Kamis, 27 Feb 2020

Kemoterapi Tak Menjamin Sembuhkan Penyakit Kanker

Oleh: marsot
Selasa, 11 Des 2018 04:42
BAGIKAN:
istimewa.
Cancer.
JAKARTA (EKSPOSnews): Dokter konsulen Hematologi dan Onkologi di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta Jeffrey Tenggara mengatakan kemoterapi bukan jaminan pasien kanker sembuh.

"Kemoterapi digunakan untuk mengobati kanker, mengurangi kemungkinan kambuhnya sel kanker, menghentikan atau menghambat pertumbuhan sel kanker, serta mengurangi gejala atau efek samping dari kanker. Namun, kemoterapi bukan jaminan seorang pasien bisa sembuh," ujar Jeffrey di Jakarta, Senin 10 Desember 2018.

Dia menjelaskan penderita kanker biasanya menunjukkan gejala-gejala tertentu yang biasanya berhubungan dengan organ dari mana sel kanker tersebut berasal.

"Akan tetapi banyak penderita baru merasakan gejala ketika kanker sudah berada di tahap akhir," jelas dia.

Dia menjelaskan kanker terjadi bila keseimbangan ini terganggu dan pertumbuhan sel menjadi jauh lebih besar dibandingan kematian sel.

Jeffrey menjelaskan seseorang sudah terdiagnosis kanker, maka pengobatan yang tepat harus segera dilakukan baik dalam bentuk operasi, kemoterapi, radiasi maupun lainnya. Operasi bisa dilakukan dalam kasus-kasus tumor jinak. Sedangkan kemoterapi bisa dilakukan tanpa maupun dengan pengobatan lainnya.

Kemoterapi bisa digabungkan dengan pengobatan lain.

"Kemoterapi dapat diberikan untuk memperkecil tumor sebelum tindakan radiasi atau diberikan setelah operasi atau terapi radiasi untuk menghancurkan sel kanker yang masih tersisa." Sedangkan bentuk dan cara pemberian kemoterapi beranekaragam tergantung pada jenis kanker dan tingkat penyebarannya, histori pengobatan pasien, dan permasalahan kesehatan lain yang diderita oleh pasien.

Kemoterapi juga perlu mempertimbangkan kompleksitas dan efek samping dari kemoterapi, pasien harus berada di bawah pengawasan dokter dan perawat yang berkompetensi selama proses kemoterapi dilaksanakan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    Menekan Penderita Penyakit Kanker Serviks

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), berhasil menekan angka penderita kanker serviks dengan meningkatkan uji inspeksi visual asam asetat (IVA) bagi perempuan di kab

  • 9 bulan lalu

    Mengenal Kanker Darah yang Menyerang Ani Yudhoyono

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ibu Negara Republik Indonesia Periode 2004-2014 Ani Yudhoyono wafat pada Sabtu 1 Juni 2019 di National University Hospital Singapura dalam perjuangannya melawan penyakit kanker d

  • 12 bulan lalu

    Kanker Serviks Bisa Sembuh

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penderita penyakit kanker mulut rahim atau kanker serviks mempunyai kemungkinan hingga 90 persen untuk sembuh jika baru pada tahap awal dan ditangani sejak dini."Semakin dini dik

  • 12 bulan lalu

    50 Perempuan Meninggal Setiap Hari karena Kanker Serviks

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ahli kesehatan  Venita menyebutkan sebanyak 50 perempuan Indonesia meninggal setiap harinya karena kanker serviks yang berarti 18.000 lebih perempuan Indonesia meninggal dal

  • tahun lalu

    Cegah Kanker dengan Setop Merokok

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dokter menyarankan masyarakat bisa mencegah kanker dengan mengurangi konsumsi rokok dan berjemur di pagi hari untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup.Direktur Medik Keperawat

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99