindaklanjuti jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 di Tanjung Pakis

  • 5 bulan lalu

    Menanti Tindakan Tegas Pemerintah dalam Dunia Penerbangan Nasional

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tidak lama setelah pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 jatuh di Tanjung Karawang, Senin (29/10), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan akan memberi sanksi tegas dengan memp

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99