Selasa, 26 Mei 2020

Obat Kedaluarsa Beredar di Bangka Selatan

Kamis, 01 Sep 2016 06:10
BAGIKAN:
ist
Obatan-obatan (ilustrasi).

TOBOALI (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menemukan obat kedaluwarsa senilai Rp1,4 miliar di sembilan puskesmas.

"Obat-obatan kadaluarsa ini ditemukan di sembilan puskemas," kata Kepala Dinas Kesehatan Bangka Selatan, Ahmad Sobirin di Toboali, Rabu 31 Agustus 2014.

Ia menjelaskan berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Kepulauan Babel, terhitung 2011 hingga 2015 ditemukan ribuan obat kadaluarsa senilai Rp1,4 miliar yang pengadaannya berasal dana APBD dan APBN.

"Kebanyakan obat cair seperti sirup, kalau obat dari pusat biasanya merupakan program pemerintah pusat dalam mencegah penyakit kaki gajah di masyarakat," katanya.

Ia mengatakan salah satu indikasi penyebab kedaluwarsa ini, karena perencanaan pengadaan obat oleh dokter tidak tetap di puskesmas.

"Setiap pergantian dokter berdampak terhadap perubahan perencanaan pengadaan obat, sehingga terjadi penumpukan obat di puskesmas," ujarnya.

Menurut dia untuk mengatasi penumpukan dan kadaluarsa obat, maka pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat setiap tiga bulan sekali.

"Pengawasan akan dilakukan di setiap pukesmas, agar tidak terjadi lagi obat kedaluwarsa," ujarnya.

Ia berharap setiap pukesmas untuk mengembalikan obat yang tidak digunakan sehingga bisa diberikan ke pukesmas yang lain.

"Perencanaan obat harus rasional, sehingga pemanfaatkan obat-obatan lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.(ant)


  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Kosmetik Ilegal Masih Banyak Beredar

    SAMPIT (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengamankan sebanyak 1.456 jenis kosmetik diduga kuat ilegal karena tidak memiliki izin dari seorang perempuan di

  • 2 tahun lalu

    Pasokan Ayam Potong di Bangka Selatan Kurang

    TOBOALI (EKSPOSnews): Pasokan ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kurang, sehingga harga daging ayam di daerah itu mengalami kenai

  • 2 tahun lalu

    Narkoba Asal Tiongkok Beredar di Indonesia

    MEDAN (EKSPOSnews): Gerakan Nasional Anti Narkotika Sumatera Utara mensinyalemen narkoba yang banyak beredar di Indonesia berasal dari Tiongkok.Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumut

  • 2 tahun lalu

    Buku Penerbit Yang Diblacklist Pemerintah Beredar di Bondowoso, Pasuruan, dan Tuban

    BONDOWOSO (EKSPOSnews): Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Jawa Timur (Jatim) mengungkap beredarnya buku2 dari penerbit yang diblacklist pemerintah di kabupaten Bondowoso, Pasuruan dan Tuban."Ironisnya

  • 2 tahun lalu

    Barang Beredar Banyak Tak Sesuai SNI

    JAMBI (EKSPOSnews): Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLKI) Perwakilan Provinsi Jambi, menyayangkan banyaknya barang-barang yang beredar di masyarakat tidak sesuai dengan Standar Nasional Indones

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99