Rabu, 17 Okt 2018
  • Home
  • Kesehatan
  • Mendorong Puskesmas dan Sekolah Layak Anak di Serdang Bedagai

Mendorong Puskesmas dan Sekolah Layak Anak di Serdang Bedagai

Oleh: marsot
Rabu, 09 Mei 2018 06:14
BAGIKAN:
istimewa.
Puskesmas.
SEIRAMPAH (EKSPOSnews): Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Serdang Bedagai memperkuat kapasitas sumber daya manusia pengelola puskesmas dan sekolah melalui pelatihan pembentukan puskesmas dan sekolah ramah anak.

Sekretaris DP2KBP3A Serdang Bedagai Muhammad Surya di Seirampah mengatakan untuk perwujudan percepatan Serdang Badagai menjadi kabupaten layak anak dilakukan peningkatan berbagai kebijakan, program dan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan anak.

Apalagi tahun 2018 di Serdang Bedagai ditetapkan lima puskesmas sebagai model puskesmas ramah anak yaitu Puskesmas Pegajahan, Sialang Buah, Dolok Masihul, Bintang Bayu dan Puskesmas Tebing Syahbandar.

"Sedangkan sekolah ramah anak akan dikembangkan di 30 sekolah pada tingkat TK, SD, dan SMP," ujaarnya, Selasa 8 Mei 2018.

Menurut dia, sampai tahun 2018 di Serdang Bedagai sudah dikembangkan 12 Puskesmas ramah anak, sementara sekolah ramah anak sudah difasilitasi di 15 sekolah.

Pelatihan yang dilakukan tersebut dimaksudkan untuk mengintegrasikan berbagai sumber daya secara terus menerus dan terpadu mengenai perlindungan anak mulai sejak proses perencanaan, penyusunan dan implementasinya dalam pembangunan Serdang Bedagai.

Sementara Kepala Bidang Perlindungan Khusus Anak Perlindungan Hak Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak Melyati Meliala menyampaikan, pelatihan tersebut diikuti 120 orang peserta dari OPD terkait, kepala Puskesmas, petugas promosi kesehatan, pengelola KIA, kepala sekolah, komite sekolah, guru bimbingan konseling, serta forum anak.

Melyati Meliala juga menyampaikan pelatihan tersebut menghadirkan dua fasilitator berpengalaman yaitu Sulaiman Zuhdi Manik dari Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) yang membawakan materi Puskesmas Ramah Anak dan Taslim Moeis dari TMC Indonesia dengan materi Sekolah Ramah Anak.

Menurut dia, pelatihan dengan menghadirkan dua fasilitator tersebut diharapkan akan meningkatkan pemahaman tentang upaya percepatan Serdang Bedagai menjadi kabupaten layak anak melalui meningkatnya pemenuhan, perlindungan dan partisipasi anak.

"Setelah pelatihan ini kita harapkan Dinas Kesehatan akan memfasilitasi pelaksanaan Puskesmas ramah anak dan Dinas Kesehatan memfasilitasi pelaksanaannya di sekolah-sekolah," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Yogyakarta Tak Akan Buat Kampung Ramah Anak

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Yogyakarta tidak akan membentuk kampung ramah anak baru tahun ini tetapi fokus pada evaluasi kegiatan di tia

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99