Selasa, 07 Jul 2020

Mengatasi Kekerdilan di Kampar

Oleh: marsot
Senin, 25 Mar 2019 20:52
BAGIKAN:
istimewa.
Mengatasi kekerdilan (ilustrasi).
PEKANBARU (EKSPOSnews): Menteri Kesehatan (Menkes),  Nila Moeloek menyatakan diperlukan kerja sama lintas kementerian guna memberantas masalah tingginya angka kekerdilan (pertumbuhan kerdil) di kabupaten Kampar, provinsi Riau.

"Kekerdilan masih tinggi di Kampar, karena kondisi geografis," kata Menkes saat memberikan arahan, pada acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Riau di Pekanbaru, Senin 25 Maret 2019.

Dia menjelaskan tugas memberantas kekerdilan, tidak hanya berada di bawah Kemenkes, khususnya bagi daerah yang terkendala akses seperti Kampar. Namun ada bidang lainnya di sana.

"Sebab itu, untuk transportasi kita minta Kementerian PU," tegasnya.

Data Kemenkes menyatakan jumlah kekerdilan di provinsi Riau hingga 2018 ada 27,4 persen. Dan, terbanyak berada di kabupaten Kampar.

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, untuk memberantas masalah kekerdilan di wilayah setempat, Kemenkes telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp5 miliar.

"Dua daerah menjadi fokus pengendalian masalah kekerdilan di Riau yakni kabupaten Kampar dan Rokan Hulu," ujarnya.

Melalui dana tersebut, dua wilayah itu akan dibelikan makanan tambahan bagi ibu hamil dan menyusui

"Pada 2018, makanan tambahan didroping dari pusat. Setiap tahun ada penambahan. Pemasokan ini khusus untuk lokasi kekerdilan saja,"kata Mimi.

Kekerdilan merupakan masalah kesehatan diderita oleh bayi maupun anak-anak. Disebabkan oleh kurangnya nutrisi seperti lemak, karbohidrat dan protein. Dampaknya pertumbuhan mereka terhambat sehingga tidak memiliki tinggi ideal.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Balita di Kampar Terancam Stunting

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Seratusan balita di sejumlah desa di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau diindikasi terancam dan sebagian lainnya mengalami stunting akibat pola asupan gizi yang rendah dan tempat

  • tahun lalu

    Kekerdilan di Aceh Harus Ditangani Serius

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Aceh Jaya menyatakan kasus stunting atau anak dengan kekerdilan  di Kabupaten Aceh Jaya masih sangat tinggi yakni pada tahun 2019 telah mencapai 814 kasus

  • tahun lalu

    Pemerintah Aceh Bertekad Tekan Angka Kekerdilan

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Aceh bertekad menurunkan angka kekerdilan atau kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak akibat kekurangan gizi yakni berada di bawah angka nasional yang s

  • 2 tahun lalu

    Kasus Kekerdilan di Ambon Diduga Meningkat

    AMBON (EKSPOSnews): Kasus kekerdilan atau masalah kurang gizi kronis yang ditandai dengan tubuh pendek di kota Ambon mencapai 143 penderita pada 2018."Sebanyak 143 kasus kekerdilan di usia satu hingga

  • 2 tahun lalu

    Abon Lele Atasi Kekerdilan

    JEMBER (EKSPOSnews): Mahasiswa program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Jember (Unej) menawarkan abon lele sebagai upaya untuk mencegah anak-anak berusia dibawah lima tahun mengalami kekerdilan ka

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99