Kamis, 21 Feb 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Mayoritas Pegawai Pemprov DKI Kelebihan Berat Badan

Mayoritas Pegawai Pemprov DKI Kelebihan Berat Badan

Rabu, 13 Jul 2016 14:10
BAGIKAN:
Ilustrasi.
JAKARTA (EKSPOSnews): Sebanyak 62 persen Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalami obesitas atau kelebihan berat badan dan hal tersebut menyebabkan berbagai masalah di antaranya mudah sakit dan kurang bugar.

"Hasil survey dari tahun 2000 ada 62 persen PNS mengalami obesitas. Jadi kita salah dalam mengartikan pola makan yang sehat dan seimbang," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat di Jakarta, Rabu 13 Juli 2016.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka pemikiran para PNS bahwa protein yang paling baik itu nabati bukan dari hewan. Paling baik adalalah kedelai yang diolah menjadi tempe, katanya.

"Maka kita nanti mempromosikan dan merubah 'mindset' masyarakat kita bahwa satu-satunya sumber protein paling baik itu daging sama susu, padahal yang paling baik itu protein nabati," kata Djarot.

Pencerahan yang akan dilakukan kepada guru, bidan dan PNS Pemprov DKI Jakarta, karena dampak bila tergantung dari protein daging diantaranya mengalami obesitas, katanya.

"Kita harus dorong makan banyak nabati, buah sayur terutama kedelai, kacang hijau, kacang tanah bukan telur, susu dan daging. Kita harus manfaatkan LED-LED yang ada dan membuat iklan layanan masyarakat yang bagus untuk mempromosikan makanan nabati," kata Djarot.

Wagub menghimbau masyarakat kembali ke makanan "back to nature" dan mengurangi makanan - makanan baru seperti "junk food" yang dapat menyebabkan obesitas, katanya.

"Otak kita ini sudah perang bisnis, perang dagang, bagaimana barang-barang dari luar itu masuk ke sini dan merubah pola pikir kita agar merubah pola makan dan bergantung pada import," kata Djarot.(ant)

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Obesitas karena Makan Mie Instan

    KARAWANG (EKSPOSnews0: Seorang perempuan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, bernama Narti Sunarti, mengalami obesitas atau kelebihan berat badan hingga seberat 250 kilogram, akibat sering mengonsumsi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99