Sabtu, 26 Mei 2018

Kembali ke Herbal

Oleh: Jefri
Senin, 22 Jan 2018 11:32
BAGIKAN:
istimewa.
Promo herbal.
JAKARTA (EKSPOSnews): Menyambut awal tahun 2018 ini, Gogobli menghadirkan program "Kembali ke Herbal" untuk produk kesehatan. Hal ini karena produk jamu dan herbal China mulai tumbuh pesat dan diminati oleh masyarakat.  Dengan pesatnya pertumbuhan industri jamu dan Chinese herbal yang terus berkembang di Indonesia, program ini mengajak masyarakat Indonesia untuk memulai hidup sehat dengan konsep back to nature yang dikampanyekan oleh Departemen Kesehatan RI.

Gogobli memberikan promo "Kembali Ke Herbal" dengan diskon hingga 70%, sampai akhir Januari 2018 yang menghadirkan rangkaian produk Jamu dan Herbal China berkualitas. Sampai saat ini terbukti antusiasme yang begitu besar dari produsen seperti Sidomuncul, Jamu Borobudur, Neo Rheumacyl, Herbacure, SSA, Jamu Leo, Ge Xian Weng dan masih banyak lagi ikut andil dalam program "Kembali Ke Herbal" yang diadakan Gogobli, yang ini akan berlangsung pada periode 15 31 Januari 2018.

Menurut data Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Penggunaan obat dengan bahan alami untuk peningkatan kesehatan atau pengobatan penyakit kian meningkat. Di Indonesia pasar obat herbal mencapai peningkatan dari Rp 7,2 triliun di tahun 2008, meningkat Rp 13 triliun di tahun 2012. Dan terus menunjukkan tren positif di akhir tahun 2017.

Joe Hansen, selaku Chief Operating Office Gogobli.com mengatakan, "Program Kembali Ke Herbal yang kami jalankan seiring dengan misi Depkes untuk mewujudkan masyarakat Indonesia cinta sehat.  Program ini dapat mengedukasi konsumen bahwa jamu atau obat herbal yang memiliki sertifikat BPOM, sangat berkhasiat bagi kesehatan dan terjamin keamanan produknya, serta sangat mudah untuk mendapatkannya hanya dengan menggunakan platform online Gogobli. Serta produk herbal & jamu sekarang kemasannya sudah modern dengan rasa yang enak. Melalui Gogobli, kami berkomitment memberikan produk yang bagus bagi kesehatan dan aman"

Mawarni Sitanggang, Senior Head of Brand Investment & Consumer Engagement PT Tempo Scan Pacific Tbk, mengatakan "Secara umum, produk herbal di percaya karena sifatnya yang alami dan minim efek samping. Industri ini pun memang berkembang pesat saat ini, kami harap dengan program yang di adakan oleh Gogobli ini dapat membangkitkan kembali daya beli untuk jamu atau obat herbal. Dan Kami sangat mendukung program ini dijalankan kembali ke depannya, terutama melalui platform online sehingga siapa saja bisa menikmati promo dan manfaat sehatnya."

Program "Kembali ke Herbal" ini diadakan sampai akhir Januari 2018 dalam bentuk diskon hingga 70%. Rangkaian produk yang di hadirkan merupakan produk Jamu dan Herbal China berkualitas.

  Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Usut Tuntas Peredaran Obat Herbal Ilegal

    MEDAN (EKSPOSnews): Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Sumatera Utara meminta Polda Sumut agar mengusut tuntas penjualan obat-obat herbal ilegal yang secara bebas diperjualbelikan kepada masyarakat."P

  • 7 bulan lalu

    Tidak Ada Obat Herbak untuk Kanker

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan hingga kini tidak ada obat herbal terdaftar di BPOM dapat mengobati kanker."Untuk edukasi masyarakat, obat herbal tradisional, j

  • 7 bulan lalu

    Keseruan MAXcited Kembali Hadir di 8 Kota

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Tekomsel kembali menggelar MAXcited, suatu festival digital entertainment lifestyle yang dikemas dengan pertunjukan musik atraktif spesial bagi pelanggan Telkomsel di delapan k

  • 7 bulan lalu

    Sumbar Dukung Pemanfaatan Tananam Obat Herbal

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumbar mendukung pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan akupresur di daerah itu, agar masyarakat bisa mengatasi penyakit ringan secara mandiri tanpa haru

  • 8 bulan lalu

    IndonesiaNEXT Hadir Kembali

    MEDAN (EKSPOSnews): Setelah sukses di tahun 2016, tahun ini Telkomsel kembali menyelenggarakan IndonesiaNEXT yang merupakan program sertifikasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan mempersi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99