Kamis, 27 Jul 2017

Obat Generik Semakin Diminati

Oleh: Alex
Kamis, 06 Jul 2017 04:31
BAGIKAN:
istimewa
Obat.
SURABAYA (EKSPOSnews): Permintaan obat generik secara nasional mulai tumbuh baik, khususnya dari kalangan pemerintah, kata Direktur Pengembangan Bisnis PT Kimia Farma Tbk. Pujianto.

"Secara nilai memang pertumbuhan pasar farmasi tidak terlalu besar, tapi permintaan obat generik mampu bisa mencapai double digit, itu pun baru dari yang government belum termasuk yang ritel," kata Pujianto di Surabaya, Rabu 5 Juli 2017.

Ia mengatakan anggaran pemerintah untuk program kesehatan tahun 2017 telah menetapkan belanja kesehatan senilai Rp104 triliun atau sebesar 5 persen dari total pagu belanja APBN 2017.

"Angka itu meningkat dari alokasi belanja kesehatan APBN-P 2016 senilai Rp67,2 triliun, sebab kebutuhan akan obat generik terus membesar, sehingga kami berencana melakukan ekspansi ke produksi obat generik," katanya.

Pujianto mengaku, PT Kimia Farma sedang membangun pabrik obat di Banjaran, Bandung, untuk memperbesar kapasitas produksi obat generik menjadi empat kali lipat dari kapasitas eksisting obat generik Kimia Farma saat ini.

Selain itu, kata dia, juga gencar membangun bahan baku untuk mensubstitusi kebutuhan bahan baku impor produk farmasi.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk. Honesti Basyir mengatakan pasar industri farmasi tahun 2017 tumbuh 6 hingga 7 persen, atau lebih rendah dibanding tahun 2016 yang mencapai angka 9 persen dengan nilai pasar Rp66 triliun.

Hal itu, kata dia, karena ketergantungan bahan baku industri farmasi terhadap impor masih tinggi sekitar 90 persen, dan berubahnya konsumsi obat kepada obat generik.

"Oleh karena itu, kami terus mendorong ke arah pertumbuhan volume agar ada pemerataan kesehatan bukan lagi berbasis margin tinggi," katanya.

Sementara itu, di Kimia Farma komposisi obat generik mencapai 45 persen dari total penjualan perseroan, dan tahun 2017 membidik angka penjualan produk farmasi senilai Rp2,2 triliun hingga Rp2,3 triliun.

"Kami optimistis akan tercapai pada akhir tahun ini, sebab sampai saat ini kami berhasil memegang tender obat generik melalui e-government senilai Rp700 miliar, atau meningkat dibandingkan realisasi tender obat generik perseroan pada tahun 2016 sebesar Rp600 miliar," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Kuliner Sumsel Semakin Diminati

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengakui kuliner seperti Pempek Palembang semakin diminati masyarakat termasuk penduduk luar negeri.Pempek Palembang cukup dikenal dan dimina

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak