Rabu, 27 Mei 2020

Obat Palsu Banyak Beredar di Sekitar Anda

Senin, 22 Agu 2016 10:15
BAGIKAN:
ist
Obat (ilustrasi).

JAKARTA (EKSPOSnews): Entah sadar atau tidak. Pernah beli atau tidak. Ternyata obat palsu banyak beredar di sekitar kita.

Obat ilegal atau obat palsu sangat mudah ditemukan di pasar. Ada yang dijual lewat internet, lewat apotik, dan penjual obat yang dipajang di pinggir jalan.

Coba Anda perhatikan hampir disetiap jalan ada penjual obat kuat. Obat tersebut apakah ilegal atau palsu, hanya pihak yang berwajib yang dapat menentukannya.

Kepala Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan)  Penny L. Lukito mengungkapkan bahwa sekitar 2 persen obat yang beredar di pasar ternyata obat palsu.

"Secara internasional ada sekitar 10 sampai 20 persen obat palsu yang beredar. Berdasarkan pengawasan kami, sekitar 2 persen obat yang beredar adalah obat palsu," kata Penny seusai melakukan kampanye Aksi Peduli Obat Legal di kawasan Bundaran HI, Minggu, 21 Agustus 2016.

Obat ilegal dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu Obat Tanpa Izin Edar (TIE) dan obat palsu. Obat TIE merupakan obat yang tidak memiliki izin edar dari Badan POM.

Kode izin edar Badan POM antara lain obat diawali oleh D adalah obat dengan merk dagang, G untuk obat generik, T untuk obat bebas terbatas, dan K untuk obat keras. Sedangkan obat palsu adalah obat yang diproduksi oleh pihak yang tidak berwenang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku atau produksi obat menggunakan penandaan obat dengan izin edar.

Penny mengungkapkan beberapa modus yang kerap kali digunakan oleh para pelaku pengedar atau produsen obat palsu seperti mengemas ulang kemasan, mengganti tanggal kadaluarsa, mengganti atau mengurangi kadar zat aktif obat aslinya.

"Modus pemalsuan obat yang dilakukan pelaku antara lain mengemas ulang produk obat dengan label dan kemasan produk obat lain yang harganya lebih tinggi, mengubah tanggal kadaluarsa dengan tanggal baru, mengganti kandungan zat aktif dengan zat aktif lain yang efek terapinya berbeda atau mengurangi kadar zat aktif obat sehingga tidak sesuai dengan kandungan produk aslinya," ujarnya.

Beberapa obat dengan merk dagang yang ditemui dipalsukan berulang kali adalah Bloppers, Viagra, Cialis, Ponstan, Incidal OD, Diazepam, Anti-Tetanus Serum, dan Nizoral. (al/em)


  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Pasar Gelap Elang Dilindungi

    JAKARTA (KICAU): Komunitas pecinta satwa Jakarta Animal Aid Network (JAAN) mengungkap pelaku pasar gelap memperdagangkan seekor anak Elang Bondol seharga Rp2 juta hingga Rp4 juta. "Harganya berva

  • 11 bulan lalu

    Polresta Denpasar Musnahkan Narkotika

    DENPASAR (EKSPOSnews): Sabu-sabu seberat 1,5 kg dan enam jenis narkotika, yaitu ekstasi, hasis, ganja, ketamine, tablet dan serbuk psikotropika untuk dimusnahkan di Polresta Denpasar, Bali."Sebelum di

  • 12 bulan lalu

    Pasar Inpres di Lhokseumawe Terbakar

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Pasar Inpres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mengalami kebakaran dan belasan kios milik pedagang nyaris hangus terbakar bila tidak segera mendapat penanganan dari armada pemadam

  • 12 bulan lalu

    Pasar Murah Astra Group

    MAKASSAR (EKSPOSnews): PT Astra Group melaksanakan program sosial kemasyarakatan melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) dengan menggelar pasar murah Ramadhan 1

  • tahun lalu

    Pasar Murah dan Pengobatan Gratis

    Serentak, hampir seluruh Persit di wilayah Kodam V/Brawijaya, mulai menggelar acara pasar murah hingga pengobatan gratis dalam rangka peringatan HUT ke-73 tahun Persit,  Rabu 10 April 2019.Di Mak

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99