Sabtu, 18 Nov 2017

Obat Ilegal Disita dari Sukabumi

Oleh: marsot.
Jumat, 20 Okt 2017 00:39
BAGIKAN:
istimewa.
Obat palsu.
SUKABUMI (EKSPOSnews): Aparat penegak hukum dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sukabumi, Polres Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota menyita ratusan ribu obat ilegal dari puluhan pengedar.

"Dari hasil penyitaan tersebut terkumpul sekitar 220 ribu butir obat ilegal jenis tramadol dan hexymer. Barang bukti ini kami musnahkan berbarengan dengan narkoba jenis sabu-sabu dan ganja," kata Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi Sofyan Selle di Sukabumi, Kamis 19 OKtober 2017.

Peredaran obat daftar G atau keras ini cukup marak di wilayah hukumnya, biasanya obat tersebut digunakan untuk mencari efek halusinasi dan informasinya untuk menambah keberanian bagi si penggunanya.

Walaupun bukan masuk dalam kategori narkoba, tetapi penyalahgunaan obat ini sangat berbahaya apalagi si penggunanya bisa berperilaku kriminal, aneh, bahkan menyebabkan kematian.

"Kami juga mengapresiasi langkah cepat Pemkab Sukabumi, polri dan BNNK dalam mengungkap peredaran gelap atau ilegal obat keras tersebut," katanya.

Kepala BNNK Sukabumi Yus Danial mengatakan walaupun obat daftar G ini bukan merupakan narkoba tetapi pihaknya tetap mengantisipasi peredarannya, apalagi efeknya bisa hampir sama.

Penyalahgunaan obat keras tersebut dikhawatirkan si penggunanya ingin mencoba narkoba. Karena itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk memberantas berbagai bentuk penyalahgunaan obat keras ini.

"Peredaran narkoba saat ini tidak hanya menyasar kalangan menengah atas saja, tetapi seluruh komponen masyarakat bahkan pelajar pun sudah ada yang menjadi pecandunya. Sehingga seluruh elemen warga harus ikut mencegah dan memberantasnya," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    BPOM Bandarlampung Temukan Obat Ilegal

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Bandarlampung dalam tahun ini menemukan 173 item obat tanpa izin edar dan obat di sarana tanpa kewenangan."Dari hasil pengawasan sedia

  • 2 bulan lalu

    Razia Obat Ilegal di Apotek

    NEGARA (EKSPOSnews): Petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, Bali, melakukan razia peredaran obat ilegal yang dijual apotek dan toko obat."Pemeriksaan atau razia itu untuk menindaklanjuti tem

  • 3 bulan lalu

    Kekerasan Seks Terhadap Anak di Sukabumi Melonjak

    SUKABUMI (EKSPOSnews): Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat dari Januari-Agustus 2017 sebanyak 26 anak di bawah umur menjadi korban

  • 6 bulan lalu

    Balai BPOM Musnahkan Makanan dan Obat Ilegal

    MEDAN (EKSPOSnews): Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Medan memusnahkan berbagai produk makanan dan obat ilegal hasil pengawasan selama tahun 2016 dengan total nilai mencapai Rp3,8 miliar.Kepala B

  • 8 bulan lalu

    Ratusan Wanita di Sukabumi Terkena Kanker Serviks

    SUKABUMI (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendata ada 271 wanita positif menderita penyakit prakanker serviks (leher rahim) berdasarkan hasil sampling secara acak kepada r

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99