Rabu, 23 Agu 2017
  • Home
  • Kesehatan
  • Kesdam Bekali Prajurit Satgas Yonif Mekanis Cegah Malaria

Kesdam Bekali Prajurit Satgas Yonif Mekanis Cegah Malaria

Oleh: Jallus
Senin, 20 Mar 2017 19:56
BAGIKAN:
istimewa
Satgas Yonif Mekanis, Kodam Brawijaya.
MALANG (EKSPOSnews): Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI " PNG Yonif Mekanis 512/QY mengikuti kegiatan pembekalan kesehatan yang disampaikan Kakesdam V/Brawijaya Kolonel Ckm  Fauji Arief, di Aula Ki C Yonif Mekanis 512/Quratara Yudha, Jalan Kesatrian, Blimbing Kota Malang, Senin 20 Maret 2017.

Dansatgas Yonif Mekanis 512 Mayor Inf Budi Handoko dalam sambutanya mengucapkan selamat datang kepada Kepala Kesdam V/Brawijaya di Batalyon Mekanis 512/Quratara Yudha yang memberikan pembekalan tentang Kesehatan terhadap prajurit Yonif Mekanis 512/QY yang akan melaksanakan tugas Operasi Pengamanan di daerah Perbatasan RI-PNG wilayah darat.

Menurut Dansatgas, pengetahuan tentang kesehatan adalaj penting bagi prajurit Yonif Mekanis 512/QY yang akan melaksanakan tugas Operasi di daerah perbatasan RI-PNG wilayah darat.

“Saya berharap agar prajurit di medan tugas nantinya mempunyai kemampuan memproteksi diri dari segala penyakit seperti malaria, demam berdarah serta penyakit lainya. Apabila dalam menerima materi pembekalan kurang faham agar untuk bertanya karena Kakesdam V/Brawijaya sudah sangat berpengalaman dalam menangani penyakit malaria wilayah Papua dan beliau juga pernah berdinas di wilayah Papua. Hal ini sangat berguna demi kepentingan Satgas dan juga kepentingan diri sendiri,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kakesdam V/Brawijaya, Kolonel Ckm  Fauji Arief mengatakan, tujuan dalam kegiatan pembekalan kesehatan terhadap lrajurit Yonif Mekanis 512/Quratara Yudha agar dalam pelaksanaan tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG wilayah barat nantinya bisa dan mampu untuk mengatasi kemungkinan terjangkit penyakit malaria di daerah tugas.

“Dalam pembekalan ini saya menyampaikan penekan-penekanan tentang Jenis-jenis malaria dan gejala apa saja yang dialami oleh prajurit mulai dari tubuh menggigil, demam, keringat banyak, nyeri otot, lesu, diare, sakit kepala”

“Lebih parah itu prajurit akan mengalami gangguan kesadaran, kejang, Warna kuning pada tubuh, pendarahan hidung, gusi dan saluran pencernaan, sesak nafas, panas tinggi, dan rasa lumpuh,” ungkapnya.

Fauji Arief juga menjelaskan tentang pencegahan terhadap penyakit malaria yang mana bagi orang yang hendak berkunjung ke daerah endemik malaria agar tidak tertular maka dianjurkan mengkonsumsi Chloroquin Tab satu kali seminggu sebelum berangkat tugas. Setelah pulang tugas untuk memastikan tidak asa parasit yang berkembang di masa inkubasi.

“Untuk di daerah yang parasitnya telah resisten terhadap obat Chloroquin bisa menggunakan Doxycycline dan obat ini tidak bisa dikonsumsi oleh ibu hamil,” ujarnya.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak